KDMP Pakutandang Raih Penghargaan Koperasi Terinovatif dan Terkolaboratif Tingkat Kabupaten Bandung

Rabu, 1 Oct 2025 16:48
    Bagikan  
KDMP Pakutandang Raih Penghargaan Koperasi Terinovatif dan Terkolaboratif Tingkat Kabupaten Bandung
Istimewa

Penyerahan beberapa penghargaan kepada Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Koperasi Terinovatif dan Terkolaboratif Tingkat Kabupaten Bandung.

Capaian ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen koperasi dalam menghadirkan program dan layanan yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

Penghargaan diberikan pada peringatan Hari Koperasi tingkat Kabupaten Bandung tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, Dindin Syahidin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan KDMP Pakutandang. Menurutnya, koperasi ini mampu menjadi teladan karena tidak hanya fokus pada unit usaha simpan pinjam, tetapi juga konsisten menghadirkan inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Kehadiran KDMP Pakutandang menjadi bukti bahwa koperasi bisa terus berkembang dengan inovasi, sinergi, serta pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Kami berharap koperasi ini menjadi model bagi koperasi-koperasi lain di Kabupaten Bandung,” ujar Dindin.


Sementara itu, Ketua KDMP Pakutandang Feri Ferdian menjelaskan bahwa strategi kolaboratif ini menjadi kunci keberhasilan mereka. “Kami sadar, koperasi tidak bisa berjalan sendiri. Karena itu, kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaatnya bisa lebih luas. Penghargaan ini adalah motivasi bagi kami untuk terus berinovasi demi kesejahteraan bersama,” ungkapnya, Rabu (1/10/2025).


Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran koperasi ini dirasakan langsung oleh warga Desa Pakutandang. Melalui program-program yang dijalankan, koperasi tidak hanya meningkatkan perekonomian anggota, tetapi juga ikut memberdayakan masyarakat desa dalam pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM, hingga penyediaan layanan sosial.

Mulai simpan pinjam, pembiayaan kepada pelaku usaha umkm, Gerai Sembako, Gerai Pupuk, agen LPG 3 Kg dari pertamina, Gerai Pakai Ternak dan Ikan, agen Laku pandai dari Bank berupa BRI Link, Agen BNI 46, Agen Mandiri, Agen Pos Indonesia dan PPOB.


"Dengan diraihnya penghargaan sebagai Koperasi Terinovatif dan Terkolaboratif, KDMP Pakutandang kini ditetapkan sebagai koperasi percontohan di Kabupaten Bandung," ujarnya.

Pemerintah daerah berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lain untuk terus meningkatkan kinerja melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan kami untuk berbuat lebih besar. Kami ingin koperasi hadir bukan hanya untuk anggota, tetapi juga sebagai pilar pembangunan ekonomi desa,” pungkas Ketua KDMP Pakutandang.

Selain itu, diketahui bahwa seluruh 280 kdmp/kkmp telah berdiri dengan akta badan hukum yang biayanya ditanggung oleh APBD atas perintah Bupati Bandung.


Untuk percepatan operasional KDMP, Bupati juga telah mengundang seluruh kepala desa dan camat serta ketua kdmp secara khusus per dapil agar mereka segera melakukan langkah-langlah untuk operasional KDMP. Telah dilakukan pelatihan 31 pendamping hasil rekturmen dari Ikopin University dan akan mulai bertugas per tanggal 1 Oktober 2025.

Seluruh proses rekrutmen calon pendamping dikelola oleh IKOPIN dan hanya akan menerima hasil seleksi dari IKOPIN.
**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Para Ahli CASA dan Kemenhub RI Bahas Strategi Komunikasi Keselamatan Penerbangan
Para Praktisi AI Indonesia Eksplorasi Implementasi Teknologi di Bali
Swasembada Pangan Nasional Terwujud Tahun 2025 Presiden Berikan Penghargaan
Panen Raya Karawang Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian Modern
Stabilitas Inflasi Kota Tangerang Tetap Terjaga Capai 2,55 Persen
Pasar Kombongan Jakarta Pusat Dibuka Hadirkan Layanan Pembayaran Digital
IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi Diwarnai Demonstrasi Kaligrafi 100 Meter
Persatuan Alumni GMNI: Pertumbuhan 5 Persen Tak Menjamin Keadilan, Indonesia Terancam Krisis Moral
Indonesia di Persimpangan Diplomasi Global, Diberi Restu Pimpin Dewan HAM PBB
Tak Bisa Lagi Ditutup-Tutupi, Dedi Mulyadi Perintahkan Anggaran Pemda hingga Desa Dibuka ke Publik
Ketua DPRD dan Forkopimcam Ciparay Resmikan SPAM di Kampung Parigi
Insiden di RSUD Majalaya Picu Kegaduhan, Manajemen Tegaskan: Bukan Ulah Pegawai Rumah Sakit
Utang Berujung Maut, Fakta Kelam Pembunuhan Sadis Petugas Cleaning Service di RSUD Majalaya Terungkap
Kasus Maut RSUD Majalaya, Satu Orang Meregang Nyawa, Polisi Dalami Motif
Pemuda Penjaga Lalu Lintas Diserang OTK di Ciparay, Alami Luka Bacok di Wajah
Tahun Baru 2026 Wali Kota Tangerang Tinjau Pelayanan Publik Melalui Kegiatan Bersepeda
Wawancara Tokoh : Antara Risiko dan Karya "Cerita Perjuangan Dhe Sundayana Perbangsa di Dunia Migas"
Di Balik Layanan Perminyakan dan Gas "Cerita Perjuangan Seorang Pekerja Rig Servis"
Gerak Tari Tradisional Kembali Diminati Jadi Bagian Gaya Hidup Moderat Berakar Budaya
Rara Allegories of the Southern Sea Bawa Mitologi Jawa Timur ke Panggung Internasional