Didampingi BPBD Kabupaten Bandung dan OPD Lain Wabup Ali Tinjau Titik Banjir dan Longsor di Kabupaten Bandung

Sabtu, 6 Dec 2025 06:27
    Bagikan  
Didampingi BPBD Kabupaten Bandung dan OPD Lain Wabup Ali Tinjau Titik Banjir dan Longsor di Kabupaten Bandung
Istimewa

Wabup Ali, Kepala BPBD, Kadis LH, Kadis Pakan, Kepala Pelaksana BPBD menyerahkan bantuan sembako terhadap korban bencana

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bandung pada Jumat (05/12/2025).

Dua titik utama yang dikunjungi adalah Dayeuhkolot serta Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang. Dalam peninjauan tersebut, Wabup Ali didampingi, para asisten daerah, serta Kepala BPBD Kabupaten Bandung. Kalak BPBD 


Di Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang yang menjadi wilayah dengan dampak terparah, Ali menyampaikan bahwa banjir dan longsor menyebabkan tiga rumah rusak berat dan harus direlokasi. Selain itu, sejumlah titik tanah retak juga ditemukan dan berpotensi menyebabkan bencana susulan.


“Semalam kita sudah memantau titik-titik mana yang terdampak. Cangkuang adalah titik terparah karena tidak hanya banjir tapi juga ada tiga rumah yang kena longsor. Tapi warga yang terdampak sudah diungsikan dan mendapat bantuan,” ungkapnya.


Melihat kondisi curah hujan yang tinggi dan merata di wilayah Bandung Raya, Ali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.

“Ke depannya kita akan lakukan kolaborasi pentahelix. Ini adalah peringatan bagi kita semua. Jangan main-main dengan tata ruang karena alam akan membalas apa yang kita semua lakukan. Kalau sudah terjadi bencana, uang sebanyak apapun tidak akan bisa mengganti nyawa yang hilang,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus mencari solusi terbaik untuk melindungi masyarakat dan menginstruksikan perangkat kewilayahan agar bersiaga penuh.

“Saya sudah instruksikan RT-RW di sini, jika malam nanti ada hujan besar lagi, bantu masyarakat untuk evakuasi,” tambahnya.


Sementara itu di Dayeuhkolot, Ali menyampaikan BPBD Kabupaten Bandung telah menyiapkan delapan pompa penyedot air untuk mengalirkan air ke sungai yang akan diaktifkan ketika tinggi muka air mulai menurun.


Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, menyampaikan bahwa BPBD telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk penanganan bencana kali ini.


“Kami mendapatkan laporan ada 9 titik daerah terdampak. Kita berharap agar hujan intensitasnya berkurang supaya BPBD bisa melakukan penanganan dan evakuasi,” jelasnya.


Ia juga merinci laporan kejadian bencana yang diterima BPBD, di antaranya longsor di Pangalengan, Panyirapan, Cangkuang, dan Cimaung. Selain itu, ada juga titik banjir di Soreang, Katapang, Bojongsoang, Margaasih, Dayeuhkolot, dan Baleendah.

Dari titik tersebut, jumlah jiwa terdampak paling banyak ada di wilayah Dayeuhkolot dengan 9.240 KK terdampak serta di Bojongsoang dengan sekitar 3.000 jiwa terdampak.


Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, mengatakan pihaknya telah membawa bantuan serta terus berkoordinasi dengan Pemkab Bandung.


“Kita harus waspada untuk beberapa hari ke depan karena curah hujan masih tinggi. Data terakhir ada 73 KK yang terdampak di Bandasari dan saat ini tengah mengungsi. Saya harap jumlah ini tidak bertambah dan kondisi bisa kembali normal,” ujarnya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso