Penguatan Pendidikan dan Riset di Papua melalui Alih Aset BRIN

Selasa, 3 Mar 2026 16:42
    Bagikan  
Penguatan Pendidikan dan Riset di Papua melalui Alih Aset BRIN
Istimewa

Pemerintah memindahkan pengelolaan bangunan eks Balai Arkeologi Jayapura dari BRIN ke Kemdiktisaintek untuk memperkuat pendidikan tinggi dan riset di Papua.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah memperkuat ekosistem pendidikan tinggi dan riset di Papua melalui alih status penggunaan sebagian bangunan Eks Balai Arkeologi Jayapura dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta mengembangkan kapasitas riset di wilayah Timur Indonesia.

Alih status penggunaan merupakan tindak lanjut Surat Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I yang menyetujui perubahan status penggunaan Barang Milik Negara (BMN) milik BRIN kepada Kemdiktisaintek.

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima dilaksanakan di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, pada Senin (2/3/2026). Acara ini menjadi momen penting bagi penguatan kelembagaan pendidikan tinggi di Papua, khususnya untuk Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua.

Plt. Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munit Sucokro, menyampaikan apresiasi atas dukungan BRIN dalam pengembangan kapasitas pendidikan tinggi di Papua.

“Aset ini akan kami manfaatkan sesuai tujuan. Kami berharap pemanfaatannya dapat bersinergi dengan BRIN. Prinsip yang dipegang adalah inklusif, adaptif, dan berdampak, sehingga fasilitas ini dapat meningkatkan riset dan pendidikan tinggi di Papua,” ujar Badri.

Badri menegaskan bahwa kerja sama lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci pembangunan pusat riset unggulan di kawasan Timur Indonesia. Sejalan dengan arahan Presiden, Kemdiktisaintek mendorong pembentukan 12 Inter-University Research Center untuk memperkuat jejaring riset nasional, termasuk membuka peluang kerja sama dengan BRIN dan BRIDA di berbagai daerah.

Dengan alih status ini, fasilitas di Eks Balai Arkeologi Jayapura diharapkan mendukung kegiatan akademik, penelitian, serta kerja sama lintas sektor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperluas akses dan mutu pendidikan tinggi serta riset di Papua.

“Kekayaan budaya Indonesia beragam. Temuan lukisan prasejarah tertua di dunia di Sulawesi yang dipublikasikan dalam jurnal internasional menunjukkan pentingnya riset budaya. Keberadaan ISBI di Jayapura diharapkan mendukung pengembangan riset dan pelestarian budaya di Papua,” jelas Badri.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BRIN, Nur Tri Aries Suestiningtyas, menyatakan bahwa alih status ini bukan hanya proses administratif, melainkan bagian dari kerja sama jangka panjang.

“Aset ini secara resmi diserahkan kepada Kemdiktisaintek untuk kegiatan ISBI Tanah Papua, dan seluruh proses administratif telah selesai. Alih status ini bukan hanya tentang perpindahan aset, tetapi bagaimana komunikasi dan kerja sama dapat terus berjalan dengan baik ke depan,” ujar Nur.

Nur menambahkan bahwa pertemuan serah terima ini penting untuk memastikan kedua pihak memahami kebutuhan masing-masing, termasuk kemungkinan pemanfaatan fasilitas untuk kegiatan riset.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN, Herry Jogaswara, menjelaskan bahwa Eks Balai Arkeologi Jayapura memiliki potensi untuk pengembangan pembelajaran dan riset kebudayaan di Papua.

“Kami berharap koleksi ilmiah arkeologi yang masih berada di Eks Balai Arkeologi dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa serta mendukung pengembangan riset sosial budaya di Papua. Keberadaan periset BRIN di Jayapura juga diharapkan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Kerja sama antara BRIN dan Kemdiktisaintek diharapkan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan pusat riset unggulan dan inovasi di kawasan Timur Indonesia, sesuai dengan agenda pembangunan nasional yang inklusif dan adil.

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso