Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas

Rabu, 1 Apr 2026 12:32
    Bagikan  
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Gustav VR

Musrenbang RKPD tahun 2027

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 mendatang. Hal ini disampaikan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang Tingkat Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Hotel Grand Sunshine Soreang, Selasa (31/3/2026).


Bupati Dadang Supriatna mengatakan yang menjadi isu strategis dalam Musrenbang RKPD tahun 2027 itu di antaranya Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus fokus pada peningkatan infrastruktur jalan, peningkatan sumber daya manusia, dan fokus pada penanganan 157 ribu rumah tidak layak huni atau rutilahu yang tersebar di Kabupaten Bandung. 


"Isu strategis yang menjadi prioritas tahun 2027 adalah pertama infrastruktur karena akses jalan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. Selain itu dalam rangka mengatasi kemacetan," ujar Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna dalam keterangannya. 


Apalagi sebelumnya, Kang DS mendapatkan informasi dan aspirasi dari masyarakat yang menyebutkan di Jalan Cibaduyut pada setiap pagi dan sore kerap dilanda kemacetan kendaraan. 


Selain memprioritaskan peningkatan infrastruktur jalan, Bupati Bandung fokus pada bagaimana penataan saluran drainase untuk mengurangi genangan air, selain untuk mempercepat aliran air. 


"Ini menjadi skala prioritas. Saya dengar tadi dari Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah) Kabupaten Bandung pagu anggarannya tahun 2027 di angka Rp103 miliar. Kalau dibagi 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, sehingga Rp3 miliar per kecamatan," ujarnya. 


Namun demikian, Kang DS mengungkapkan pada Musrenbang tersebut terungkap ada belanja-belanja strategis, sehingga nanti akan dikaji lagi. 


"Berharap tahun 2027, belanja modal bisa melebihi diatas Rp1 triliun. Maka kalau Rp1 triliun bisa dibagi untuk sarana pendidikan, sarana kesehatan, dan infrastruktur dalam rangka peningkatan daya beli masyarakat. Terutama dalam upaya mendukung program strategis Pak Presiden Prabowo," ungkapnya.


Lebih lanjut Bupati Bedas menyoroti isu strategis lainnya dalam menyoroti peningkatan SDM atau Sumber Daya Manusia Kabupaten Bandung. 


"Nantinya untuk pencari kerja melalui dinas-dinas yang sudah ada di lingkungan Pemkab Bandung. Contohnya Dinas Ketenagakerjaan, dan ibu-ibu yang tidak bekerja dan tidak punya penghasilan bisa melalui Dinas Pendidikan, yaitu melalui program makeup artist. Tapi pada dasarnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang. Bahkan disampaikan oleh masing-masing delegasi, seperti ini keinginan di tiap-tiap desa pelatihannya," tuturnya. 


Apa yang disampaikan dalam Musrenbang itu, lanjut Kang DS, kemudian ditampung oleh Bapperida sesuai dengan kebijakannya. 


"Nanti kita akan programkan. Apa kira-kira yang paling dominan. Tetapi saya menyarankan dalam rangka peningkatan SDM dan untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi, saya lebih menyarankan mendorong dan mensukseskan program prioritas Pak Presiden, terutama dalam ketahanan pangan. Contoh dalam ketahanan pangan hortikultura, contoh ketahanan pangan terhadap protein. Kebutuhan telur kita tinggi, kebutuhan sayuran kita tinggi, " tuturnya. 


Untuk itu, ditegaskan Kang DS, Pemkab Bandung menggerakkan program Gertaman atau Gerakan Tanami Halaman. 


"Maka kita akan dorong untuk pembibitan dan polibag, termasuk lainnya. Termasuk dalam pembibitan ayam petelur juga akan kita dorong," ujarnya. 


Dengan mendorong masyarakat dalam peningkatan pemberdayaan ekonomi itu, Kang DS berharap suplai telur, sayuran dan lainnya untuk kebutuhan program MBG atau Makan Bergizi Gratis bisa terpenuhi dan kolaborasi dengan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) yang ada di masing-masing desa.


Bupati Kang DS juga turut menyoroti sebanyak 157 ribu rumah di Kabupaten Bandung masuk dalam daftar rumah yang harus diperbaiki atau menjadi perhatian pemerintah.


"Dari 157 ribu rumah itu, sebanyak 80 ribu rumah status tanahnya milik pribadi. Ternyata 80 ribu rumah itu, setelah dilakukan assessment ternyata keluar angka 45 ribu yang harus prioritas diselesaikan. Yang 77 ribu di atas tanah PT.PN (Perkebunan Nusantara) dan tanah-tanah carik," ujarnya. 


Menurutnya, rumah yang ada di atas tanah PTPN dan tanah carik tidak bisa dibantu melalui APBN maupun APBD. 


"Tetapi saya kemarin mendengar dari Pak Dirjen, bahwa untuk tahun berikutnya boleh dibantu melalui APBN maupun APBD selama ada surat dari yang bersangkutan, misalnya dari PTPN bisa menempati minimal selama 10 tahun. Apabila sudah ada surat pernyataan, nanti bisa diusulkan untuk mendapatkan program dari BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya)," ungkapnya. 


Terkait hal itu, Kang DS berencana untuk bertemu langsung dengan Direktur PTPN untuk mencari solusi terbaik. 


"Insya Allah kita akan dorong terus, sehingga angka kemiskinan ekstrem di Kecamatan Pangalengan dan Pacira Kabupaten Bandung bisa selesai," harapnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026