Resmi! Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman Jadi Ikon Baru Kabupaten Bandung

Senin, 10 Nov 2025 19:03
    Bagikan  
Resmi! Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman Jadi Ikon Baru Kabupaten Bandung
Gustav VR

Monumen pahlawan Nasional Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Kabupaten Bandung kinimemiliki landmark atau ikon baru, yaitu monumen patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berdiri gagah di Jalan Bojong, yang kini resmi berganti nama menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Desa/Kecamatan Soreang.

Monumen tersebut diresmikan langsung oleh Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan, yang juga merupakan pemrakarsa pembangunan monumen ini. Acara peresmian turut dihadiri Kapolda Jabar, Ketua DPRD Jabar, Bupati Bandung Dadang Supriatna, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.


Menariknya, peresmian ikon baru Kabupaten Bandung itu juga disaksikan oleh ribuan warga yang telah memadati area sejak pagi hari. Masyarakat Soreang dan sekitarnya tampak antusias menyambut momen bersejarah tersebut.

Pemrakarsa monumen, Letjen Iwan Setiawan, yang juga putra daerah Soreang, mengaku sangat bersyukur Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman akhirnya dapat diresmikan.


"Saya, Letnan Jenderal Iwan Setiawan, lahir dan besar di sini, di Soreang. Sejak dulu saya sangat mengidolakan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berjuang gagah berani demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Letjen Iwan dalam sambutannya.


Menurutnya, sejak sebelum menjadi anggota TNI, Jenderal Soedirman sudah menjadi figur teladan dalam mempertahankan prinsip dan semangat perjuangan merebut kemerdekaan dari penjajah.


"Saya bersyukur dapat meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman ini bertepatan dengan momen penting dan bersejarah, yakni Hari Pahlawan Nasional 10 November,” ungkap Jenderal Iwan.


“Beliau adalah Panglima Besar yang kiprahnya sudah tidak diragukan lagi bagi bangsa ini. Bayangkan, walau dengan paru-paru hanya sebelah, beliau terus berjuang melawan penjajah. Selama berjuang, beliau bahkan selalu dalam keadaan berwudhu,” tambahnya.


Komandan Pussenif Letjen TNI Iwan Setiawan menegaskan, pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan kepada Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai salah satu tokoh militer paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

Acara peresmian yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November itu juga diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial, seperti pengobatan gratis, pembagian 8.200 paket sembako, pembagian makanan gratis, hingga bantuan sparepart sepeda motor bagi pengemudi ojek online (ojol).


“Kami berharap monumen ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya nilai-nilai perjuangan, disiplin, dan cinta tanah air yang telah dicontohkan oleh Jenderal Soedirman. Saya juga sudah meminta izin kepada cucu beliau, yang turut memantau langsung pembangunan monumen ini,” ujarnya.

Selain meresmikan monumen, Letjen Iwan Setiawan juga meresmikan perubahan nama Jalan Bojong menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman.Ia juga berencana membangun Monumen Helikopter yang melambangkan kesiapan alutsista TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.


“Setelah diresmikan, kita akan rawat dan jaga bersama-sama. Ini menjadi simbol perjuangan sekaligus kebanggaan bagi Soreang. Monumen dan jalan ini saya serahkan kepada Pak Bupati untuk dirawat,” ujar Jenderal Iwan.


Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan turut menyampaikan kebanggaannya atas inisiatif Letjen Iwan membangun monumen tersebut.

“Sebagai Kapolda, saya sangat bangga dan salut kepada putra terbaik Soreang yang begitu menghargai para pahlawan dengan mewujudkan monumen monumental ini di tanah kelahirannya,” ujar Irjen Rudy Setiawan.


"Saya kagum karena Kang Iwan lahir dan besar di sini. Beliau sosok yang bersyukur dan tidak lupa tanah kelahirannya. Ini menginspirasi kita semua agar bisa berbuat sesuatu untuk daerah asal kita seperti beliau,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas peresmian Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut. Menurutnya, monumen ini akan menjadi ikon baru Kabupaten Bandung, khususnya di kawasan Soreang.

"Saya sangat berterima kasih dan merasa bangga atas diresmikannya Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman ini. Saya juga sepakat Jalan Bojong diubah menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman,” ujar Bupati Dadang Supriatna.


Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pussenif TNI yang telah menyerahkan monumen dan jalan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bandung. Ia berkomitmen untuk merawat dan menjaga ikon baru itu dengan baik.

"Monumen ini bukan sekadar monumen, tetapi juga simbol semangat perjuangan dan pengorbanan yang harus terus kita teladani. Jenderal Soedirman adalah sosok yang sangat inspiratif. Saya berharap generasi muda Kabupaten Bandung semakin mengenal dan menghargai sejarah bangsanya,” ungkap Kang DS.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Ngancar Kediri Dorong Peningkatan Masyarakat
Narasinetwork.com Menaruh Jejak dalam Buku 'Belajar Mencintai dari Kearifan Baduy'" HPN 2026
Tujuh Buku Diluncurkan dalam Rangka HPN 2026 Dorong Penguatan Literasi dan Budaya Lokal
Konferensi Akademik ASEAN–Korea 2026 Bahas Kerja Sama Studi Asia Tenggara
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Kertajaya Cianjur
Giliran Desa Ngranti Tulungagung, Tim Sosialisasi Program MBG Turun Langsung ke Warga
Program MBG Dapat Membantu Ringankan Beban Keluarga yang Berpenghasilan Rendah
DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Peran Strategis Pers di HPN 2026: Pilar Demokrasi di Tengah Disrupsi Informasi
Cetak Generasi Cerdas, Program Strategis Nasional MBG Kembali Disosialisasikan di Kediri
Respon WALHI Terkait Fenomena Macan Tutul Turun Gunung: Alarm Kerusakan Habitat di Jawa Barat
PLN Icon Plus Perkuat Budaya K3 Nasional melalui Apel Bulan K3 di Jawa Bagian Tengah
Kang DS dan Wabup Bandung Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Dukung Program Prioritas Presiden
Longsor Pangalengan Telan 2 Korban Jiwa, Kang DS Gercep ke Rumah Duka dan Evakuasi Warga Terdampak
Kemenpar dan Delegasi APN Aljazair Bahas Kolaborasi Pariwisata Tingkatkan Hubungan Bilateral
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Kunjungi Kemenko Perekonomian Pelajari Kebijakan Ekonomi Nasional
Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Investor Jaga Stabilitas Sektor Keuangan
Kementerian PKP Gelar Forum Integritas Jaga Integritas untuk Program Perumahan Nasional
13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional
Rajut dengan Motif Tradisional "New Style" untuk Semua Musim
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pemerintah Pusat Daerah dalam Gerakan "Indonesia Asri"