10 Pojok Literasi Masyarakat Akan Dibangun di Kota Tangerang Tahun 2026 Pemkot Fokus Perluas Akses Literasi

Rabu, 21 Jan 2026 14:27
    Bagikan  
10 Pojok Literasi Masyarakat Akan Dibangun di Kota Tangerang Tahun 2026 Pemkot Fokus Perluas Akses Literasi
Istimewa

Pemkot Tangerang menargetkan membangun 10 Pojok Literasi Masyarakat (POLIMA) pada tahun 2026. Kepala DPAD Engkos Zarkasyi menyatakan, lokasi strategis seperti Griya Kita Bersama (GKB) di seluruh kecamatan menjadi prioritas.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah Kota Tangerang melakukan upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat melalui pembangunan fasilitas baru. Pada tahun 2026, Pemkot Tangerang menetapkan target untuk membangun 10 Pojok Literasi Masyarakat (POLIMA) di berbagai lokasi di wilayah kota.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi menjelaskan bahwa pembangunan POLIMA akan difokuskan pada area yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Griya Kita Bersama (GKB) yang tersebar di setiap kecamatan di Kota Tangerang.

“Kami menyusun rencana untuk merealisasikan pembangunan atau penyediaan POLIMA pada tahun ini. Proses persiapan sudah dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Ruang (Perkimtan) Kota Tangerang, untuk menentukan lokasi yang sesuai. POLIMA akan dibangun di pusat aktivitas masyarakat atau GKB yang berfungsi sebagai titik kumpul warga di kawasan pemukiman,” ujar Engkos pada hari Selasa (20/1/2026).

Sebelumnya, DPAD Kota Tangerang juga telah melaksanakan program untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dengan memberikan pelatihan sebanyak 10 keterampilan strategis sepanjang tahun 2025.

Engkos melanjutkan bahwa pembangunan 10 POLIMA akan diwujudkan dalam bentuk fasilitas seperti booth yang dilengkapi dengan kode QR. Kode tersebut akan memberikan akses ke ribuan buku digital yang menjadi koleksi Perpustakaan Daerah Kota Tangerang. Pemkot Tangerang mengharapkan fasilitas ini dapat mempermudah akses layanan literasi bagi seluruh masyarakat di kota.

“Pembangunan POLIMA direncanakan sebagai bagian dari langkah transformasi digital untuk mempermudah akses informasi literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat. Fasilitas ini akan dapat digunakan oleh semua kelompok masyarakat karena koleksi buku digital yang disediakan memiliki jenis yang beragam,” tambahnya.

Pemkot Tangerang berharap rencana pembangunan POLIMA dapat terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan demikian, masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas baru yang diluncurkan untuk mendukung aktivitas literasi sehari-hari.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Calon Presiden RI 2029
Sketsa Gaya 'Distinguished Look Elegan Sesuai Usia' Vol.2
Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas Nasional Pemerintah
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar