SDN Pademangan Timur 05 Siap Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Perbaikan Plafon Capai 95 Persen

Kamis, 15 Jan 2026 07:00
    Bagikan  
SDN Pademangan Timur 05 Siap Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Perbaikan Plafon Capai 95 Persen
Istimewa

Plafon ruang kelas VI lantai empat SDN Pademangan Timur 05 ambruk akibat rembesan air hujan saat cuaca ekstrem pada Senin (12/1/2026).

NARASINETWORK.COM - Proses perbaikan plafon yang ambruk akibat tidak mampu menampung rembesan air hujan di lantai empat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pademangan Timur 05 telah mencapai 95 persen. Peristiwa ambruknya plafon terjadi saat cuaca ekstrem melanda wilayah Jakarta Utara pada Senin (12/1/2026).

Insiden tersebut terjadi di ruang kelas VI yang berada di lantai empat gedung sekolah. Plafon berbahan gipsum tidak mampu menahan rembesan air hujan yang meluap dari talang atap akibat intensitas hujan yang sangat tinggi. Hal itu dijelaskan Kepala SDN Pademangan Timur 05, Eka Bahari saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (14/1/2026).

Eka memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pihak sekolah langsung melakukan evakuasi siswa setelah mendapati tanda-tanda awal kerusakan berupa retakan dan air yang mulai merembes dari plafon. “Saat itu, anak-anak baru selesai makan pagi MBG. Begitu hujan semakin deras dan air mulai mengalir, kami langsung mengevakuasi siswa ke lantai bawah. Prinsip kami jelas, keselamatan siswa adalah yang utama,” tegasnya.

Eka menambahkan, proses perbaikan lantai empat dilakukan secara intensif dengan dukungan berbagai pihak. Selain jajaran internal sekolah, bantuan material dan personel juga datang dari Polsek Pademangan yang turut membantu pembersihan puing serta pemasangan plafon baru.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan kehadiran Polsek Pademangan. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat,” ungkapnya.

Pihak sekolah tidak hanya melakukan perbaikan plafon, tetapi juga mengambil langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa terulang. Salah satunya dengan menambah saluran pembuangan air dari atap agar air hujan dapat langsung mengalir dan tidak kembali meluap. Selain itu, instalasi listrik di area terdampak telah diperiksa secara menyeluruh.

“Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Saluran air sudah kami tambah dan instalasi listrik juga sudah dicek agar benar-benar aman bagi anak-anak,” jelasnya.

Selama proses perbaikan, kegiatan belajar mengajar sempat dialihkan ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari. Dengan kondisi bangunan yang hampir sepenuhnya pulih, pihak sekolah optimistis pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan mulai Kamis (15/1). “Hari ini, kami fokus membersihkan dan merapikan seluruh area. Insyaallah mulai besok anak-anak sudah bisa kembali belajar tatap muka,” katanya.

Untuk sementara, kegiatan belajar akan dipusatkan di ruang kelas lantai satu dan dua yang telah dinyatakan siap digunakan. Sementara lantai tiga dan empat akan digunakan secara terbatas dan bergantian dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca. “Lantai tiga dan empat masih kami waspadai, terutama jika hujan kembali turun. Teknis pembelajaran akan kami atur secara bergiliran,” tambahnya.

Eka berharap cuaca di Jakarta segera membaik agar hasil perbaikan dapat teruji secara maksimal dan proses belajar mengajar berjalan lancar. “Ini murni musibah akibat cuaca ekstrem. Kami mohon pengertian dari semua pihak dan yang terpenting saat ini anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

MBG: Langkah Nyata Pemerintah Wujudkan Ketahanan Gizi ke Anak Sejak Dini di Kabupaten Blitar
Kementerian Agama Siapkan Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H dengan Prosedur Terbuka
Komisi IX DPR Sebut Pentingnya Intervensi Gizi Sejak Dini dalam Sosialisasi Makan Bergizi Gratis di Kediri
7 Fitur Unggulan Samsung Galaxy S26 Series untuk Efisiensi dan Kreasi
Kemenkes RI Luncurkan Rencana Aksi Nasional Kanker Payudara 2025–2034 dalam Rangka Menurunkan Angka Kematian
Kusdono Rastika Suara yang Berbisik dari Seni Lukis Kaca Cirebon
Ekspresi Seni Islam Ruang Tafakur Hadir di Bentara Budaya Jakarta
Komisi IX DPR Dorong Pengawasan dan Pemberdayaan Pemasok Lokal dalam Sosialisasi MBG di Kediri
Perkembangan Terkini Penanganan Campak di Indonesia dan Dunia
IPM Kabupaten Bandung Tembus 75,58 Poin, Peran Pajak untuk Pembangunan
Menu Makanan Bergizi Gratis Banyak Disorot, Orang Tua Murid Upload Buah-Buahan Busuk
Satpol PP Kabupaten Bandung Intensifkan Penegakan Perda Selama Ramadan 2026
Bebas Visa untuk WNI Diumumkan Korea Selatan Targetkan Peningkatan Pergerakan Wisata
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, DPR RI Dorong Penguatan SDM Sejak Dini
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, DPR RI Dorong Penguatan SDM Sejak Dini
Susu untuk Jantung Bagaimana Memilih dan Mengonsumsinya dengan Tepat
Teknisi Terbaik Suzuki Tampil Unggul di Victorious Contest 2025 yang Digelar Februari 2026
Revisi UU ASN 2026, PPPK Paruh Waktu Dihapus? Ini Regulasinya
Ichikawa Zoo's Punch A Macaque's Journey from Solitude to Belonging
Shin Drama Project Gelar Representasi Ke-4 di Jakarta