Antisipasi Kerawanan Ramadan, Satpol PP Kabupaten Bandung Turun Hingga Tingkat Desa

Selasa, 3 Mar 2026 22:26
    Bagikan  
Antisipasi Kerawanan Ramadan, Satpol PP Kabupaten Bandung Turun Hingga Tingkat Desa
Istimewa

Petugas Satpol PP saat memberikan teguran kepada PKL di bahu jalan raya Soreang

NARASINETWORK.COM - KABUPATEN BANDUNG 

-Memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Satpol PP Kabupaten Bandung meningkatkan pengawasan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (trantibum) di berbagai titik strategis.


Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kabupaten Bandung, Irwan Hardiansyah Ruhiyat menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun sejumlah agenda kegiatan untuk memastikan suasana Ramadan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


Irwan menjelaskan, patroli rutin akan lebih diintensifkan hingga ke tingkat desa dan kecamatan, khususnya di pusat-pusat keramaian.


“Menjelang waktu berbuka puasa biasanya terjadi peningkatan aktivitas masyarakat. Karena itu, patroli trantibum kami tingkatkan, terutama di area yang menjadi pusat keramaian,” ujarnya, Selasa (3/3/2026). 


Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, kemacetan, maupun kerawanan lainnya yang kerap muncul saat masyarakat berburu takjil atau kebutuhan berbuka puasa.


PKL Diimbau Tertib dan Tidak Ganggu Lalu Lintas


Selain patroli, Satpol PP juga mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) agar tetap tertib dalam beraktivitas.


Menurut Irwan, keberadaan PKL saat Ramadan memang menjadi bagian dari dinamika ekonomi masyarakat. Namun demikian, aktivitas perdagangan tidak boleh sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan.


“Kami mengimbau kepada para PKL agar tetap tertib dan memperhatikan lokasi berdagang. Jangan sampai menghambat arus kendaraan atau menimbulkan potensi kecelakaan,” tegasnya.


Pendekatan yang dilakukan, kata dia, mengedepankan pembinaan dan pengawasan persuasif, dengan tetap berpegang pada aturan yang berlaku.


Bergabung dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026


Dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri, Satpol PP Kabupaten Bandung juga akan bergabung dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang dipimpin oleh Polresta Bandung.


Keterlibatan Satpol PP dalam operasi tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi guna menciptakan situasi yang aman dan terkendali selama momentum Lebaran.


“Kami akan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 bersama Polresta Bandung dan unsur terkait lainnya,” jelas Irwan.


Penertiban Spanduk dan Reklame

Terkait reklame dan billboard, Satpol PP menyatakan masih menunggu jadwal penertiban dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).


Sementara itu, penertiban spanduk liar tetap dilakukan secara rutin melalui patroli harian. Upaya ini bertujuan menjaga estetika wilayah sekaligus memastikan pemasangan atribut promosi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Irwan menegaskan, seluruh agenda tersebut merupakan bagian dari komitmen Satpol PP dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal