Dari Kontroversi hingga Penghargaan Makna Pahlawan Nasional 2025

Senin, 10 Nov 2025 12:27
    Bagikan  
Dari Kontroversi hingga Penghargaan Makna Pahlawan Nasional 2025
Istimewa

Pada 10 November 2025, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional.

NARASINETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 116TK Tahun 2025. Pemberian gelar ini adalah pengakuan atas jasa dan kontribusi besar para tokoh di berbagai bidang pada (10/11/2025).

Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, menjadi salah satu penerima gelar pahlawan nasional. Gelar ini diterima oleh ahli warisnya, Siti Hardijanti Hastuti Rukmana (Tutut Soeharto) dan Bambang Trihatmodjo Soeharto. Selain Soeharto, Presiden ke-4 RI, K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, juga menerima gelar yang sama, diterima oleh ahli warisnya, Sinta Nuriyah Wahid dan Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid).

Selain kedua mantan presiden, ada delapan tokoh lain yang menerima gelar pahlawan nasional :

1. Almarhumah Marsinah dari Jawa Timur;

2. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja dari Jawa Barat;

3. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah dari Sumatera Barat;

4. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah;

5. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat;

6. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil dari Jawa Timur;

7. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatra Utara; dan

8. Almarhum Zainal Abidin Syah dari Maluku Utara.

Penganugerahan gelar pahlawan nasional bermakna penting bagi Indonesia. Pertama, sebagai penghargaan atas jasa dan pengorbanan tokoh yang berjuang demi kemajuan bangsa. Kedua, sebagai inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan memberi kontribusi positif. Ketiga, sebagai sarana mempererat persatuan dengan menghargai perbedaan.

Penganugerahan gelar kepada Soeharto sempat menuai kontroversi. Sebagian menilai Soeharto memiliki catatan sejarah yang kurang baik. Namun, sebagian lain berpendapat Soeharto berjasa besar dalam pembangunan Indonesia.

Terlepas dari kontroversi, penganugerahan ini tetap menjadi momentum penting menghargai jasa para tokoh yang berjuang demi kemajuan negara.

Penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh pada 2025 adalah pengakuan atas jasa dan kontribusi besar mereka. Pemberian gelar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, serta mempererat persatuan bangsa.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Bimtek Rp963,6 Juta di DLH Kabupaten Bandung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Urgensi Anggarannya
Disorot Soal Layanan Pengaduan dan Informasi, Dewan Pengawas Tirta Raharja Akui Kritik Publik Jadi Masukan
TPS3R Manggungharja Diduga Tak Berfungsi Maksimal, Sampah Berakhir Dibakar, Ini Kata Pengelola
Lebaran Yatim Kebersamaan dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Bekasi
Sesmenpora Pimpin Upacara Harganas Ke-33 Ajak Perkuat Peran Keluarga untuk SDM Berkualitas
Kemenpora dan Nestlé Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Olahraga Nasional
Bogor Hornbills Juara IBL 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Persaingan Liga yang Semakin Kompetitif
Tiga Orang Karyawan di Jakarta Mengaku Disekap dan Dianiaya oleh Bos Perusahaan
Rizki Fauzi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin KNPI Kecamatan Ciparay
LIPSUS; Tower BTS Sudah Berdiri, Pemilik Lahan Terdampak Mengaku Tak Pernah Memberi Persetujuan
Rumah Aspirasi H. Asep Romy Romaya Resmi Dibuka, Cak Imin dan Bupati Bandung Hadir, Warga Nikmati Layanan
Situasi Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Ciparay berlangsung cukup panas
Geger! Mayat Perempuan Bertato Ditemukan Telanjang di Sungai Pacet, Polisi Masih Selidiki Identitas Korban
KNPI Baleendah Diharapkan Jadi Rumah Besar Pemuda, Camat Tekankan Kolaborasi
Rizki Haerul Fadli, Nahkodai Ketua PK KNPI Baleendah, Begini Katanya
Kapolda Sumbar Apresiasi Keberhasilan IMLF‑4 dan Dukung Perluasan Gerakan Literasi ke Seluruh Wilayah
Budi Santoso Pimpin PSAI Kabupaten Bogor dalam Pembinaan Atlet dan Persiapan Piala Kemenpora 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Rakor SPPG Ciparay Perkuat Sinergi, Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Masih Bingung Mau Lanjut Sekolah ke Mana? SMK Wirakarya 2 Ciparay Bisa Jadi Pilihan