Wayang Kulit "Pulung Ratu" Guncang Tangerang Kisah Kepemimpinan Dipentaskan dengan Meriah

Minggu, 30 Nov 2025 12:11
    Bagikan  
Wayang Kulit "Pulung Ratu" Guncang Tangerang Kisah Kepemimpinan Dipentaskan dengan Meriah
Nana Wiyono

Pagelaran wayang kulit dengan lakon Pulung Ratu sukses dipentaskan di Kota Tangerang oleh dalang Ki Heri Sutrisno atas inisiatif Paguyuban Warga Karanganyar (Pagaranyar).

NARASINETWORK.COM - Seni wayang kulit kembali mempesona. Lakon "Pulung Ratu" sukses dipentaskan oleh dalang Ki Heri Sutrisno di Kota Tangerang untuk pertama kalinya. Acara ini diselenggarakan oleh Paguyuban Warga Karanganyar (Pagaranyar).

Ketua Umum Pagaranyar, Ragil, menjelaskan bahwa Ki Heri Sutrisno bersama para seniman dari ISI Surakarta berhasil menggabungkan tradisi wayang kulit dengan sentuhan kritik sosial. Pertunjukan ini berhasil menghibur ratusan penonton dari berbagai kalangan, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, di Tangerang Convention Center (TCC) Karawaci.

Lakon "Pulung Ratu" mengisahkan tentang pencarian jati diri seorang pemimpin. Selama enam jam, penonton diajak untuk merenungkan nilai-nilai kepemimpinan, pengorbanan, dan ketulusan dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.

"Kami bangga bisa menyajikan pagelaran wayang kulit yang istimewa ini. Pemilihan lakon 'Pulung Ratu' bertujuan untuk menyajikan kisah tentang kepemimpinan yang relevan bagi generasi masa depan," ujar Ragil.

Pagelaran ini juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-108 Kabupaten Karanganyar dan HUT ke-19 Pagaranyar Jabodetabek. Masyarakat perantau asal Karanganyar pun turut hadir memeriahkan acara.

"Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Sekitar 500 penonton hadir dan menikmati pagelaran ini," tambah Ragil.

Diharapkan, pagelaran wayang kulit ini dapat memberikan edukasi dan mengenalkan seni tradisional kepada masyarakat luas, khususnya di Kota Tangerang.

"Kami berharap acara seperti ini dapat terus diadakan dengan lebih meriah di tahun-tahun mendatang, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat," pungkas Agus Supriadi, warga Karanganyar yang merantau di Jabodetabek.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”