Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah

Selasa, 20 Jan 2026 00:35
    Bagikan  
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Dok. Menase Ugedi Degei

Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah

NARASINETWORK.COM -Wakil Ketua Executive Committee (Exco) DPW Partai Buruh Provinsi Papua Tengah, Menase Ugedi Degei, menilai Kongres Partai Buruh ke-V yang digelar di Jakarta menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat dan konsolidasi seluruh jajaran pengurus, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.


Menurut Menase, kongres yang berlangsung di Mall Sports Kelapa Gading, Jakarta, Senin (19/1/2026), memberikan spirit baru bagi kader Partai Buruh dalam menyusun dan menjalankan strategi politik ke depan.

“Menurut kami, ada hikmahnya dengan Kongres Partai Buruh yang kelima ini karena memberikan spirit kepada seluruh pengurus, baik provinsi maupun kabupaten,” kata Menase Ugedi Degei usai menghadiri kongres.

Ia menjelaskan, strategi politik Partai Buruh di Papua Tengah akan difokuskan pada upaya merangkul berbagai komunitas dan serikat pekerja, termasuk serikat nelayan, PKBM, serta kelompok masyarakat akar rumput lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat basis dukungan sekaligus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh strategi politik kami adalah bagaimana merangkul semua komunitas dan serikat, agar tujuan Partai Buruh untuk mewujudkan negara sejahtera bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menase menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga ke akar rumput. Konsolidasi tersebut akan diperkuat dengan pembentukan komunitas-komunitas di tingkat RT dan kelurahan agar struktur partai semakin kokoh.

“Kami akan melakukan konsolidasi berjenjang sampai ke tingkat bawah dan mengembangkan komunitas-komunitas di tingkat RT dan kelurahan supaya solid dalam pencapaian hasil dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat bawah,” jelasnya.

Selain itu, Partai Buruh Papua Tengah juga akan memperluas kekuatan dengan menjalin dan membentuk sayap organisasi dari berbagai sektor pekerja. Menase menyebutkan, pihaknya akan merangkul serikat-serikat buruh yang ada di lingkungan korporasi besar seperti Freeport, SBSI, hingga SPMP, serta organisasi buruh yang didirikan oleh putra-putri Papua.

Tak hanya itu, Partai Buruh juga berencana membentuk organisasi sayap khusus untuk melindungi para pendulang rakyat kecil yang bekerja di sektor industri dan pertambangan tradisional.

“Masyarakat kecil yang hidup dari mendulang perlu perlindungan hukum. Karena itu, kami akan membentuk Serikat Pendulang Rakyat Kecil di Papua Tengah agar mereka memiliki organisasi yang melindungi hak-haknya,” tegas Menase.

Dalam target politik ke depan, Menase optimistis Partai Buruh mampu meraih peningkatan signifikan jumlah kursi legislatif di Papua Tengah. Ia menilai, meskipun pada Pemilu 2024 lalu Partai Buruh bekerja dalam waktu yang relatif singkat, tingkat kepercayaan masyarakat cukup tinggi.

“Ke depan kami siap bekerja selama lima tahun. Kami menargetkan di Papua Tengah bisa meraih sekitar 20 hingga 50 kursi di tingkat kabupaten, meskipun medan kerja tidak mudah,” ungkapnya.

Terkait sistem pemilu, Menase menegaskan komitmen Partai Buruh Papua Tengah untuk tetap mendukung pemilihan langsung oleh rakyat. Ia menyebut, masyarakat Papua menolak sistem pemilu yang dipilih oleh DPR.

“Kami di Papua berkomitmen bahwa pemilu harus dipilih langsung oleh rakyat. Karena masyarakat awam harus diberi hak penuh untuk memilih langsung dari lapangan,” pungkasnya.


Penulis: Jeri P. Degei


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional
Piala Dunia 2026 Kunjungan Suporter Menurun Sektor Usaha Sesuaikan Target