Pemerintah Luncurkan Peraturan Implementasi PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 7 Mar 2026 12:52
    Bagikan  
Pemerintah Luncurkan Peraturan Implementasi PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
Istimewa

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

NARASINETWORK.COM - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Aturan ini disahkan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid pada Jumat (6/03/2026) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital.

Peraturan tersebut berfungsi sebagai pedoman teknis bagi seluruh platform digital dalam menjalankan kewajiban terkait perlindungan anak di ruang digital. Penerbitan aturan ini menjadi bagian dari upaya negara untuk menangani risiko yang dihadapi anak-anak di internet.

Menurut Meutya Hafid, kebijakan ini menyertakan pembatasan akses akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi, termasuk media sosial dan layanan jejaring. Ancaman yang dihadapi anak-anak di ruang digital meliputi paparan konten pornografi, perundungan siber, dan penipuan online. Pemerintah bertujuan untuk memberikan dukungan kepada orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak di dunia maya.

Implementasi kebijakan akan dilakukan secara bertahap, dimulai pada 28 Maret 2026 dengan penonaktifan akun anak di bawah usia 16 tahun pada platform yang termasuk dalam kategori berisiko tinggi. Pada tahap awal, kebijakan diterapkan pada platform media sosial dan layanan jejaring seperti YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, X, Bigo Live, dan Roblox.

Pemerintah menyadari bahwa implementasi kebijakan ini akan memerlukan penyesuaian dari berbagai pihak terkait. Namun, langkah ini dianggap perlu untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Dengan penerapan kebijakan ini, Indonesia masuk dalam daftar negara yang mengambil tindakan konkret dalam pelindungan anak di era digital. Pemerintah berharap ruang digital Indonesia dapat menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan bertanggung jawab bagi generasi muda, serta memastikan transformasi digital berjalan sejalan dengan perlindungan terhadap anak-anak. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah memastikan teknologi memberikan manfaat bagi perkembangan manusia dan mendukung pertumbuhan generasi muda secara optimal.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional
Piala Dunia 2026 Kunjungan Suporter Menurun Sektor Usaha Sesuaikan Target