BBWI Travel Fair 2026 Momentum Kebangkitan Pariwisata Domestik dan Dukungan Produk Lokal

Rabu, 18 Feb 2026 21:03
    Bagikan  
BBWI Travel Fair 2026 Momentum Kebangkitan Pariwisata Domestik dan Dukungan Produk Lokal
Istimewa

BBWI Travel Fair 2026 sukses digelar dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Kemenpar, Kemenekraf/Bekraf, HIPPINDO, dan APPBI.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), serta Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) sukses mengadakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair 2026 bertema “Meraya Bersama” pada 13–15 Februari 2026 di Mosaic Walk, Kota Kasablanka Mall, Jakarta.

Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Masruroh, menyampaikan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (18/2/2026), bahwa capaian acara ini menunjukkan efektivitas kolaborasi berbagai sektor dalam memperkuat pariwisata nasional.

“Melalui BBWI Travel Fair, kami mengajak masyarakat merencanakan wisata di Indonesia sekaligus mendukung produk kreatif lokal. Momen Ramadan dan libur Lebaran adalah peluang besar untuk menggerakkan ekonomi daerah serta memperluas dampak pariwisata yang inklusif,” ujar Masruroh.

Selama tiga hari, ajang promosi wisata domestik ini berhasil memperkuat kinerja wisata dengan mencatatkan potensi transaksi sekitar Rp988.623.135. Hasil ini adalah indikasi positif meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata nusantara dan produk ekonomi kreatif nasional, menjelang Ramadan dan arus mudik Lebaran.

BBWI Travel Fair 2026 melibatkan 29 penjual dari industri pariwisata, UMKM, serta peritel nasional. Para peserta menawarkan berbagai paket wisata domestik, produk ekonomi kreatif unggulan, aktivasi kampanye Belanja di Indonesia Aja, hingga program interaktif. Kolaborasi ini menunjukkan hubungan erat antara pariwisata, ritel, kuliner, dan industri kreatif.

Masruroh menekankan bahwa penguatan wisatawan nusantara adalah strategi utama untuk menjaga ketahanan pariwisata. Dengan mendorong masyarakat berwisata di dalam negeri, manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh pelaku industri, UMKM, hingga komunitas lokal.

Sementara itu, Direktur Kuliner Kemenekraf/Bekraf RI, Andy Ruswar, menegaskan komitmen Kemenekraf/Bekraf dalam memperluas akses pasar bagi jenama binaan melalui program Akselerasi Ekspor Kreasi Indonesia (ASIK).

“Kemenekraf/Bekraf memfasilitasi partisipasi jenama binaan ASIK batch 2, yaitu Mbrebes Mili, Meraki Cipta Rasa, Madu NP, Mustofa Bu Emi, dan Moonbitz, serta satu jenama mitra yaitu Butter Baby untuk memeriahkan ‘Meraya Bersama’. Selain itu, tersedia paket hampers untuk menyambut Ramadan,” kata Andy Ruswar.

Partisipasi jenama kuliner ini tidak hanya memperkaya pilihan produk, tetapi juga membuka peluang promosi dan perluasan jaringan usaha bagi UMKM kuliner. Integrasi antara promosi wisata dan produk kreatif adalah langkah strategis untuk memperkuat nilai tambah pariwisata nasional.

Dukungan terhadap BBWI Travel Fair juga datang dari sektor ritel dan pengelola pusat perbelanjaan. Deputi Marketing & Partnership HIPPINDO, Agung Tianara, menekankan pentingnya kolaborasi antara pariwisata dan ritel dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Wisata dan belanja adalah satu kesatuan. Sinergi antara BBWI dan kampanye Belanja di Indonesia Aja relevan untuk meningkatkan kunjungan dan transaksi,” kata Agung.

Ia menambahkan bahwa pusat perbelanjaan kini menjadi destinasi berbasis pengalaman yang menghadirkan interaksi sosial, hiburan, dan etalase produk lokal dalam satu ruang.

“Mall menjadi titik temu sekaligus etalase bagi produk lokal dan UMKM. Kolaborasi ini menghadirkan integrasi antara wisata dan belanja yang memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata dan belanja,” ujarnya.

Melalui BBWI Travel Fair 2026, Kementerian Pariwisata menegaskan bahwa pariwisata domestik tetap menjadi penggerak utama ekonomi nasional. Optimalisasi momen musiman seperti Ramadan dan Lebaran diharapkan dapat meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara secara luas dan merata.

Sinergi lintas kementerian, asosiasi, dan pelaku industri dalam acara ini menunjukkan bahwa kebangkitan pariwisata nasional dibangun melalui kolaborasi yang solid. BBWI Travel Fair tidak hanya berfokus pada angka transaksi, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk bangga berwisata di Indonesia serta mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

Dengan semangat “Meraya Bersama”, BBWI Travel Fair 2026 menunjukkan bahwa ketika pariwisata, ekonomi kreatif, dan ritel bergerak bersama, dampak yang dihasilkan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang
Kemdiktisaintek Bekali 54 Pendidik SMA Unggul Garuda Jelang Tahun Ajaran Baru
Gerakan Penanaman Mangrove di Brebes Perkuat Perlindungan Pesisir dan Dukung Target Nasional
Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Gerakan Brebes ASRI dan Penanaman Mangrove di Pantai Randusanga
Kasus Kekerasan Seksual Anak Gegerkan Ciparay Kabupaten Bandung,.Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenperin Perkuat Kebijakan Industri di Tengah Penurunan PMI Manufaktur Juni 2026
Pelantikan Tiga Pejabat Baru Lengkapi Jajaran Eselon I Kementerian Keuangan
Ólafur Arnalds Konsisten Kembangkan Musik Neo Klasik Melalui Komposisi dan Teknologi
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Polri dalam Menjaga Keamanan dan Mendukung Program Nasional
Bimtek Rp963,6 Juta di DLH Kabupaten Bandung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Urgensi Anggarannya
Disorot Soal Layanan Pengaduan dan Informasi, Dewan Pengawas Tirta Raharja Akui Kritik Publik Jadi Masukan
TPS3R Manggungharja Diduga Tak Berfungsi Maksimal, Sampah Berakhir Dibakar, Ini Kata Pengelola
Lebaran Yatim Kebersamaan dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Bekasi
Sesmenpora Pimpin Upacara Harganas Ke-33 Ajak Perkuat Peran Keluarga untuk SDM Berkualitas
Kemenpora dan Nestlé Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Olahraga Nasional