IndoBuildTech & GAFA 2025 Memacu Inovasi dan Kompetensi Industri Nasional

Senin, 10 Nov 2025 00:18
    Bagikan  
IndoBuildTech & GAFA 2025 Memacu Inovasi dan Kompetensi Industri Nasional
Istimewa

IndoBuildTech & GAFA 2025 merupakan platform strategis untuk mendorong inovasi dan kolaborasi di industri konstruksi dan teknologi kaca Indonesia.

NARASINETWORK.COM - Penyelenggaraan IndoBuildTech Expo Part 2 dan Glasstech Asia Fenestration Asia (GAFA) 2025 menjadi titik tolak penting dalam mempererat kerja sama antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan pelaku industri.

Acara ini bukan hanya menjadi tempat untuk menampilkan perkembangan terbaru di bidang material konstruksi dan teknologi kaca, tetapi juga menjadi fondasi utama untuk membangun ekosistem industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

Kemenperin mengapresiasi pelaksanaan IndoBuildTech dan GAFA 2025, yang diikuti oleh lebih dari 400 merek dari dalam dan luar negeri dari 11 negara. Keikutsertaan yang besar ini mencerminkan keyakinan terhadap potensi industri Indonesia dan menjadi cara efektif bagi industri lokal untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk unggulan, serta meningkatkan peran dalam rantai pasok global.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menyatakan bahwa IndoBuildTech dan GAFA 2025 adalah waktu yang tepat bagi industri konstruksi, arsitektur, dan manufaktur nasional. Sektor ILMATE sendiri telah memberikan andil besar terhadap industri pengolahan nonmigas, dengan capaian 24,75% dan pertumbuhan 5,19% pada triwulan II tahun 2025. Ini menunjukkan peran penting sektor ILMATE dalam memperkuat struktur industri nasional dan menopang pertumbuhan ekonomi.

Pameran ini juga menjadi sarana untuk memperteguh posisi industri material konstruksi dan teknologi kaca nasional di pasar global. Kemenperin menilai IndoBuildTech dan GAFA berperan penting dalam membuka peluang kerja sama, memperluas jangkauan pasar, serta mempercepat alih teknologi.

Keikutsertaan Kemenperin melalui Paviliun Kemenperin, yang menampilkan berbagai industri binaan ILMATE seperti industri baja, aluminium, dan peralatan dapur, adalah langkah nyata dalam mempromosikan kemampuan industri nasional serta mendukung pembangunan infrastruktur dan program industrialisasi di Indonesia.

Tema yang diangkat GAFA 2025, yang berfokus pada perkembangan teknologi kaca dan fasad berkelanjutan, selaras dengan arah kebijakan industri hijau dan penguatan industrialisasi berbasis inovasi yang sedang didorong oleh pemerintah. Ini menandakan komitmen industri untuk berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dengan diselenggarakannya IndoBuildTech & GAFA 2025, diharapkan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi penguatan industri nasional, mendorong investasi, dan membuka peluang ekspor bagi produk-produk Indonesia yang berdaya saing. Acara ini menjadi bukti konkret bahwa kerja sama antara pemerintah, pelaku industri, dan berbagai pihak terkait dapat menghasilkan inovasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi industri nasional.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan