16 Anak Stunting di Bogor Utara Lulus Usai Enam Bulan Intervensi Bersama Rumah Zakat

Sabtu, 3 Jan 2026 14:37
    Bagikan  
16 Anak Stunting di Bogor Utara Lulus Usai Enam Bulan Intervensi Bersama Rumah Zakat
Istimewa

Sebanyak 16 baduta stunting di Bogor Utara dinyatakan wisuda setelah enam bulan intervensi kolaborasi Pemkot Bogor dan Rumah Zakat. Dari 28 anak yang ditangani, 16 mengalami peningkatan gizi dan berat badan.

NARASINETWORK.COM - Sebanyak 16 bayi di bawah dua tahun (baduta) yang mengalami stunting di Kecamatan Bogor Utara dinyatakan wisuda atau lulus setelah mendapatkan program intervensi penurunan stunting selama enam bulan. Program ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam kolaborasi dengan Rumah Zakat.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bogor, menyampaikan apresiasi terhadap capaian yang diraih melalui kerja sama lintas sektor tersebut.

Ia menjelaskan bahwa program intervensi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menurunkan angka stunting di Kota Bogor, khususnya di wilayah Bogor Utara.

“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat atas sinergi dan kolaborasi yang sudah terjalin dan hasilnya cukup membanggakan,” ujar Jenal Mutaqin di Aula Kantor Kecamatan Bogor Utara, Jalan Gagalur, Kota Bogor, Rabu lalu (31/12/2025).

Menurutnya, selama enam bulan Rumah Zakat telah memberikan kontribusi besar untuk penurunan angka stunting di Bogor Utara. Capaian yang diraih menunjukkan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama yang konsisten.

“Selama enam bulan Rumah Zakat berkolaborasi dengan Pemkot Bogor dalam menangani stunting di Bogor Utara. Dari 28 baduta stunting, alhamdulillah 16 anak dinyatakan sudah lulus dari stunting,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jenal Mutaqin menyerahkan bantuan kepada 28 keluarga atau Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang hadir pada kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa program bantuan di Bogor Utara akan terus dilanjutkan. Selain itu, ia berharap sinergitas serta kerja sama antara Pemkot Bogor dengan mitra seperti Rumah Zakat dapat terus berjalan dan menyasar wilayah lain yang membutuhkan bantuan.

“Rumah Zakat tadi menyampaikan akan beralih ke Kecamatan Bogor Selatan, semoga kolaborasi ini dapat terus berjalan. Tapi bukan berarti Bogor Utara akan kami tinggalkan, tetap akan ada program bantuan di Bogor Utara, termasuk bantuan dari para PNS yang akan berpatungan,” ucapnya.

Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat, Siswanto menyampaikan bahwa 16 anak dinyatakan lulus setelah mengalami peningkatan status gizi dan perkembangan berat badan.

Ia mengatakan bahwa kualitas gizi tetap menjadi perhatian utama agar anak-anak memiliki pertumbuhan optimal dan mampu menjadi generasi unggul di masa mendatang, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.

“Selama 6 bulan kami mengintervensi 28 baduta dan alhamdulillah 16 anak sudah lulus dari stunting. Dari segi berat badan dan pertumbuhan sudah meningkat, tapi yang perlu kita garis bawahi adalah bahwa gizi mereka juga harus terus diperhatikan,” ungkapnya.

Siswanto menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengentasan stunting di Kota Bogor. Selanjutnya, Rumah Zakat akan mengintervensi wilayah Kecamatan Bogor Selatan yang memiliki angka stunting yang tinggi.

Ia berharap bantuan yang telah diberikan oleh Rumah Zakat akan menjadi penyemangat bagi Pemkot Bogor untuk terus mendampingi anak-anak stunting di Kota Bogor.

“Insyaalah kita akan lanjutkan bantuan stunting di Bogor Selatan. Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh Rumah Zakat ini dapat menjadi penyemangat untuk terus mendampingi anak-anak stunting dan semoga data anak stunting di Kota Bogor bisa menurun,” pungkasnya.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang
Kemdiktisaintek Bekali 54 Pendidik SMA Unggul Garuda Jelang Tahun Ajaran Baru
Gerakan Penanaman Mangrove di Brebes Perkuat Perlindungan Pesisir dan Dukung Target Nasional
Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Gerakan Brebes ASRI dan Penanaman Mangrove di Pantai Randusanga
Kasus Kekerasan Seksual Anak Gegerkan Ciparay Kabupaten Bandung,.Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenperin Perkuat Kebijakan Industri di Tengah Penurunan PMI Manufaktur Juni 2026
Pelantikan Tiga Pejabat Baru Lengkapi Jajaran Eselon I Kementerian Keuangan
Ólafur Arnalds Konsisten Kembangkan Musik Neo Klasik Melalui Komposisi dan Teknologi
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Polri dalam Menjaga Keamanan dan Mendukung Program Nasional
Bimtek Rp963,6 Juta di DLH Kabupaten Bandung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Urgensi Anggarannya
Disorot Soal Layanan Pengaduan dan Informasi, Dewan Pengawas Tirta Raharja Akui Kritik Publik Jadi Masukan
TPS3R Manggungharja Diduga Tak Berfungsi Maksimal, Sampah Berakhir Dibakar, Ini Kata Pengelola
Lebaran Yatim Kebersamaan dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Bekasi
Sesmenpora Pimpin Upacara Harganas Ke-33 Ajak Perkuat Peran Keluarga untuk SDM Berkualitas