NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG
-Pemkab Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi Tahap Il di Kantor Kecamatan Majalaya. Beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, Bupati Bandung Dr. H. Dadang Supriatna, S.lp., M.Si., Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, S.H., M.Si. Selain itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala Dinas Pertanian turut menghadiri kegiatan ini. Perwakilan Perum Bulog Kancab Bandung dan para camat dari 15 kecamatan juga hadir untuk mendukung program tersebut.
Pemkab Bandung melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan mengendalikan inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru
"Hari ini kami meluncurkan 20.618 paket sembako bersubsidi untuk 15 kecamatan, dengan rincian kecamatan Arjasari 1512 paket, Baleendah 1501 paket, Banjaran 1512 paket,Pameungpeuk 825 paket, Cimaung 1375 paket, Cileunyi 825 paket, Cimenyan 1237 paket, cicalengka 1649 paket, Dayeuhkolot 825 paket , Rancaekek 1924 paket, majalaya 1521 paket, paseh 1649 paket , solokan jeruk 962 paket, pacet 1787 paket, ciparay 1924 paket,.". Ungkap Dicky.
Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 3 kilogram dan minyak goreng premium 3 liter.
Subsidi pemerintah sebesar Rp.97.000 membuat masyarakat hanya perlu membayar Rp.87.000 dari Harga normal paket tersebut adalah Rp.198.000.
"Subsidi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga menjelang akhir tahun,' tambah Dicky.
la menegaskan, pendistribusian paket dilakukan melalui kerja sama dengan camat, puskesos, dan perangkat desa di masing-masing wilayah. Pendekatan ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran.
Operasi Pasar Murah Bersubsidi menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bandung dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya beli masyarakat. Selain itu, program ini
bertujuan memastikan akses kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui kolaborasi dengan perangkat kecamatan dan desa, pemerintah berharap manfaat dari program ini dapat dirasakan secara luas. Keberlanjutan program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Operasi Pasar Murah Bersubsidi Tahap Il ini membuktikan komitmen Pemkab Bandung untuk hadir di tengah masyarakat. Langkah ini tidak hanya mengatasi tekanan ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas di tingkat daerah.
**
