Waste to Energy Bogor Raya Diresmikan TPAS Galuga Akan Diolah Menjadi Listrik

Rabu, 24 Dec 2025 14:38
    Bagikan  
Waste to Energy Bogor Raya Diresmikan TPAS Galuga Akan Diolah Menjadi Listrik
Istimewa

Pada Selasa (23/12/2025) Pemkot dan Pemkab Bogor menandatangani PKS pengelolaan TPAS Galuga menuju sistem Waste to Energy melalui PLTSa.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga. Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Halaman Klinik Utama Rawat Inap Parung pada Selasa kemarin (23/12/2025).

Dedie Rachim menyatakan bahwa penandatanganan perjanjian ini menjadi titik akhir dari proses panjang yang telah dilalui dengan melengkapi berbagai persyaratan guna mengimplementasikan sistem Waste to Energy (WtE). Sistem ini akan mengolah sampah menjadi energi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang akan dibangun di lahan bersama TPAS Galuga. Proses administrasi yang telah diselesaikan di antaranya mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama awal, pembinaan pengelolaan lingkungan, serta berbagai tahapan persiapan teknis dan hukum lainnya.

“Dengan demikian, setelah penandatanganan PKS ini, langkah selanjutnya adalah melaksanakan proses pengadaan kontraktor melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa. Kegiatan ini akan dilakukan oleh Danantara bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Setelah tahap ini selesai, kita hanya perlu menunggu tahapan pelaksanaan pembangunan,” ucapnya didampingi Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Nantinya, lanjut Dedie Rachim, PLTSa yang akan dibangun tidak hanya mengelola sampah baru yang diangkut ke TPAS Galuga, tetapi juga akan menangani timbunan sampah yang telah menumpuk di lokasi tersebut. Sampah yang ada akan diolah sesuai dengan persentase yang telah ditetapkan dalam perjanjian, termasuk pengolahan air lindi atau limbah cair hasil proses pengelolaan serta sisa pembakaran yang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan batako.

“Jadi seluruh jenis sampah yang masuk ke fasilitas akan melalui proses pengolahan. Yang tidak diizinkan masuk hanya material besi dan tanah. Dengan demikian, semua jenis sampah non-B3 dapat diterima dan diolah di fasilitas ini,” ucapnya.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan wilayah Bogor tidak dapat diwujudkan secara tunggal, sehingga diperlukan kerja sama yang erat antara berbagai pihak agar Bogor ke depan dapat menjadi wilayah yang lebih maju, aman, adil, dan sejahtera.

“Setelah perjanjian kerja sama ini resmi ditandatangani, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor akan melakukan kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang ada di TPAS Galuga. Kami akan mengelolanya dengan baik menggunakan sistem PLTSa, yang mengubah sampah menjadi energi listrik. Dengan demikian, dalam jangka waktu 10 hingga 15 tahun ke depan, tidak akan ada lagi timbunan sampah yang menumpuk karena seluruhnya akan melalui proses pembakaran yang terkontrol. Inilah pentingnya kerja sama antar daerah dan dengan pemerintah pusat,” ujarnya.

Rudy menyampaikan bahwa saat ini proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) untuk pembangunan PLTSa sedang berlangsung di lingkungan Danantara. Rencana awal menyebutkan bahwa acara peletakan batu pertama (groundbreaking) akan dilakukan pada tahun 2026 mendatang.

“Proyek PLTSa ini masuk dalam tahap batch 1 pengembangan sistem pengelolaan sampah untuk kawasan Bogor Raya, yang melibatkan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Semoga pada tahun depan seluruh tahapan pembangunan dapat segera dimulai dan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Ngancar Kediri Dorong Peningkatan Masyarakat
Narasinetwork.com Menaruh Jejak dalam Buku 'Belajar Mencintai dari Kearifan Baduy'" HPN 2026
Tujuh Buku Diluncurkan dalam Rangka HPN 2026 Dorong Penguatan Literasi dan Budaya Lokal
Konferensi Akademik ASEAN–Korea 2026 Bahas Kerja Sama Studi Asia Tenggara
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Kertajaya Cianjur
Giliran Desa Ngranti Tulungagung, Tim Sosialisasi Program MBG Turun Langsung ke Warga
Program MBG Dapat Membantu Ringankan Beban Keluarga yang Berpenghasilan Rendah
DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Peran Strategis Pers di HPN 2026: Pilar Demokrasi di Tengah Disrupsi Informasi
Cetak Generasi Cerdas, Program Strategis Nasional MBG Kembali Disosialisasikan di Kediri
Respon WALHI Terkait Fenomena Macan Tutul Turun Gunung: Alarm Kerusakan Habitat di Jawa Barat
PLN Icon Plus Perkuat Budaya K3 Nasional melalui Apel Bulan K3 di Jawa Bagian Tengah
Kang DS dan Wabup Bandung Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Dukung Program Prioritas Presiden
Longsor Pangalengan Telan 2 Korban Jiwa, Kang DS Gercep ke Rumah Duka dan Evakuasi Warga Terdampak
Kemenpar dan Delegasi APN Aljazair Bahas Kolaborasi Pariwisata Tingkatkan Hubungan Bilateral
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Kunjungi Kemenko Perekonomian Pelajari Kebijakan Ekonomi Nasional
Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Investor Jaga Stabilitas Sektor Keuangan
Kementerian PKP Gelar Forum Integritas Jaga Integritas untuk Program Perumahan Nasional
13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional
Rajut dengan Motif Tradisional "New Style" untuk Semua Musim
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pemerintah Pusat Daerah dalam Gerakan "Indonesia Asri"