Culture Capture 2025 BPK Wilayah XIV Kaltimtara Angkat Pengalaman Budaya di Kutai Kartanegara

Sabtu, 15 Nov 2025 22:54
    Bagikan  
Culture Capture 2025 BPK Wilayah XIV Kaltimtara Angkat Pengalaman Budaya di Kutai Kartanegara
Sultan Musa

Culture Capture 2025 yang diadakan oleh BPK Wilayah XIV Kaltimtara di Kutai Kartanegara sukses memberikan pengalaman interaksi budaya kepada peserta. Acara ini meliputi lokakarya seni, kunjungan situs bersejarah, dan pertunjukan seni tradisional.

NARASINETWORK.COM - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV, meliputi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sukses mengadakan "Culture Capture 2025" di Kutai Kartanegara. Acara ini bertujuan memberi pengalaman interaksi langsung dengan budaya lokal kepada peserta.

Diselenggarakan dari 4 hingga 6 November 2025 lalu, acara ini diikuti oleh mahasiswa, komunitas, dan masyarakat. Culture Capture 2025 menampilkan serangkaian aktivitas, termasuk lokakarya seni rupa, kunjungan ke situs bersejarah, pergelaran seni tradisional, dan diskusi dengan narasumber lokal yang memahami sejarah dan tradisi masyarakat Kutai.

Fokus utama acara ini adalah mendekatkan pelaku budaya dengan keahlian seni rupa ke pusat-pusat budaya di Kutai Kartanegara. Peserta juga berkesempatan mempelajari cara mendokumentasikan warisan budaya melalui sketsa manual.

Sebanyak 47 peserta sangat antusias mengikuti acara ini. Mereka berkesempatan merasakan aktivitas seni tradisi, mengunjungi situs bersejarah, dan berinteraksi dengan pelaku budaya lokal. Semangat mengabadikan pengalaman ini dalam karya seni rupa dan menghidupkan nilai kearifan lokal melalui interpretasi menjadi motivasi utama peserta.

Dalam Culture Capture 2025, peserta dapat mengabadikan berbagai aspek budaya dalam bentuk sketsa. Mereka menyaksikan dan menggambar momen budaya seperti tarian Baksa Puteri dan Topeng Kemindu, serta melihat pembuatan kue khas Kukar, Jajak Juragan Mabuk.

Tari Topeng Kemindu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada tahun 2020, sementara Jajak Juragan Mabuk ditetapkan sebagai WBTb pada tahun 2025. Penetapan ini mengakui nilai budaya yang ada dalam kedua warisan tersebut.

Sketsa, berasal dari bahasa Yunani "schedios" yang berarti "tanpa persiapan" atau "spontan," menjadi alat utama dalam kegiatan ini. Seni sketsa memungkinkan peserta merekam gagasan awal, menangkap momen, dan membuat rancangan dasar sebelum menghasilkan karya akhir yang lebih detail. Sketsa juga melatih keterampilan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, serta ketelitian.

Culture Capture 2025 diharapkan meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya lokal. Melalui acara ini, BPK Wilayah XIV Kaltimtara berupaya melestarikan dan mengembangkan budaya daerah, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian tersebut.

Source : SULTAN MUSA (@sultanmusa97) - Eksplorer & Penulis Buku

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara
The Evolution and Philosophy of The Dark Horse
Review Film Narasinetwork The Legend of 1900 (1998) Eksistensi Bakat Musik Otodidak
The Burbs Kembali dalam Format Serial Televisi di Bawah Naungan Fuzzy Door Productions
Sketsa Gaya Rancangan Busana Tegas dan Berkarakter Vol.5
KTT ASEAN Presiden Prabowo Tegaskan Pangan Sebagai Penentu Kedaulatan Negara
Menjelang Iduladha 1447 H Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Zoonosis dan Keamanan Pangan
Persib Berhasil Bungkam Persija di Segiri, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak
Big Match Panas! Persija vs Persib Sore Ini, Duel Gengsi yang Bikin Deg-degan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis