Buku "Jalan Menuju Peradaban dan Pembeda Generasi yang Berproses"

Sabtu, 3 Jan 2026 15:27
    Bagikan  
Buku "Jalan Menuju Peradaban dan Pembeda Generasi yang Berproses"
Nana Wiyono

Buku berperan penting dalam perkembangan peradaban dan menjadi pembeda antara mereka yang mencari pemahaman instan (hanya tampak pandai dengan pemahaman permukaan) dan yang memilih proses pembelajaran utuh.

NARASINETWORK.COM - Peradaban manusia tumbuh dan berkembang seiring kemampuan untuk menyimpan, mentransfer, dan mengembangkan pengetahuan. Buku telah lama menjadi wadah utama yang membawa peradaban melintasi zaman, menyampaikan gagasan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Namun, peran buku tidak hanya sebatas alat untuk memahami bagaimana peradaban terbentuk dan berkembang. Lebih dari itu, buku menjadi pembeda yang jelas antara mereka yang mencari pemahaman secara instan dengan tampilan pandai, dan mereka yang memilih jalan panjang dengan proses pembelajaran yang utuh.

Masyarakat kini dihadapkan pada kemudahan akses informasi yang belum pernah ada sebelumnya. Teknologi membawa berbagai konten dalam bentuk ringkas dan cepat diserap, membuat banyak orang merasa telah menguasai topik tertentu hanya dengan membaca ringkasan singkat atau mengikuti konten yang dirangkum dengan cepat.

Mereka yang cenderung mencari pemahaman instan seringkali menunjukkan diri sebagai orang yang pandai, padahal pemahaman mereka hanya sebatas permukaan. Informasi yang diperoleh dengan cara ini tidak memberikan pondasi yang kokoh, karena tidak melalui tahap pemikiran kritis, analisis yang mendalam, atau refleksi yang diperlukan untuk mengubah pengetahuan menjadi wawasan.

Sebaliknya, mereka yang memilih buku sebagai sarana pembelajaran menunjukkan komitmen terhadap proses. Membaca buku membutuhkan waktu, kesabaran, dan fokus yang terus-menerus. Setiap halaman yang dibaca membawa pembaca melalui alur pikiran penulis, memperkenalkan argumen yang terstruktur, contoh yang relevan, dan pertimbangan yang matang.

Proses ini melatih kemampuan untuk mengikuti urutan berpikir, mengevaluasi bukti, dan menghubungkan berbagai konsep menjadi pemahaman yang utuh. Buku tidak memberikan jawaban yang langsung dan mudah dicerna, melainkan mengajak pembaca untuk terlibat aktif dalam perjalanan mencari makna.

Perbedaan antara kedua kelompok ini tampak jelas dalam cara mereka menghadapi masalah dan mengambil keputusan. Mereka yang bergantung pada pemahaman instan cenderung menggunakan informasi yang tidak teruji atau tidak lengkap, sehingga seringkali menghasilkan kesimpulan yang salah atau tindakan yang tidak tepat.

Sementara itu, mereka yang melalui proses pembelajaran dengan buku memiliki dasar pemahaman yang kuat, sehingga mampu menganalisis situasi dengan lebih teliti dan menemukan solusi yang tepat.

Lokasi: Library of Mr. Riri Satria

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gerak Tari Tradisional Kembali Diminati Jadi Bagian Gaya Hidup Moderat Berakar Budaya
Rara Allegories of the Southern Sea Bawa Mitologi Jawa Timur ke Panggung Internasional
Menuju Kota Sehat Swastisaba Paripurna Tangerang Raih 37 Capaian di Bidang Kesehatan
Kota Tangerang Sukses Capai Target Imunisasi Lebih dari 100% untuk IDL dan IBL
Buku "Jalan Menuju Peradaban dan Pembeda Generasi yang Berproses"
Jakarta Utara Respons Cepat Genangan Rob di Jalan RE Martadinata Berhasil Diselesaikan
BLK Kota Tangerang Luncurkan Program Pelatihan AI dan Chatbot Gratis Tahun 2026
23 UMKM Binaan Jakpreneur Ramaikan Bakul Juara Jakarta Utara di Awal Tahun 2026
16 Anak Stunting di Bogor Utara Lulus Usai Enam Bulan Intervensi Bersama Rumah Zakat
Prancis Kirim Delegasi ke Indonesia Bahas Isu Multilateral, Kerja Sama, dan Dukung Program Makan Bergizi
Komisi B DPRD Kota Depok Paparkan Renja Tahun 2026 di Paripurna Pembukaan Masa Sidang Pertama
100 Tahun Jam Gadang IMLF-4 Hadirkan Festival Literasi Internasional dengan Konsep Serba Seratus
Liburan Backpacking Kebebasan Pembelajaran dan Keterhubungan dengan Lingkungan
Tasyakuran Program Sosial Jakarta Utara Bedah Rumah dan Bantuan untuk Guru Honorer
Bank Sampah Melati RW 02 Jakarta Timur Hasilkan Rp1 Juta dari 377 Kg Sampah Anorganik
Kota Tua Jakarta Bersinar dengan Jakarta Light Festival Menyambut Tahun Baru 2026
Pemkot Depok Komitmen Jaga Ketertiban 4.126 Objek Pelanggaran Ditertibkan
Pusdiklatcab Pramuka Kota Bogor Denny Mulyadi Tekankan Pentingnya Regenerasi dan Komunikasi
Jakarta Music Festival Rayakan Tahun Baru dengan Doa dan Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Sumatra
Forkopimcam Ciparay Intensifkan Monitoring Malam Tahun Baru 2026, Jaga Kondusivitas Wilayah