Festival Indonesia di Chile Tarik Perhatian Pengunjung dengan Seni, Budaya, dan Kuliner

Kamis, 27 Nov 2025 15:51
    Bagikan  
Festival Indonesia di Chile Tarik Perhatian Pengunjung dengan Seni, Budaya, dan Kuliner
Istimewa

Festival Indonesia yang diselenggarakan KBRI Santiago di Chile sukses mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

NARASINETWORK.COM - KBRI Santiago menggelar Festival Indonesia di Mall Casacostanera untuk memperingati 60 Tahun Hubungan Diplomatik antara Indonesia dengan Chile. Acara yang berlangsung selama 4 hari (20-23 November 2025) ini menampilkan pameran kerajinan tangan dan kesenian Indonesia, penampilan budaya, demonstrasi gastronomi, serta promosi pariwisata Indonesia.

Mall Casacostanera, pusat perbelanjaan eksklusif di kawasan Vitacura, Santiago, menjadi lokasi penyelenggaraan acara yang menargetkan pengunjung dari kalangan menengah ke atas. Dalam festival ini, KBRI Santiago bekerja sama dengan pengimpor produk kerajinan asal Indonesia seperti Tigalas dan Amush untuk memamerkan produk seperti patung, gong, dan dekorasi lainnya. Restoran Nusantara Indonesia juga turut berpartisipasi dengan memamerkan produk makanan Indonesia seperti kopi dan mie instan.

Pada hari pertama, kelompok tari binaan KBRI Santiago membuka acara dengan menampilkan Tari Mak Inang Pulau Kampai. Festival Indonesia hari kedua diisi dengan talkshow promosi pariwisata Indonesia bertajuk “Discover Indonesia: Hidden Wonders and Living Culture” yang menghadirkan Carla Brodsky dari agensi perjalanan BALIBUTA dan Rizal Wahyudi dari Fungsi Konsuler KBRI Santiago sebagai narasumber.

Setelah talkshow, Chef Sutiyono, Chef Resmi Duta Besar Republik Indonesia untuk Chile, memberikan demonstrasi kuliner Indonesia dengan menu Mie Goreng Katsu Sambal Matah. Kedua agenda ini, khususnya demonstrasi masak, menarik perhatian banyak pengunjung Mall Casacostanera.

Pada hari ketiga, Gamelan Sudakarta menampilkan 4 tembang, yaitu Wilujeng, Mugi Rahayu, Puspawarna, dan Singa Nebah dengan aransemen gadhon yang menggunakan 7 instrumen. Kelompok tari juga turut memeriahkan acara dengan menampilkan Tari Pendet dari Bali dan Tari Jaipong Kembang Tanjung pada hari keempat.

Para pengunjung pun ikut berpartisipasi dengan menari Poco-poco bersama. Festival Indonesia berlangsung meriah dan disambut dengan antusiasme tinggi dari para pengunjung. KBRI Santiago mencatat rata-rata jumlah pengunjung per hari mencapai 800 orang, dengan puncak keramaian terjadi pada hari Sabtu lalu (22/11/2025).

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal
Perluas Penerima Manfaat, Sosialisasi Program MBG di Gelar di Desa Plandirejo Blitar
Program MBG di Kepatihan Tulungagung Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Harga Tahu Tempe Tetap Stabil Penyesuaian Hanya pada Volume
Pelantikan Dubes Andi Rahadian untuk Kesultanan Oman Merangkap Republik Yaman
Industri Kendaraan Niaga Menjadi Penopang Utama Sistem Logistik Nasional
Transformasi Birokrasi Kemenperin Optimalkan Layanan Lewat Digitalisasi
Kementerian Agama Terapkan WFH Setiap Jumat sebagai Bagian Modernisasi Budaya Kerja
Mengenal Koleksi Kundika Perunggu Dinasti Goryeo di Museum Nasional Korea
Sosialisasi MBG di Desa Bulupasar Kediri, Heru Tjahjono Ingatkan Pentingnya Nutrisi dan Pengasuhan Anak