RSUD Majalaya Edukasi Masyarakat Sejak Dini, Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut

Senin, 13 Oct 2025 10:12
    Bagikan  
RSUD Majalaya Edukasi Masyarakat Sejak Dini, Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut
Gustav VR

Dr. Pidgi saat menyampaikan sosialisasi terkait kesehatan gigi dan mulut

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Suasana di ruang pendaftaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya tampak ramai, Senin (13/10/2025) pagi. Puluhan peserta duduk tertib sambil memperhatikan arahan dokter. Di depan ruangan, Dialah Dr. Pidgi, dokter gigi yang dikenal aktif menyosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi masyarakat RSUD Majalaya yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut.

Dalam paparannya, dr. Pidgi menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang menyepelekan perawatan gigi, bahkan hanya pergi ke dokter gigi ketika sudah mengalami sakit. Padahal, menurutnya, kesehatan gigi dan mulut memiliki kaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Bakteri dari gigi yang berlubang atau gusi yang terinfeksi bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan penyakit serius seperti gangguan jantung atau diabetes,” jelas dr. Pidgi. 

Ia juga mengingatkan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang benar, serta rutin melakukan pemeriksaan gigi minimal enam bulan sekali. Para pasien yang sedang menunggu berobat termasuk ibu-ibu dan siswa sekolah yang hadir, tampak antusias mengikuti arahan sang dokter.

undefined

Para pasien yang sedang menunggu berobat, mendengar arahan sosialisasi yang disampaikan dr. Pidgi./narasinewtwork./Gustav


Dalam kesempatan itu pula, Siti Rahma (38), warga Kecamatan Majalaya, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.

"Biasanya saya takut ke dokter gigi, tapi setelah dijelaskan tadi, saya jadi paham pentingnya perawatan gigi. Ternyata banyak penyakit yang bisa muncul kalau kita abai,” ujarnya sambil tersenyum.


Menutup kegiatan, dr. Pidgi menegaskan bahwa kebiasaan menjaga kesehatan gigi harus dimulai sejak dini. Ia mendorong para orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya cara menyikat gigi dengan benar dan membiasakan kontrol rutin ke dokter gigi.

"Senyum sehat berawal dari kebiasaan kecil. Jangan tunggu sakit baru datang ke dokter. Lebih baik mencegah sejak dini,” pesannya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat di wilayah Majalaya dan sekitarnya semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari gaya hidup sehat.


Selain itu, Kepala Bagian Perencanaan dan Kehumasan dr. Yanti Fadillah,MM.RS., MH, menyampaikan bahwa pihaknya, selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Baik melalui edukasi, sarana dan prasana maupun layanan kesehatan. 


"Tidak hanya pelayanan gigi dan mulut saja tapi secara keseluruhan. Dan kami harap peningkatan mutu layanan ini bisa memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan layanan dan informasi kesehatan sehingga meminimalisir angka orang sakit di wilayah majalaya," pungkasnya. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal
Perluas Penerima Manfaat, Sosialisasi Program MBG di Gelar di Desa Plandirejo Blitar
Program MBG di Kepatihan Tulungagung Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Harga Tahu Tempe Tetap Stabil Penyesuaian Hanya pada Volume
Pelantikan Dubes Andi Rahadian untuk Kesultanan Oman Merangkap Republik Yaman
Industri Kendaraan Niaga Menjadi Penopang Utama Sistem Logistik Nasional
Transformasi Birokrasi Kemenperin Optimalkan Layanan Lewat Digitalisasi
Kementerian Agama Terapkan WFH Setiap Jumat sebagai Bagian Modernisasi Budaya Kerja
Mengenal Koleksi Kundika Perunggu Dinasti Goryeo di Museum Nasional Korea
Sosialisasi MBG di Desa Bulupasar Kediri, Heru Tjahjono Ingatkan Pentingnya Nutrisi dan Pengasuhan Anak