Dari PKB untuk Rakyat: Kang Cucun Hadirkan Ambulans Gratis di 31 Kecamatan

Rabu, 4 Mar 2026 18:45
    Bagikan  
Dari PKB untuk Rakyat: Kang Cucun Hadirkan Ambulans Gratis di 31 Kecamatan
Gustav VR

Serah terima 31 mobil ambulans PKB

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal, menyerahkan 31 unit kendaraan layanan kesehatan bertajuk “Ambulans PKB Siaga” kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.


Penyerahan ambulans tersebut dilakukan secara simbolis kepada Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dalam rangkaian Silaturahmi Akbar PKB Kabupaten Bandung yang digelar di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Solokanjeruk, Rabu (4/3/2026).


Program ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen PKB dalam menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Ambulans Gratis untuk Masyarakat

Dalam sambutannya, Cucun menegaskan bahwa pengadaan ambulans ini bukan sekadar program simbolik, melainkan bagian dari upaya konkret PKB untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


Menurutnya, seluruh ambulans tersebut harus difungsikan secara optimal untuk membantu masyarakat, baik dalam kondisi darurat maupun kebutuhan pelayanan kesehatan lainnya.


“Fungsikan mobil layanan kesehatan ini untuk membantu masyarakat, baik dalam kondisi darurat maupun pelayanan kesehatan lainnya. PKB harus menjadi bagian dari solusi,” ujar Cucun.


Ia menjelaskan bahwa 31 ambulans multifungsi tersebut akan melayani masyarakat secara gratis di seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung. Selain itu, kendaraan layanan kesehatan ini disiapkan untuk beroperasi selama 24 jam penuh dengan pengemudi yang selalu siaga.


Politik Kehadiran PKB

Sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PKB, Cucun juga menitipkan pesan khusus kepada sekitar 36 ribu kader PKB di Kabupaten Bandung agar terus menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat.


Ia menegaskan bahwa PKB bukanlah partai yang hadir hanya menjelang pemilu, melainkan partai yang konsisten berada di tengah masyarakat.


“Ketika yang lain menghindar, PKB harus tampil. Politik PKB bukan politik lima tahunan, tetapi politik kehadiran dan kebermanfaatan. Politik kerja nyata,” tegasnya.


Cucun juga menekankan bahwa partai politik harus mampu menjadi jembatan bagi masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi.


“Parpol harus siap menjadi wasilah atau jembatan bagi masyarakat. Kader PKB harus naik kelas menjadi penggerak perubahan, tidak hanya hadir saat kampanye atau kuat di struktur saja,” tuturnya.


Fokus Pendidikan dan Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Cucun juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat. Melalui rumah aspirasi, ia ingin memastikan tidak ada persoalan pendidikan yang terabaikan, mulai dari tingkat SD hingga SMA.


Ia juga mendorong optimalisasi berbagai program bantuan pendidikan, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), agar benar-benar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Saya tidak mau ada problem pendidikan dari SD, SMP sampai SMA. Manfaatkan program beasiswa lewat KIP. Kader PKB harus melayani rakyat 24 jam dan menunjukkan bahwa kader PKB hadir untuk masyarakat,” tegasnya.


Cucun menambahkan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar juga mendorong seluruh kader PKB untuk aktif memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, hingga ekonomi.

“Saya tidak ingin mendengar ada warga yang ditolak rumah sakit atau anak yang putus sekolah. Kader PKB harus menjadi garda terdepan membantu masyarakat,” tambahnya.


Apresiasi untuk Kader PKB

Sementara itu, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang telah bekerja keras hingga mengantarkan PKB menjadi partai terbesar di Kabupaten Bandung pada pemilu legislatif lalu.


“Atas kerja keras dan kebersamaan seluruh kader, PKB bisa menjadi juara di Kabupaten Bandung. Ini adalah hasil perjuangan bersama,” ungkap Kang DS yang juga menjabat Bupati Bandung.


Ia juga mengingatkan seluruh kader PKB agar terus peka terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat, mulai dari masalah sosial hingga rumah tidak layak huni (rutilahu).


Menurutnya, keberadaan kader PKB di tengah masyarakat harus benar-benar memberikan manfaat nyata.

“Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal