Transformasi Layanan Kesehatan: RSUD Majalaya Antar Obat Hingga ke Rumah Petani

Kamis, 16 Oct 2025 22:16
    Bagikan  
Transformasi Layanan Kesehatan: RSUD Majalaya Antar Obat Hingga ke Rumah Petani
Gustav VR

Foto bersama jajaran RSUD Majalaya sesuai kegiatan sosialisasi aksi perubahan di ruang Aula

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-RSUD Majalaya menggelar sosialisasi aksi perubahan transformasi layanan kesehatan melalui program antar obat gratis dalam mendukung produktivitas petani dan mewujudkan swasembada pangan.

Kegiatan ini berlangsung di Aula RSUD Majalaya lantai 3, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, pada Kamis (16/10/2025).

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur RSUD Majalaya, drg. H. Anang Prasetiyono, Sp.BM (K), beserta jajaran pegawai, staf, dan manajemen rumah sakit.

Dalam sambutannya, drg. Anang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan kesehatan agar masyarakat, khususnya di wilayah Majalaya, dapat lebih mudah mengakses layanan rumah sakit.

“Setelah dirawat di sini, pasien yang berprofesi sebagai petani bisa langsung pulang tanpa harus antre obat di rumah sakit. Obatnya akan kami antarkan langsung ke rumah, jadi tinggal menunggu saja,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa program tersebut sementara hanya berlaku bagi pasien pengguna BPJS PBI, yakni peserta yang ditanggung pemerintah untuk warga kurang mampu.

“Saat ini masih tahap pertama dan fokus pada pasien petani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anang menambahkan bahwa target berikutnya adalah memperluas layanan antar obat gratis ini bagi seluruh masyarakat yang memiliki kartu BPJS PBI.

“Insya Allah, jika diberi kelancaran, kami berencana pada tahun 2026 atau 2027 program ini bisa diterapkan untuk semua masyarakat pemegang BPJS PBI,” imbuhnya.

Ia pun berharap program inovatif ini mendapat dukungan dari berbagai pihak karena bertujuan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit.

“Program ini juga berdampak pada pengurangan antrean pasien di RSUD Majalaya, khususnya di bagian pengambilan obat. Dengan sistem pelayanan digital, semuanya bisa lebih cepat dan efisien—dalam hitungan menit dan bisa diakses dari mana saja,” pungkasnya.

Penandatanganan komitmen bersama

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan serta menyukseskan program tersebut.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

41 Wartawan dan Sastrawan Kunjungi Kampung Adat Baduy dalam Rangkaian Peringatan HPN 2026
Mentan Andi Amran Sulaiman Pastikan Dukungan Maksimal untuk Petani Terdampak Bencana di Tiga Provinsi Sumatera
AIPA Secretary General Receives Courtesy Call from Georgian Ambassador to ASEAN and Indonesia
Pendaftaran Bimtek SIINas 2026 Dibuka Pelaku Industri Tangerang Dapat Ikut Secara Gratis
Pasar Anyar Tangerang Siap Menyambut Ramadan Akan Hadirkan Kuliner Malam dan UMKM
Alun-alun Benda Kota Tangerang Bakal Jadi Wisata Edukasi Berbasis Kawasan Aerotropolis
Prima Colastic Cup 2026 Kota Tangerang Digelar Puluhan Sekolah Ikuti Lomba Kepramukaan hingga E-Sport
SDN Pademangan Timur 05 Siap Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Perbaikan Plafon Capai 95 Persen
Calon Pegawai RSHS Diperas Hingga Jual Aset, Oknum Orang Dalam Diduga Terlibat
Sosialisasi Perpipaan PDAM di Maruyung Pacet, Fokus pada Teknis Pelaksanaan
Suku Baduy Cagar Budaya Banten dengan Kehidupan Tradisional yang Tetap Terjaga
PWI Banten dan Pemkab Lebak Gelar Kemah Budaya HPN 2026 di Wilayah Adat Baduy
John Herdman Resmi Jabat Pelatih Timnas Indonesia Target Bawa Garuda ke Panggung Dunia
Bapenda Kabupaten Bandung Rilis Tutorial Pembayaran Pajak Daerah dan Pelaporan SPTPD Secara Digital
25 Indonesian Professionals Complete Australia Awards Course on Transparency and Leadership
2.445 Kartu Transportasi Transjakarta Gratis Akan Didistribusikan Pemkot Jakarta Pusat Melalui Camat dan Lurah
Pemkot Jakarta Pusat Gerak Cepat Bersihkan Saluran Air dan Periksa Pohon Rawan Tumbang
Bahasa yang Manusiawi untuk Penyandang Disabilitas Memahami Istilah Resmi dan Pilihan Komunitas
Review Film Narasinetwork : Sumala (2024) Pesan Sosial tentang Tekanan Perempuan dan Penerimaan Disabilitas
DEEP Indonesia: Usulan Pilkada oleh DPRD Langkah Mundur Demokrasi dan Buka Karpet Merah Oligarki Daerah