DARI DESA LAHIR INSPIRASI : Wasnadi dan WAS GALLERY "Menjaga Warisan Seni Pahat Topeng dari Slangit, Cirebon"

Jumat, 6 Jun 2025 11:00
    Bagikan  
DARI DESA LAHIR INSPIRASI : Wasnadi dan WAS GALLERY "Menjaga Warisan Seni Pahat Topeng dari Slangit, Cirebon"
Wasnadi - WAS GALLERY

Wasnadi, seniman pahat topeng dari Cirebon, adalah pelestari budaya yang berdedikasi. Ia telah mengabdikan hidupnya untuk menjaga dan mengembangkan seni pahat topeng tradisional, menginspirasi generasi muda melalui Was Gallery.

NARASINETWORK.COM - DARI DESA LAHIR INSPIRASI : "Menampilkan kisah-kisah inspiratif, Segmen ini berfokus pada cerita individu yang berasal dari desa dan mencapai kesuksesan atau membuat perubahan signifikan dalam hidup mereka, maupun kehidupan orang lain."

Kisah-kisah ini dimaksudkan untuk memotivasi dan menginspirasi pembaca NARASINETWORK.COM.

Pada sesi ke-4 ada Sosok Wasnadi, Pemilik sekaligus pendiri Was Gallery dari Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, yang menjaga kelangsungan seni pahat topeng tradisional Cirebon melalui dedikasi, pelatihan, dan kerja sama tim yang solid.

"Topeng adalah pengingat bahwa realitas seringkali lebih kompleks daripada yang terlihat di permukaan."

Cirebon, Jawa Barat – Nama Wasnadi telah menjadi ikon pelestarian seni pahat topeng tradisional di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Pria berusia 29 tahun ini telah mengabdikan diri pada seni tersebut sejak usia dini, mewarisi dan mengembangkan keahlian yang hampir punah.

Wasnadi, bersama Was Gallery, telah menjadi pelopor dalam pelestarian seni pahat topeng tradisional Cirebon. Melalui bimbingan Wasnadi dan kerja sama tim yang solid, Was Gallery telah berhasil mengembangkan dan memperkenalkan seni ini kepada generasi muda, memastikan kelangsungan warisan budaya tersebut.

Perjalanan Wasnadi dalam dunia seni pahat topeng dimulai sejak kelas 6 Sekolah Dasar. Ia beruntung mendapat bimbingan langsung dari almarhum Pak Suganda, seorang maestro pengrajin topeng yang telah membimbingnya dengan sabar dan telaten.

"Beliau satu-satunya yang mau mengajari saya," ujar Wasnadi mengenang gurunya.

Proses belajar yang dilalui Wasnadi tidaklah mudah. Ia menghabiskan waktu tiga tahun untuk menguasai teknik dasar, mulai dari pengempelas hingga pengecetan. "Tidak cepat, butuh kesabaran dan ketelitian," tambahnya. Setelah menguasai teknik dasar, Wasnadi kemudian mempelajari proses pembobokan dan pengukiran, mengubah balok kayu persegi menjadi sebuah topeng yang hidup dan berkarakter.

Kemahiran Wasnadi tidak berhenti pada pembuatan topeng saja. Ia juga memproduksi perlengkapan kostum pendukung, seperti sobra suren, yang melengkapi penampilan pemakai topeng. Motivasi ini yang mendorongnya mendirikan Was Gallery pada tahun 2014.

Was Gallery, singkatan dari Wawasan Anak Seni Slangit Cirebon, awalnya dibentuk bersama sepuluh teman sebaya dari Desa Slangit. "Kami ingin menjaga dan melestarikan seni ini," kata Wasnadi menjelaskan alasan berdirinya Was Gallery.

Berkat kerja keras dan dedikasi, Was Gallery terus berkembang. Di tahun 2025 ini, jumlah anggota telah meningkat pesat menjadi 18 orang, melibatkan berbagai kalangan usia dan latar belakang, tidak hanya dari Desa Slangit, tetapi juga dari desa-desa sekitar.

Keberhasilan Was Gallery tidak terlepas dari semangat dan kerja sama tim. Mereka bahu-membahu mengerjakan setiap pesanan yang masuk, memastikan setiap topeng yang dihasilkan memiliki kualitas dan keaslian yang terjaga.

"Kami ingin memastikan seni pahat topeng Cirebon tetap lestari dan dikenal generasi muda," tegas Wasnadi.

Was Gallery berencana untuk melakukan berbagai inovasi dan pengembangan, baik dalam hal desain maupun teknik pembuatan, agar seni topeng Cirebon tetap relevan dan diminati di era modern.

Mereka juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan dan pendidikan kepada generasi penerus, agar warisan budaya ini tetap lestari dan terus berkembang.

Kisah Wasnadi dan Was Gallery menjadi bukti nyata bahwa semangat pelestarian budaya masih hidup dan terus berkembang di tengah arus modernisasi.

Wasnadi adalah seorang seniman pahat topeng tradisional dari Desa Slangit, Cirebon. Ia merupakan pewaris dan pelestari seni pahat topeng Cirebon yang telah mengabdikan dirinya untuk melestarikan warisan budaya ini sejak usia muda. Keahliannya yang luar biasa dan dedikasinya yang tinggi telah membuahkan hasil yang mengagumkan, membuatnya menjadi tokoh penting dalam pelestarian seni tradisional Indonesia. Melalui Was Gallery, ia aktif dalam membimbing generasi muda dan berinovasi dalam desain dan teknik pembuatan topeng.




Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”