Kemenimipas Digitalisasi Manajemen Risiko dengan SIM-RISK

Jumat, 14 Nov 2025 14:22
    Bagikan  
Kemenimipas Digitalisasi Manajemen Risiko dengan SIM-RISK
Istimewa

Kemenimipas mengembangkan aplikasi SIM-RISK untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan manajemen risiko. Aplikasi ini akan membantu satuan kerja dalam identifikasi, analisis, dan pengendalian risiko secara lebih cepat dan akurat.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia mengambil langkah maju dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan manajemen risiko melalui pengembangan Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIM-RISK). Inisiatif ini bertujuan memodernisasi sistem pengawasan internal serta meningkatkan akuntabilitas di setiap satuan kerja.

SIM-RISK didesain sebagai alat bantu utama bagi satuan kerja Kemenimipas dalam identifikasi, analisis, evaluasi, dan pengendalian risiko. Kemenimipas bekerja sama dengan PT Bengkel Web Indonesia untuk menciptakan solusi teknologi yang terintegrasi dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pengelolaan risiko.

Menurut Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenimipas, Ika Yusanti, implementasi SIM-RISK akan bertahap, dimulai dengan sosialisasi dan simulasi penggunaan kepada seluruh satuan kerja. Aplikasi ini kemudian akan terintegrasi dalam penyusunan perjanjian kinerja pada akhir tahun.

"SIM-RISK akan menjadi instrumen penting dalam membantu satuan kerja mengisi dan melaporkan data manajemen risiko secara lebih cepat, akurat, dan terpadu, menggantikan metode manual yang kurang efisien," kata Ika Yusanti.

Kemenimipas menargetkan implementasi penuh SIM-RISK pada akhir 2025. Diharapkan, aplikasi ini mewujudkan sistem pengawasan yang lebih modern, efisien, dan berbasis data, selaras dengan komitmen Kemenimipas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Pengembangan SIM-RISK adalah bagian dari upaya berkelanjutan Kemenimipas dalam meningkatkan pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan pengelolaan risiko yang lebih baik, Kemenimipas dapat mengantisipasi masalah potensial dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania