Transformasi Birokrasi Kemenperin Optimalkan Layanan Lewat Digitalisasi

Jumat, 10 Apr 2026 14:03
    Bagikan  
Transformasi Birokrasi Kemenperin Optimalkan Layanan Lewat Digitalisasi
Istimewa

Kementerian Perindustrian menerapkan skema kerja fleksibel WFH dan WFA sesuai SE MenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2026. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan efektivitas kerja berbasis output serta layanan publik yang lebih cepat dan responsif.

NARASINETWORK.COMJAKARTA, Kementerian Perindustrian berkomitmen mempercepat peningkatan kualitas layanan publik melalui penyesuaian pola kerja Aparatur Sipil Negara. Langkah ini selaras dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2026 mengenai pelaksanaan tugas kedinasan guna mendukung perubahan tata kelola pemerintahan.

Kementerian memastikan seluruh fungsi pelayanan, baik kepada masyarakat maupun pelaku usaha, tetap berjalan optimal, tanggap, dan tepat waktu meski menerapkan skema kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA).

"Penerapan cara kerja baru bukan bentuk penurunan kinerja, melainkan upaya meningkatkan efektivitas dan produktivitas berbasis hasil. Melalui sistem ini, seluruh pegawai didorong lebih fokus pada capaian kerja yang terukur dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Eko S.A. Cahyanto, di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Eko menegaskan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah menginstruksikan seluruh unit kerja tetap beroperasi sesuai Standar Pelayanan dan Maklumat Pelayanan yang berlaku. Hal ini dilakukan agar pemangku kepentingan sektor industri terus memperoleh layanan berkualitas tanpa hambatan teknis maupun administratif.

Perubahan pola kerja ini didukung penguatan sistem pemantauan dan penilaian kinerja berbasis data secara berkala. Mekanisme tersebut diterapkan guna memastikan pencapaian target secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjadi dasar perbaikan mutu layanan.

"Digitalisasi menjadi kunci. Kementerian mengoptimalkan penggunaan platform digital mulai dari proses koordinasi internal hingga penyelenggaraan layanan teknis. Hal ini memungkinkan proses kerja menjadi lebih cepat, hemat, dan terpadu, sehingga respon terhadap dinamika kebutuhan dunia industri dapat diberikan secara langsung," papar Eko.

Di sisi lain, penerapan pola kerja fleksibel ini juga disertai upaya penghematan energi di lingkungan perkantoran. Kementerian mendorong penggunaan listrik, air, serta fasilitas pendukung lainnya secara lebih efisien melalui pengendalian operasional. Langkah ini bertujuan menekan pemborosan sumber daya sekaligus memangkas biaya operasional.

Upaya tersebut sejalan dengan dukungan terhadap agenda industri hijau dan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) yang menjadi prioritas transformasi sektor manufaktur nasional. Efisiensi energi tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran, tetapi juga memperkuat peran pemerintah dalam mendorong praktik ramah lingkungan.

Melalui langkah strategis tersebut, Kementerian Perindustrian menegaskan kesiapan menerapkan tata kelola pemerintahan modern dan berdaya saing. Pelayanan publik yang prima diharapkan mampu menjaga iklim investasi dan produktivitas sektor industri nasional.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Transformasi Birokrasi Kemenperin Optimalkan Layanan Lewat Digitalisasi
Kementerian Agama Terapkan WFH Setiap Jumat sebagai Bagian Modernisasi Budaya Kerja
Mengenal Koleksi Kundika Perunggu Dinasti Goryeo di Museum Nasional Korea
Sosialisasi MBG di Desa Bulupasar Kediri, Heru Tjahjono Ingatkan Pentingnya Nutrisi dan Pengasuhan Anak
SPKLU Baleendah Jadi Andalan Pemudik, Pengguna Mobil dan Motor Listrik Meningkat
Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Ali Syakieb Optimistis, Pemuda Kabupaten Bandung Bisa Jadi Motor Perubahan
Warga Kabupaten Bandung Perlu Tahu: Program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan Resmi Dihentikan
Srikandi DPC PKB Kab. Bandung Dorong Muscab Jadi Momentum Konsolidasi dan Lompatan Kursi
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur