Kantor Pertanahan Kota Bandung Tingkatan Sistem Layanan Antrian Baru Yang Lebih Tertib dan Nyaman

Regional
Senin, 10 Mar 2025 12:43
    Bagikan  
Kantor Pertanahan Kota Bandung Tingkatan Sistem Layanan Antrian Baru Yang Lebih Tertib dan Nyaman
Dok foto: Caca

Wiganjar Kordinator Subsi Pemeliharaan Hak FuangTanah dan pembinaan PPAT Kantor Pertanahan Kota Bandung

NARASINETWORK.COMKantor Pertanahan Kota Bandung terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terbaru, mereka mengintensifkan sosialisasi mengenai penerapan sertifikat elektronik dan sistem antrian yang lebih teratur.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung program digitalisasi yang digagas oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), guna menciptakan sistem administrasi pertanahan yang lebih aman, efisien, dan transparan.

Wiganjar, Koordinator Subsi Pemeliharaan Hak Ruang Tanah dan Pembinaan PPAT Kantor Pertanahan Kota Bandung, menjelaskan bahwa penerapan sertifikat elektronik akan mempermudah masyarakat dalam mengakses dan mengelola sertifikat mereka. "Sertifikat elektronik ini memungkinkan pemiliknya untuk mengakses dokumen kapan saja dan di mana saja. Selain itu, dengan sistem digital ini, kita dapat meningkatkan keamanan dokumen dan mengurangi risiko pemalsuan," ujar Wiganjar, Senin, 10 Maret 2025.

Keamanan dan Aksesibilitas yang Lebih Baik

Pelayanan ini tidak hanya fokus pada pengamanan dokumen, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah. Wiganjar menambahkan,

"Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman dan tidak ragu untuk datang ke kantor kami. Loket kami terbuka lebar, siap memberikan informasi secara transparan dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati." Ujarnya 

Salah satu inovasi besar lainnya adalah penerapan sistem antrian yang lebih teratur. Dalam beberapa minggu terakhir, Kantor Pertanahan Kota Bandung berhasil menciptakan suasana yang lebih tertib, tanpa adanya kerumunan.

"Sistem antrian yang terukur ini memastikan bahwa pelayanan berjalan tepat waktu dan mengurangi waktu tunggu. Kami ingin memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi semua pihak," jelas Wiganjar.

Layanan Pengaduan Online untuk Kepuasan Masyarakat

Selain itu, Kantor Pertanahan Kota Bandung juga mengedepankan saluran pengaduan online yang dapat diakses kapan saja oleh masyarakat. Setiap pengaduan yang masuk akan segera ditanggapi dan ditindaklanjuti dengan cepat.

"Kami berkomitmen untuk merespons setiap keluhan masyarakat dengan serius dan memastikan setiap masalah diselesaikan dengan baik," tambah Wiganjar.

Tanggapan Positif dari Masyarakat

Imam, salah seorang warga Cigadung Raya Tengah, yang telah menerima sosialisasi mengenai sertifikat elektronik, memberikan apresiasi terhadap langkah ini. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sudah sangat baik, namun ia berharap agar kelengkapan data dan proses administrasi bisa lebih efisien.

"Pelayanan sudah baik, namun kadang kita harus bolak-balik karena kelengkapan dokumen yang belum lengkap. Hal ini tentu mengganggu waktu kita. Saya berharap ada perbaikan di sisi efisiensi proses administrasi," ungkap Imam.

Imam juga menyoroti pentingnya sosialisasi yang lebih intensif mengenai perubahan ke sertifikat digital. "Masyarakat perlu diberitahu dengan jelas mengenai berlakunya sertifikat digital. Ini penting agar tidak ada kebingungannya, terutama terkait kapan dan bagaimana mereka bisa beralih dari sertifikat manual ke digital," kata Imam.

Meningkatkan Transparansi dan Keamanan Data Pertanahan

Dengan adanya sertifikat elektronik dan berbagai inovasi pelayanan lainnya, Kantor Pertanahan Kota Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang lebih efisien, aman, dan transparan. Inovasi digital ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi pertanahan dan memberikan rasa aman terkait pengelolaan data pertanahan mereka.

"Digitalisasi ini adalah langkah besar dalam melindungi hak masyarakat dan memastikan bahwa semua sistem berjalan lebih baik. Kami berharap dengan inovasi ini, masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam mengurus sertifikat tanah," pungkas Wiganjar.

Dengan penerapan sertifikat elektronik dan sistem pelayanan yang lebih terstruktur, Kantor Pertanahan Kota Bandung menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan kualitas administrasi pertanahan di wilayah Kota Bandung ***

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan
Nahas! Wisatawan Asal Baleendah, Terseret Ombak Pantai Cilame Garut
Antara Target dan Realita: Ketua Komisi D Cecep Suhendar Beberkan Masalah Ketenagakerjaan
Aplikasi Be My Eyes Fasilitasi Bantuan Visual Bagi Penyandang Gangguan Penglihatan Lewat Jaringan Relawan
Tak Mengindahkan Informasi Publik, UPT PJU Kabupaten Bandung Malah Bungkam dan Tutup Mata