Peluang Besar dalam Industri Pinjaman Online: Menyongsong Era Digital yang Lebih Baik

Nasional
Selasa, 10 Dec 2024 12:57
    Bagikan  
Peluang Besar dalam Industri Pinjaman Online: Menyongsong Era Digital yang Lebih Baik
Pinjaman Online Terbaru

Prospek Pinjaman Online

NARASINETWORK.COM  - Industri pinjaman online (pinjol) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan memiliki potensi ekonomi yang besar, menurut Piter Abdullah, ekonom dan Direktur Segara Research Institute. Dalam diskusi mengenai prospek ekonomi digital Indonesia, Piter menekankan bahwa kemudahan akses dan dukungan teknologi menjadi faktor utama dalam perkembangan layanan pinjaman online. Dengan total pembiayaan mencapai Rp74,48 triliun pada September 2024, pinjaman online telah menjadi solusi finansial yang semakin diminati masyarakat.

Piter juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan bagi pengguna pinjaman online legal. “Kita membutuhkan regulasi yang jelas dan komitmen dari berbagai pihak untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan ini,” ujarnya. Ia mengusulkan agar ada garis batas tegas antara penyedia pinjaman online yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan praktik penipuan yang marak terjadi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan ini, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih layanan keuangan.

Baca juga: Pertumbuhan Pesat Pinjaman Online di Indonesia: dibatasi Rp74,48 Triliun pada September 2024

Laporan e-Conomy SEA 2024 menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh pesat, mencapai nilai USD 90 miliar pada akhir tahun ini. Pertumbuhan ini mencerminkan dominasi sektor e-commerce dan fintech, termasuk pinjaman online, yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Namun, di balik peluang tersebut, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi keuangan di kalangan masyarakat. Banyak pengguna pinjaman online terjebak dalam hutang karena kurangnya pemahaman tentang biaya dan syarat yang terkait dengan produk pinjaman. Oleh karena itu, edukasi keuangan menjadi kunci untuk memanfaatkan layanan ini secara bijaksana.

Dengan langkah-langkah regulasi yang tepat dan peningkatan literasi keuangan, industri pinjaman online dapat terus berkembang sebagai solusi finansial yang aman dan efektif bagi masyarakat Indonesia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Ngancar Kediri Dorong Peningkatan Masyarakat
Narasinetwork.com Menaruh Jejak dalam Buku 'Belajar Mencintai dari Kearifan Baduy'" HPN 2026
Tujuh Buku Diluncurkan dalam Rangka HPN 2026 Dorong Penguatan Literasi dan Budaya Lokal
Konferensi Akademik ASEAN–Korea 2026 Bahas Kerja Sama Studi Asia Tenggara
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Kertajaya Cianjur
Giliran Desa Ngranti Tulungagung, Tim Sosialisasi Program MBG Turun Langsung ke Warga
Program MBG Dapat Membantu Ringankan Beban Keluarga yang Berpenghasilan Rendah
DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Peran Strategis Pers di HPN 2026: Pilar Demokrasi di Tengah Disrupsi Informasi
Cetak Generasi Cerdas, Program Strategis Nasional MBG Kembali Disosialisasikan di Kediri
Respon WALHI Terkait Fenomena Macan Tutul Turun Gunung: Alarm Kerusakan Habitat di Jawa Barat
PLN Icon Plus Perkuat Budaya K3 Nasional melalui Apel Bulan K3 di Jawa Bagian Tengah
Kang DS dan Wabup Bandung Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Dukung Program Prioritas Presiden
Longsor Pangalengan Telan 2 Korban Jiwa, Kang DS Gercep ke Rumah Duka dan Evakuasi Warga Terdampak
Kemenpar dan Delegasi APN Aljazair Bahas Kolaborasi Pariwisata Tingkatkan Hubungan Bilateral
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Kunjungi Kemenko Perekonomian Pelajari Kebijakan Ekonomi Nasional
Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Investor Jaga Stabilitas Sektor Keuangan
Kementerian PKP Gelar Forum Integritas Jaga Integritas untuk Program Perumahan Nasional
13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional
Rajut dengan Motif Tradisional "New Style" untuk Semua Musim
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pemerintah Pusat Daerah dalam Gerakan "Indonesia Asri"