Sosialisaisi Program MBG di Desa Bendosari Blitar: Upaya Bersama Wujudkan Generasi Berkualitas

Sabtu, 15 Nov 2025 22:11
    Bagikan  
Sosialisaisi Program MBG di Desa Bendosari Blitar: Upaya Bersama Wujudkan Generasi Berkualitas
Dok. Tim MBG

Sosialisaisi Program MBG di Desa Bendosari Blitar: Upaya Bersama Wujudkan Generasi Berkualitas

NARASINETWORK.COM -Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN). Program strategis nasional MBG merupakan sebuah investasi mahal jangka panjang bagi masyarakat untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Sosialisasi yang dihadiri rautsan warga Desa Bendosari ini bertempat di Gedung Serbaguna Desa Bendosari, Blitar pada Kamis (13/11). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan, Koordinator Wilayah Kabupaten Blitar, Imam Samsudin, serta Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Ismail Namsah.
Dalam pemaparannya, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan menyampaikan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menekankan bahwa tantangan gizi masih menjadi pekerjaan besar bagi Indonesia.
“Program MBG menjadi fokus perhatian untuk Indonesia karena ini adalah investasi terbesar sumber daya manusia untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” ucap Jairi Irawan.
Ia juga menyoroti berbagai persoalan gizi seperti tingginya angka stunting, masalah gizi ganda, anemia, hingga ketimpangan akses pangan sehat. Menurutnya, MBG memiliki urgensi besar karena bertujuan meningkatkan potensi pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Sementara itu, Koordinator wilayah Kabupaten Blitar, Imam Samsudin, menjelaskan milestone serta ruang lingkup utama program MBG. Ia memaparkan bahwa MBG bukan hanya tentang penyediaan makanan, tetapi juga edukasi gizi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“MBG hadir dengan latar belakang masalah gizi yang masih stagnan, ketimpangan akses pangan, hingga ketidakstabilan ekonomi. Harapan kami, program ini mampu memberikan dampak nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga Indonesia,” jelasnya. 
Ia juga menerangkan sasaran MBG yang mencakup peserta didik mulai dari TK hingga SMA/SMK dan pendidikan pesantren, serta kelompok non-didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menurutnya ada empat standar pelaksanaan MBG yang wajib diperhatikan yakni kecukupan kalori, komposisi gizi, standar higienis, dan standar keamanan.

Kemudian, Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Ismail Namsah, menyampaikan pendapatnya dengan menggarisbawahi bahwa MBG tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga berdampak pada banyak sektor.
“Program MBG memiliki tujuan umum meningkatkan asupan dan pemahaman gizi, serta tujuan khusus yang mencakup bidang gizi, kemiskinan, pendidikan, dan ekonomi,” tegasnya. 
Keberadaan MBG membuka peluang ekonomi baru mulai dari peningkatan lapangan kerja, tumbuhnya bisnis F&B, hingga munculnya para pelaku wirausaha baru sebagai pemasok bahan pangan lokal.
Sosialisasi program MBG di Blitar ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menyukseskan program nasional tersebut. Para narasumber menutup kegiatan dengan ajakan bersama untuk mendukung implementasi MBG demi masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Aktivitas Ramadan Sebagai Media Pendidikan Kemandirian Anak
Teknologi Digital dan Lingkungan Hidup Pemerintah Dorong Inovasi di Sektor Engineering
Tantangan Global Tak Mengganggu Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026
Pemerintah dan MUI Bahas Kehalalan Produk dalam Perjanjian Dagang dengan Amerika Serikat
Langkah Pemerintah Menyusun Jadwal dan Pengaturan Pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri 2026
Dari PKB untuk Rakyat: Kang Cucun Hadirkan Ambulans Gratis di 31 Kecamatan
Antisipasi Kerawanan Ramadan, Satpol PP Kabupaten Bandung Turun Hingga Tingkat Desa
IANJO Art Installation Highlights Marginalised Stories of Ianfu Women
Perjanjian Perdagangan Energi dengan AS Tidak Perbesar Impor Nasional
Penguatan Pendidikan dan Riset di Papua melalui Alih Aset BRIN
Makan Bergizi Gratis: Program Bekelanjutan untuk Tingkatkan Kualitas SDM Sejak Dini
Data Indonesia Jadi Incaran Pengembangan AI Pemerintah Siapkan Langkah Perlindungan
Teknologi Maggot Didorong Jadi Andalan Pengolahan Sampah Nasional
Pekerja Menjadi Kelompok Terbesar dalam Program BP Tapera pada 2025
Perkuat Budaya Komunikasi Efektif, RSUD Majalaya Terapkan Metode SBAR
Penetapan Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Jenderal TNI (Purn.) H. Try Sutrisno 
Momentum Nyepi dan Ramadan Sinergi Umat Hindu dalam Aksi Kemanusiaan
MBG: Langkah Nyata Pemerintah Wujudkan Ketahanan Gizi ke Anak Sejak Dini di Kabupaten Blitar
Kementerian Agama Siapkan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H dengan Prosedur Terbuka
Komisi IX DPR Sebut Pentingnya Intervensi Gizi Sejak Dini dalam Sosialisasi Makan Bergizi Gratis di Kediri