Transformasi Pendidikan Digitalisasi Pembelajaran Sentuh Daerah 3T di Kalimantan Timur dan Maluku

Selasa, 18 Nov 2025 14:10
    Bagikan  
Transformasi Pendidikan Digitalisasi Pembelajaran Sentuh Daerah 3T di Kalimantan Timur dan Maluku
Istimewa

Sekolah Terpadu Samarinda menjadi pelopor digitalisasi pendidikan di Kalimantan Timur dan Maluku, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan Komisi X DPR RI. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T.

NARASINETWORK.COM - Di tengah semangat transformasi pendidikan di Samarinda, Sekolah Terpadu menjadi pelopor digitalisasi pembelajaran. Antusiasme siswa dalam berinteraksi dengan Papan Interaktif Digital menciptakan suasana baru dalam pendidikan daerah.

Saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengunjungi sekolah yang terdiri dari SDN 028 Sungai Kunjang, SMPN 16 Samarinda, dan SMA Prestasi Samarinda pada September 2025, sambutan hangat dari siswa dan guru mencerminkan harapan besar terhadap program revitalisasi sekolah.

“Menteri Mu’ti menyaksikan langsung pembelajaran dengan Papan Interaktif Digital, yang membuat kelas lebih hidup,” ujar Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Armin, saat ditemui di Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah: Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Tangerang, (13/11/2025).

Armin menambahkan bahwa program digitalisasi ini sangat positif, terutama bagi daerah terpencil yang membutuhkan infrastruktur digital dan asrama untuk siswa di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). "Meski Angka Partisipasi Kasar (APK) kami mencapai 98,75%, tantangan dropout tetap ada karena jarak tempuh yang jauh. Kami berharap bantuan dari pusat dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan menyediakan fasilitas yang memadai," ungkapnya.

Kisah serupa datang dari Maluku. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Sarlota Singerin, menjelaskan bagaimana transformasi ini mengubah pendidikan di wilayahnya.

"Digitalisasi menjadi penopang utama pendidikan kami. Dengan program revitalisasi dari pemerintah pusat, kami telah melayani sekitar 100 unit SMA dan SMK. Ini membuat sekolah-sekolah di daerah perbatasan kami kini setara dengan sekolah-sekolah di kota besar. Guru-guru dapat mengajar dengan gembira karena memiliki sarana yang memadai, dan informasi pembelajaran tersebar merata ke seluruh kepulauan. Kami berharap program ini terus berlanjut sehingga lebih dari 400 sekolah di Maluku dapat terlayani secara optimal," tegas Sarlota.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa target revitalisasi dan digitalisasi ditetapkan selesai pada 15 Desember 2025, termasuk pelaksanaan dan pelaporan.

“Namun, kami memahami bahwa beberapa sekolah atau daerah memiliki kondisi khusus, mungkin akses geografis yang sulit atau kendala cuaca ekstrem. Untuk kasus seperti ini, dispensasi akan diberikan setelah melalui proses monitoring dan evaluasi yang ketat. Yang penting, bantuan ini tepat sasaran dan sekolah-sekolah yang paling membutuhkan mendapat prioritas," imbuh Menteri Mu’ti.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyatakan dukungan penuh untuk program ini melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

"Komisi X siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan revitalisasi dan digitalisasi pendidikan berjalan lancar. Kami akan memastikan alokasi anggaran tepat sasaran, melakukan pengawasan agar dana APBN digunakan secara transparan, dan mengawal revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional agar lebih responsif terhadap kebutuhan daerah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membangun pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan," pungkas Hetifah.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso
Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah