Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB

Selasa, 6 Jan 2026 03:14
    Bagikan  
Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB
Istimewa

Kegiatan rapat para pimpinan negara-negara dunia dalam forum Dewan PBB

NARASINETWORK.COM

-Indonesia dijadwalkan akan resmi mengemban mandat sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada (8/1/2025 di Jenewa. Penunjukan ini bukan sekadar capaian diplomatik, melainkan ujian besar kepemimpinan Indonesia di tengah eskalasi ketegangan global yang belum mereda.

Momentum tersebut datang di saat yang sensitif. Dunia tengah diguncang laporan internasional terkait operasi Amerika Serikat terhadap Venezuela, yang kembali memanaskan peta geopolitik dan memunculkan perdebatan tajam soal kedaulatan, legitimasi kekuasaan, serta dampak kemanusiaan terhadap rakyat sipil.

Indonesia, Calon Tunggal dari Asia-Pasifik
Indonesia ditetapkan sebagai calon tunggal Presiden Dewan HAM PBB dari kawasan Asia-Pasifik, setelah melalui proses konsultasi internal yang melibatkan lebih dari 50 negara. Konsensus ini mencerminkan tingkat kepercayaan lintas sistem politik dan kepentingan terhadap posisi Indonesia sebagai negara berkembang yang dinilai stabil dan kredibel.

Dukungan internasional pun mengalir. China, melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Indonesia di forum HAM tertinggi dunia tersebut.

Siapa yang Akan Memimpin?

Jika berjalan sesuai rencana, kursi Presiden Dewan HAM PBB akan diemban oleh Sidarto Reza Suryodipuro, selaku Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa. Ia akan memimpin forum yang beranggotakan 47 negara, sekaligus menjadi wajah diplomasi Indonesia dalam isu-isu HAM paling sensitif di dunia.

Dilema Diplomasi: Tegas atau Akomodatif?

Kasus Venezuela menempatkan Indonesia dalam dilema klasik diplomasi internasional.
Sikap yang terlalu keras terhadap Amerika Serikat berpotensi mengganggu hubungan bilateral, sementara sikap yang terlalu akomodatif justru bisa menggerus kredibilitas Indonesia sebagai pemimpin forum HAM global.

Sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia tidak dapat menghindar. Forum ini akan menjadi panggung utama diplomasi global untuk membahas dimensi HAM konflik Venezuela mulai dari isu kedaulatan negara, legitimasi kekuasaan, hingga dampak nyata terhadap kehidupan rakyat.

Lebih dari Sekadar Jabatan Prestisius
Penunjukan Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB menempatkan Tanah Air pada posisi yang nyaris belum pernah dialami negara berkembang mana pun: memimpin forum HAM tertinggi dunia di saat krisis internasional belum mereda.

Namun, keberhasilan Indonesia tidak diukur dari terpilihnya semata. Ukuran sesungguhnya terletak pada kemampuan menjaga kredibilitas, netralitas, dan kepercayaan internasional sepanjang masa jabatan hingga akhir 2026.

Di tengah sorotan dunia, Indonesia kini berdiri di persimpangan sejarah antara kepentingan nasional, tuntutan moral global, dan tanggung jawab kemanusiaan.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Persatuan Alumni GMNI: Pertumbuhan 5 Persen Tak Menjamin Keadilan, Indonesia Terancam Krisis Moral
Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB
Tak Bisa Lagi Ditutup-Tutupi, Dedi Mulyadi Perintahkan Anggaran Pemda hingga Desa Dibuka ke Publik
Ketua DPRD dan Forkopimcam Ciparay Resmikan SPAM di Kampung Parigi
Insiden di RSUD Majalaya Picu Kegaduhan, Manajemen Tegaskan: Bukan Ulah Pegawai Rumah Sakit
Utang Berujung Maut, Fakta Kelam Pembunuhan Sadis Petugas Cleaning Service di RSUD Majalaya Terungkap
Kasus Maut RSUD Majalaya, Satu Orang Meregang Nyawa, Polisi Dalami Motif
Pemuda Penjaga Lalu Lintas Diserang OTK di Ciparay, Alami Luka Bacok di Wajah
Tahun Baru 2026 Wali Kota Tangerang Tinjau Pelayanan Publik Melalui Kegiatan Bersepeda
Wawancara Tokoh : Antara Risiko dan Karya "Cerita Perjuangan Dhe Sundayana Perbangsa di Dunia Migas"
Di Balik Layanan Perminyakan dan Gas "Cerita Perjuangan Seorang Pekerja Rig Servis"
Gerak Tari Tradisional Kembali Diminati Jadi Bagian Gaya Hidup Moderat Berakar Budaya
Rara Allegories of the Southern Sea Bawa Mitologi Jawa Timur ke Panggung Internasional
Menuju Kota Sehat Swastisaba Paripurna Tangerang Raih 37 Capaian di Bidang Kesehatan
Kota Tangerang Sukses Capai Target Imunisasi Lebih dari 100% untuk IDL dan IBL
Buku "Jalan Menuju Peradaban dan Pembeda Generasi yang Berproses"
Jakarta Utara Respons Cepat Genangan Rob di Jalan RE Martadinata Berhasil Diselesaikan
BLK Kota Tangerang Luncurkan Program Pelatihan AI dan Chatbot Gratis Tahun 2026
23 UMKM Binaan Jakpreneur Ramaikan Bakul Juara Jakarta Utara di Awal Tahun 2026
16 Anak Stunting di Bogor Utara Lulus Usai Enam Bulan Intervensi Bersama Rumah Zakat