Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang

Jumat, 3 Apr 2026 19:57
    Bagikan  
Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Gustav VR

Air bersama material lumpur didepan halaman Sekolah

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Proyek galian Saluran Perpipaan Air Minum (SPAM) milik PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang dikerjakan oleh PT. Air Bandung Timur (ABT) kembali menjadi sorotan publik. Di sejumlah titik, kegiatan tersebut masih berlangsung, salah satunya di wilayah Kecamatan Ciparay.

Pantauan di lokasi pada Jumat (3/4/2026), proyek galian tersebut justru menimbulkan persoalan baru bagi warga sekitar.

Curah hujan yang mengguyur pada sore hari menyebabkan air meluap dari area galian hingga menggenangi halaman SD Annizammiyah di Kampung Jongor serta meluber ke bahu Jalan Raya Laswi, Ciparay.

“Pas barengan hujan tadi, air meluap dari galian. Masuk ke halaman sekolah sama ke jalan raya,” ujar seorang warga, yang minta identitasnya tidak dipublikasikan. 

Luapan air tersebut tidak hanya berupa genangan biasa, tetapi juga membawa material tanah yang berubah menjadi lumpur licin. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengguna jalan.

“Ada lumpurnya juga, ini yang berpotensi bahaya bagi warga dan pengguna jalan,” tambahnya.

Tak hanya warga, para pedagang di sekitar lokasi proyek juga mengeluhkan dampak yang mereka rasakan.

Mereka mengaku sebelumnya diinformasikan bahwa pekerjaan galian hanya akan berlangsung selama satu minggu.

Bahkan, mereka hanya menerima kompensasi sebesar Rp200 ribu untuk durasi tersebut.

Namun, kenyataannya proyek tersebut telah berjalan lebih dari satu bulan.

“Katanya cuma satu minggu, kita dikasih Rp200 ribu. Ternyata sudah jalan sebulan lebih,” ungkap salah satu pedagang.

Akibat kondisi lingkungan yang becek, berlumpur, dan akses yang terganggu, para pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan secara signifikan. Konsumen pun enggan datang karena kondisi lokasi yang tidak nyaman.

“Kalau sebelum ada galian, pendapatan cukup untuk kebutuhan keluarga. Sekarang jujur saja, kita keberatan. Konsumen jadi tidak mau beli karena becek dan terhalang bekas galian,” jelasnya.

Warga dan pedagang berharap pihak pelaksana proyek maupun PDAM Tirta Raharja segera mengambil langkah konkret.

Selain mempercepat pengerjaan, mereka juga meminta adanya penanganan dampak lingkungan serta kompensasi yang lebih layak bagi masyarakat terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keluhan warga tersebut.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026