Sukarno dan Pembentukan Dunia Baru: Refleksi dari Kuliah Umum Historia.ID Bersama David Van Reybrouck  

Jumat, 24 Oct 2025 13:13
    Bagikan  
Sukarno dan Pembentukan Dunia Baru: Refleksi dari Kuliah Umum Historia.ID Bersama David Van Reybrouck   
Nana Wiyono

Kuliah umum Sukarno and the Making of the New World yang diadakan oleh Historia.ID pada 22 Oktober 2025 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki menghadirkan sejarawan David van Reybrouck.

NARASINETWORK.COM - Teater Besar Taman Ismail Marzuki menjadi tuan rumah dari sebuah acara penting yang diselenggarakan oleh Historia.ID. Kuliah umum bertajuk "Sukarno and the Making of the New World" menghadirkan sejarawan ternama, David Van Reybrouck, penulis buku "Revolusi: Indonesia and the Birth of the Modern World" pada 22 Oktober 2025. Acara ini merupakan sebuah refleksi mendalam tentang peran Sukarno dalam sejarah Indonesia dan dunia.

Sukarno, bagi sebagian orang, adalah sosok yang kontroversial. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa ia adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Ia adalah proklamator kemerdekaan, presiden pertama, dan pemimpin yang visioner. Sukarno memiliki peran penting dalam membangun identitas bangsa Indonesia dan memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan.

Kuliah umum ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memahami lebih dalam mengenai pemikiran dan tindakan Sukarno. David Van Reybrouck, dengan keahliannya sebagai sejarawan, memberikan perspektif mengenai peran Sukarno dalam konteks sejarah Indonesia dan dunia. Ia menjelaskan bagaimana Sukarno mampu menginspirasi rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan dan membangun negara yang berdaulat.

Mengenai kontribusi Sukarno dalam membangun solidaritas antar negara-negara berkembang. Konferensi Asia-Afrika, yang diprakarsai oleh Sukarno, menjadi momentum penting dalam sejarah dunia. Konferensi ini menjadi wadah bagi negara-negara Asia dan Afrika untuk bersatu dan memperjuangkan kepentingan bersama. Sukarno berhasil membangun jembatan antara negara-negara yang baru merdeka dan memberikan suara bagi mereka di panggung dunia.

Acara ini dimoderatori oleh Hilmar Farid, seorang sejarawan yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sejarah Indonesia. Bonnie Triyana, seorang sejarawan dan anggota DPR RI, memberikan pengantar yang memaparkan konteks sejarah dan politik yang relevan dengan topik yang dibahas. Kehadiran para tokoh ini menambah bobot acara dan memberikan wawasan yang beragam bagi para peserta.

Kuliah umum ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang tertarik dengan sejarah Indonesia. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa topik mengenai Sukarno dan sejarah Indonesia masih relevan dan menarik untuk dibahas. Acara ini menjadi ajang diskusi dan bertukar pikiran mengenai isu-isu sejarah yang relevan dengan kondisi saat ini.

Dalam era globalisasi ini, penting bagi kita untuk memahami sejarah bangsa sendiri. Sejarah adalah fondasi bagi identitas kita sebagai bangsa. Dengan memahami sejarah, kita dapat belajar dari masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik. Kuliah umum ini memberikan kontribusi yang berharga dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai sejarah Indonesia.

"Sukarno and the Making of the New World" adalah sebuah acara yang inspiratif dan informatif. Acara ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran Sukarno dalam sejarah Indonesia dan dunia.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional
Piala Dunia 2026 Kunjungan Suporter Menurun Sektor Usaha Sesuaikan Target
Putri Bajrakitiyabha Berpulang Jejak Karier dan Peranannya di Dalam dan Luar Negeri
Peaceful Muharram 1448 H Rangkaian Kegiatan Ibadah dan Sosial di Mesjid Istiqlal
Satu Jam Tanpa Lampu Upaya Kurangi Emisi Karbon di Jakarta
Pembangunan di SMPN 1 Arjasari Kabupaten Bandung Disorot
Kunjungan Chit Ko Ko Oo Perkuat Silaturahmi dan Sebarkan Nilai Positif di MAN 2 Padang
Melestarikan Nilai Adat Perempuan Kei di Antara Tradisi dan Kehidupan Perkotaan
4 Pejabat Tinggi Pratama Baru Dilantik di Lingkungan Pemkab Bandung, Ini Kata KDS
Menstruasi dan Keterbatasan Ekonomi Tantangan yang Belum Sepenuhnya Terjawab
Inovasi dari Situasi Darurat Bagaimana Pembalut Sekali Pakai Mulai Dikenal Masyarakat
Musik sebagai Medium Pemikiran Menafsirkan Pergulatan Batin dalam Komposisi Yekeshish
Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026