Menuju Indonesia Emas 2045 Menaker Ajak Industri Tingkatkan Skill Pekerja

Kamis, 13 Nov 2025 00:14
    Bagikan  
Menuju Indonesia Emas 2045 Menaker Ajak Industri Tingkatkan Skill Pekerja
Istimewa

Menaker mengajak industri berkolaborasi meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia melalui penyiapan ekosistem dan SDM.

NARASINETWORK.COM - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak industri berkolaborasi meningkatkan produktivitas tenaga kerja nasional, baik dalam penyiapan ekosistem maupun SDM. Ajakan ini disampaikan saat menjadi keynote speech pada kick off Pekan Peningkatan Produktivitas Nasional (P3N) secara virtual, Senin (10/11/2025) lalu.

"Kami mengundang Bapak/Ibu dalam penyiapan ekosistem dan SDM-nya. Tahun depan dilanjutkan intervensi peningkatan produktivitas dalam konteks pendukung seperti podcast dan buku saku produktivitas," katanya.

Yassierli menyatakan tantangan saat ini adalah produktivitas tenaga kerja Indonesia yang masih lebih rendah dibandingkan rata-rata ASEAN. Dari total 153 juta angkatan kerja, 39 persen berada di sektor formal, 56 persen di sektor informal, dan 4 persen menganggur.

"Strategi peningkatan produktivitas sektor formal dan informal tentu berbeda. Salah satu strateginya adalah dengan skilling, reskilling, dan upskilling," ujarnya.

Menurut Yassierli, peningkatan produktivitas dapat dilakukan sederhana dengan 4P (Product, Process, People, and Policy). Ia meyakini dengan 34 BLK Pusat, 286 BLK daerah, dan 4000 BLK Komunitas, dapat mendukung secara offline/online untuk intervensi terkait people, kompetensi, skill awareness, dan knowledge.

Yassierli menambahkan Kemnaker terbuka dengan dunia usaha/industri yang memiliki best practice dan community of practice untuk terkoneksi dengan Kemnaker, guna memperkuat semangat peningkatan produktivitas sehingga target Indonesia Emas 2045 tercapai.

"Kita yakin Indonesia Emas dapat dicapai, kita yakin dengan kolaborasi kita bisa sama-sama membangun industri Indonesia, meningkatkan produktivitas Indonesia," katanya.

Dirjen Binalavotas Agung Nur Rohmad mengatakan P3N 2025 adalah inisiatif tahunan untuk mendorong peningkatan produktivitas kerja di seluruh sektor. P3N dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan inovasi terkini.

"P3N bertujuan meningkatkan wawasan tentang strategi dan teknik produktivitas terbaru; dan memperluas jejaring profesional dengan sesama peserta dan pakar," ujarnya.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania