Modus Baru Penipuan Lewat Dompet Digital, Rugikan Pedagang di Cipaku dan Bojongsoang Bandung

Rabu, 5 Nov 2025 19:23
    Bagikan  
Modus Baru Penipuan Lewat Dompet Digital, Rugikan Pedagang di Cipaku dan Bojongsoang Bandung
Ilustrasi

Pedagang harus teliti pembayaran lewat digital merchant

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Warga Bandung dihebohkan dengan beredarnya kasus penipuan bermodus QRIS editan, yang kini viral di media sosial. Modus ini terungkap setelah terjadi di Apotek Berkah As-Shifa, Cipaku Paseh, dan beberapa hari sebelumnya di Vape Store kawasan Bojongsoang.

Pelaku memanfaatkan teknologi pembayaran digital untuk menipu penjual, berpura-pura telah melakukan transfer, padahal dana tidak pernah masuk ke rekening toko.

Kronologi di Apotek Cipaku Paseh

Kejadian di Apotek Berkah As-Shifa berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Rabu (5/11/2025). Seorang wanita datang membeli obat-obatan dan minuman, tampak seperti pelanggan biasa. Petugas apotek menyiapkan barang sesuai daftar yang diberikan, lalu pelaku menyerahkan kode QRIS untuk pembayaran.

Namun ternyata, QRIS tersebut telah dimanipulasi sehingga pembayaran yang dilakukan tidak masuk ke rekening resmi apotek dengan nilai Rp. 1 juta. 
Tak lama setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi sambil membawa barang belanjaannya

Beberapa hari sebelumnya, Vape Store di kawasan Bojongsoang juga menjadi korban modus yang sama.

Pelaku berpura-pura membeli beberapa barang dan melakukan pembayaran menggunakan merchant DANA hampir dan melakukan penarikan tunai. 

Modusnya uang yang di transfer kelebihan menurut pelaku. Namun uangnya tak kunjung masuk ke rekening toko tersebut. 

Pemilik toko baru menyadari penipuan setelah saldo tidak bertambah, padahal pelaku sudah pergi membawa barang.

Dari kesamaan modus, diduga pelaku atau kelompoknya menargetkan usaha kecil dan toko ritel di wilayah Bandung yang menggunakan QRIS tanpa pengecekan nama merchant saat transaksi.


Kasus ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram. Unggahan berisi foto pelaku, rekaman CCTV, dan bukti transaksi palsu beredar luas, menimbulkan keresahan di kalangan pedagang kecil.

Sejumlah warganet memberikan komentar keras dan mengingatkan pedagang lain untuk lebih waspada.

"Sekarang penipuan makin canggih, QRIS aja bisa diedit. Kasihan pedagang kecil yang jadi korban," tulis akun @bandungupdate

“Waktu saya kerja di kasir juga pernah hampir kena, untung dicek dulu nama merchant-nya," ucap @kangadit.

“Pedagang di Bandung harus mulai biasakan cek nama penerima sebelum kasih barang, jangan langsung percaya bukti transfer," komentar warganet lain. 

Banyak warganet juga mendesak pihak kepolisian untuk segera menindak pelaku, karena dikhawatirkan modus ini akan terus menyebar ke toko-toko lain. 

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa di era serba digital, kewaspadaan adalah kunci utama. QRIS memang memudahkan transaksi, tetapi jika tidak hati-hati, bisa menjadi celah penipuan baru.


**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Isu Dugaan Jual Beli Kursi di SMAN 1 Ciparay Mencuat, Orang Tua Siswa Mengaku Ditawari Jalur Belakang
Budi Santoso Pimpin PSAI Kabupaten Bogor dalam Pembinaan Atlet dan Persiapan Piala Kemenpora 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Rakor SPPG Ciparay Perkuat Sinergi, Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Masih Bingung Mau Lanjut Sekolah ke Mana? SMK Wirakarya 2 Ciparay Bisa Jadi Pilihan
Camat Ciparay Monitoring dan Evaluasi SPPG Se Kecamatan Ciparay, Ini Penjelasan nya
Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Dari Batavia Menuju Pada Jejak Rempah Banda Neira
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk
Camat Bojongsoang Tegaskan Status Lapang Bojongsari Sudah Jelas, Milik Bersama Desa se-Kecamatan
Gonjang Ganjing Nasib 4.000 Buruh PT Fengtay Pemasok Merk NIKE Terancam PHK
Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang
Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor 10.200 Peserta dari 17 Negara