Program MBG Jadi Jawaban Terhadap Tantangan Permasalahan Gizi di Tulungangung

Minggu, 16 Nov 2025 15:40
    Bagikan  
Program MBG Jadi Jawaban Terhadap Tantangan Permasalahan Gizi di Tulungangung
Dok. Tim MBG

Program MBG Jadi Jawaban Terhadap Tantangan Permasalahan Gizi di Tulungangung

NARASINETWORK.COM -Tantangan permasalahan gizi menjadi salah satu faktor yang harus diselesaikan di Tulungagung. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini terus disosialisasikan diharapkan dapat membawa perubahan bagi masyarakat. Hal itu disampaikan pemerintah saat sosialisasikan program MBG yang berlangsung di Alba Garden Ballroom Tulungangung pada Jumat (14/11). 

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan, Koordinator Wilayah Tulungagung, Sabrina Mahardika, serta praktisi gizi, Muchamat Amarodin. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman publik terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi seluruh kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil hingga peserta didik.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan menegaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu fokus nasional dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Program MBG adalah investasi terbesar bangsa untuk mempersiapkan generasi masa depan. Tantangan gizi kita masih besar stunting yang stagnan, anemia, masalah gizi ganda, hingga ketimpangan akses pangan. Karena itu, intervensi gizi harus dilakukan secara sistematis dan tepat sasaran,” ucap Jairi Irawan. 
Ia menambahkan bahwa tujuan utama MBG adalah meningkatkan asupan serta pengetahuan gizi kelompok sasaran agar perkembangan anak dapat berlangsung optimal.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Tulungagung, Sabrina Mahardika memaparkan milestone sosialisasi MBG dan pentingnya pemahaman publik terhadap latar belakang program.
“MBG hadir karena tantangan gizi kita masih tinggi. Sasaran program ini sangat luas, mulai dari siswa TK hingga SMA/SMK, santri pesantren, serta ibu hamil, menyusui, dan balita. Dengan pemenuhan gizi yang baik, kita bukan hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga kualitas pendidikan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan empat standar pelaksanaan MBG, yaitu kecukupan kalori, komposisi gizi, standar higienis, dan standar keamanan pangan.

Menambahkan, Praktisi gizi, Muchamat Amarodin menambahkan perspektif lebih luas mengenai urgensi MBG dalam konteks pembangunan bangsa. “Gizi adalah fondasi kualitas sumber daya manusia. Anak yang mendapat asupan gizi baik akan tumbuh dengan kemampuan belajar dan berpikir yang lebih optimal. Ini berpengaruh langsung pada kemajuan bangsa,” papar Amarodin. 
Ia juga menjelaskan bahwa Badan Gizi Nasional berperan sebagai tulang punggung penciptaan generasi emas dengan dukungan arsitektur ekosistem dan teknologi yang memastikan anggaran dan implementasi berjalan efektif.

Program MBG bukan hanya sekadar penyediaan makanan, tetapi juga sebagai langkah strategis nasional untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, menghapus kemiskinan gizi, dan menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, serta produktif.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026