Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Rahayu Bandung, Cetak Generasi Sehat dan Berdaya Saing

Senin, 27 Oct 2025 13:20
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Rahayu Bandung, Cetak Generasi Sehat dan Berdaya Saing
Dok. Tim MBG

Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Rahayu Bandung, Cetak Generasi Sehat dan Berdaya Saing

NARASINETWORK.COM -Anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun merupakan aset masa depan bangsa yang memiliki potensi besar dalam melanjutkan pembangunan Indonesia.

DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di GOR Badminton Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, pada Jumat, (24/10).

Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, sekaligus Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan, serta Perwakilan Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala.

Baca juga: Program MBG Hadir di Kota Kediri, Dukungan Masyarakat Bantu Wujudkan Generasi Sehat dan Unggul

Dalam kesempatannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, menegaskan pentingnya Program MBG sebagai investasi bangsa. Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

"Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah strategis untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing. DPR RI berperan dalam memastikan dasar hukum, pengawasan anggaran, dan keberlanjutan program di seluruh daerah." Tutur Netty Prasetiyani.

Ia juga menambahkan pentingnya pengawasan kualitas makanan dan transparansi penggunaan dana, serta peran keluarga. "Orang tua tetap memiliki tanggung jawab utama memberikan gizi yang baik sejak anak usia dini, karena ketahanan gizi dimulai dari rumah." tambahnya.

Baca juga: Program MBG Hadir di Tulungagung, Wujud Nyata Komitmen Membangun Generasi Sehat dan Unggul

Kemudian, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan dalam paparannya menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya strategis mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas SDM.

"Program MBG menyasar anak usia sekolah hingga kelompok rentan gizi buruk. Ini adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berprestasi." jelas Ahmad Heryawan

Baca juga: Program MBG Hadir di Kota Kediri, Dukungan Masyarakat Bantu Wujudkan Generasi Sehat dan Unggul

"Selain menurunkan stunting dan meningkatkan daya tahan tubuh serta konsentrasi belajar, program ini juga memberdayakan petani dan UMKM lokal." lanjutnya.

Sementara itu, Perwakilan Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala, menyampaikan bahwa program ini didukung sistem tata kelola digital untuk pengawasan dan transparansi.

Baca juga: SOSIALISASI Program MBG Hadir di Desa Jatinom Blitar, BGN Tekankan Peningkatan Gizi dan Pangan Lokal

"Pelaksanaan MBG mengacu pada empat standar: kecukupan kalori, keseimbangan gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Semua disusun oleh ahli gizi dengan memanfaatkan bahan baku lokal." Imbuh Anyelir.

Ia juga menambahkan dampak positif program terhadap perekonomian daerah. "MBG meningkatkan permintaan hasil pertanian, perikanan, serta UMKM, membuka lapangan kerja dan memperkuat kemandirian pangan daerah."

 

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis dan mendorong kolaborasi pemerintah, legislatif, tenaga pendidikan, serta masyarakat dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Ambassador Welcomes CMUNCE 2026 Delegation from SMA Lab School Cibubur
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK
Advancing National Competitiveness Cabinet Analyses Indonesia-UK Academic Partnerships
Wawancara Tokoh : Rini Intama "A Touch of Heritage by Dinayra Indonesian Wastra in Modern Fashion"
A Touch of Heritage by Dinayra Mengangkat Warisan Budaya dalam Desain Busana
POR DPRD Dimulai, Eksekutif dan Legislatif Bagai 2 Sisi Mata Uang
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!
Pemkab Bandung Teken SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial, Perkuat Integrasi Data Pembangunan
Targetkan 40 Ribu Bidang, Kakan ATR/BPN Kabupaten Bandung Lantik dan Ambil Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satgas
Breaking News! Ekspose APBDes 2026 Perdana Digelar di Kecamatan Ciparay
Insomnia Mengapa Sulit Tidur dan Bagaimana Mengatasinya?
Museum Sastra Indonesia Resmi Beroperasi di Aia Angek Kegiatan Literasi Hadirkan Pelajar dan Sastrawan
Singapore Art Week 2026 Hadirkan Tokoh Internasional Program Seni Beragam
Kelme Asal Spanyol Jadi Mitra Apparel Timnas Indonesia dan Timnas Futsal
Australia Highlights New Colombo Plan on International Day of Education Focus on Asia Capability