Indonesia Jangkar Keselamatan dan Keberlanjutan Maritim Global

Jumat, 14 Nov 2025 14:11
    Bagikan  
Indonesia Jangkar Keselamatan dan Keberlanjutan Maritim Global
Istimewa

Indonesia menegaskan komitmennya untuk sektor maritim global yang aman dan berkelanjutan dalam acara di Jakarta. Menteri Perhubungan menyoroti peran aktif Indonesia di IMO dan upaya negara dalam meningkatkan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan.

NARASINETWORK.COM - Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, kembali menyatakan kesungguhan Indonesia dalam berperan aktif mewujudkan sektor maritim global yang aman, inklusif, serta berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan saat Resepsi Diplomatik Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C Periode 2026–2027, di Jakarta.

Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memikul tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan pelayaran dan kelestarian lingkungan laut. Ia juga menyinggung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, di mana pemerintah berupaya memperkuat tata kelola kelautan yang baik serta memperluas kerja sama internasional dalam keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan laut, kesejahteraan pelaut, dan peningkatan kapasitas SDM maritim.

"Sejak bergabung dengan IMO pada 1961, dan terus berada di Dewan IMO sejak 1973, Indonesia konsisten dalam menegakkan standar global untuk keselamatan dan keamanan di laut, perlindungan lingkungan laut, kesejahteraan pelaut, dan pengembangan kapasitas melalui kolaborasi erat dengan negara-negara maritim lain," kata Dudy Purwagandhi.

Ia menambahkan, Indonesia terus berupaya memastikan standar keselamatan tertinggi di laut dengan meningkatkan sistem komunikasi maritim dan mengintegrasikan instrumen IMO ke dalam kebijakan serta peraturan nasional.

Selama menjadi anggota Dewan IMO periode 2024–2025, Indonesia telah mencapai beberapa hal penting. Di antaranya implementasi penuh Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok sejak 2020 yang meningkatkan keselamatan pelayaran, serta penetapan Nusa Penida dan Gili Matra sebagai Particularly Sensitive Sea Area (PSSA) oleh IMO pada Oktober 2024.

Indonesia juga aktif mendukung upaya dekarbonisasi maritim melalui penerapan program B40 biodiesel, penggunaan kapal berbahan bakar LNG, pengembangan teknologi hibrida LNG-listrik, dan proyek energi terbarukan seperti hidrogen hijau serta bioetanol.

Di bidang pelabuhan, Indonesia telah menerapkan sistem digital Inaportnet di 264 pelabuhan sesuai Konvensi FAL, serta membangun fasilitas Onshore Power Supply (OPS) di pelabuhan besar untuk menekan emisi gas rumah kaca. Indonesia juga mengadakan pelatihan Training of Trainers (ToT) dan Training of Examiners (ToE) IMO Model Course bagi negara-negara Afrika Barat dan Tengah, sebagai bentuk dukungan bagi negara berkembang dan kepulauan kecil.

Dudy Purwagandhi berharap negara-negara anggota IMO terus memberikan dukungan terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan IMO untuk periode 2026-2027.

"Kami siap memperkuat peran IMO dan memajukan sektor maritim global yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh melalui komitmen, kolaborasi, dan tindakan nyata. Mari bersama-sama menuju masa depan maritim yang lebih baik," pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenhub Antoni Arif Priadi, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Kepala BPSDMP Djarot Tri Wardhono, serta duta besar dan perwakilan negara anggota IMO.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Srikandi DPC PKB Kab. Bandung Dorong Muscab Jadi Momentum Konsolidasi dan Lompatan Kursi
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi