RSJPD Harapan Kita Jadi Pusat Inovasi dan Rujukan Nasional untuk Kardiovaskular

Senin, 24 Nov 2025 16:24
    Bagikan  
RSJPD Harapan Kita Jadi Pusat Inovasi dan Rujukan Nasional untuk Kardiovaskular
Istimewa

Menteri Kesehatan menugaskan RSJPD Harapan Kita sebagai pusat penggerak untuk memperkuat layanan kardiovaskular di Indonesia.

NARASINETWORK.COM - Di tengah tingginya beban penyakit jantung di Indonesia, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menugaskan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita sebagai pusat penggerak untuk memperkuat tata laksana dan layanan kardiovaskular dari hulu ke hilir di seluruh daerah. Penegasan ini disampaikan Menkes saat membuka Indonesia International Cardiovascular Summit (IICS) 2025 di Jakarta.

Menkes menyoroti beban penyakit jantung yang tinggi sebagai penyebab kematian tertinggi secara global. Ia meminta RSJPD Harapan Kita mengawal tindak lanjut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau lebih dari 59 juta penduduk, dengan temuan awal menunjukkan tingginya kasus hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

RSJPD Harapan Kita juga ditugaskan untuk menyusun standar tata laksana nasional dan mempercepat operasionalisasi 119 cath lab yang ada, mengingat sekitar 40% di antaranya belum berfungsi optimal. Menkes menargetkan setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu dokter intervensi (PCI) pada 2027 serta seluruh provinsi mampu melakukan bedah jantung terbuka.

Menkes mendorong RSJPD Harapan Kita menjadi pusat inovasi melalui pengembangan teknologi kardiovaskular mutakhir dan kolaborasi riset internasional.

“Harapan Kita harus menjadi pusat rujukan nasional sekaligus motor percepatan inovasi. Setelah fasilitas dasar dan intervensi kita penuhi, tahap berikutnya adalah menghadirkan teknologi-teknologi mutakhir agar pelayanan jantung Indonesia terus maju,” tegas Menkes.

Direktur Utama RSJPD Harapan Kita, dr. dr. Iwan Dakota, menyampaikan bahwa RSJPD Harapan Kita terus memperkuat layanan unggulan, mulai dari bedah jantung minimal invasif, intervensi elektrofisiologi, hingga terapi lanjutan bagi kasus kompleks, serta mendampingi jejaring kardiovaskular di berbagai daerah.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mengenal Koleksi Kundika Perunggu Dinasti Goryeo di Museum Nasional Korea
Sosialisasi MBG di Desa Bulupasar Kediri, Heru Tjahjono Ingatkan Pentingnya Nutrisi dan Pengasuhan Anak
SPKLU Baleendah Jadi Andalan Pemudik, Pengguna Mobil dan Motor Listrik Meningkat
Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Ali Syakieb Optimistis, Pemuda Kabupaten Bandung Bisa Jadi Motor Perubahan
Warga Kabupaten Bandung Perlu Tahu: Program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan Resmi Dihentikan
Srikandi DPC PKB Kab. Bandung Dorong Muscab Jadi Momentum Konsolidasi dan Lompatan Kursi
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis