Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H

Rabu, 11 Mar 2026 11:43
    Bagikan  
Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H
Istimewa

Presiden Prabowo menekankan pentingnya memberantas korupsi yang melanggar hukum dan ajaran agama, serta menyatakan bahwa korupsi dapat menghambat kemajuan negara dan merugikan rakyat.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah sebagai momentum memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan berbangsa serta bernegara, termasuk dalam langkah memberantas korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya acara seremonial, melainkan kesempatan bagi umat Islam merenungi ajaran Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup.

“Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini merupakan kesempatan bagi seluruh masyarakat memahami dan meresapi makna ajaran dalam Al-Qur’an,” ujar Presiden.

Presiden menyatakan nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, keadilan, dan amanah harus menjadi dasar dalam menjalankan kepemimpinan serta kekuasaan. “Kepemimpinan adalah takdir, kekuasaan bersumber dari Yang Maha Kuasa dan diberikan sebagai tugas membela kebenaran, keadilan, serta kejujuran,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden mengungkapkan pentingnya memberantas korupsi dan praktik penyelewengan yang merugikan negara serta masyarakat. Praktik tersebut tidak hanya melanggar peraturan hukum, melainkan juga bertentangan dengan ajaran agama.

“Korupsi, penyelewengan, dan praktik tidak benar yang dilarang oleh semua agama harus dihilangkan,” katanya.

Presiden menambahkan bahwa negara tidak dapat mencapai kemajuan apabila pemerintah tidak mampu membersihkan diri dari praktik korupsi. Indonesia memiliki kekayaan alam yang luas yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

“Tidak boleh ada pihak yang mengambil kekayaan rakyat, mengalirkannya ke luar negeri, dan menjadikan bangsa serta rakyat Indonesia dalam kondisi lemah,” ujarnya.

Melalui momentum Nuzulul Qur’an, Presiden mengajak elemen bangsa, termasuk ulama, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat, untuk memperkuat persatuan serta menjaga kejujuran dan keadilan dalam kehidupan berbangsa.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Terobosan Baru Susi Pudjiastuti, Ambil Alih Warga Terlilit Pinjol jadi Nasabah Bank BJB
BREAKING NEWS "Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur"
Geger! Seorang Pria di Jelekong Kabupaten Bandung Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terbakar Api Cemburu
Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay
Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026
Sketsa Gaya 'Gaya Skater Santai dan Nyaman' Vol.3
Industri Makanan dan Minuman Pertahankan Produksi Pemerintah Dorong Inovasi Kemasan Alternatif
Satpol PP Kabupaten Bandung dan Sejumlah Pihak Tertibkan Bangli Di Wilayah Margahayu
DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Calon Presiden RI 2029
Sketsa Gaya 'Distinguished Look Elegan Sesuai Usia' Vol.2
Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas Nasional Pemerintah
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian