Pemerintah dan MUI Bahas Kehalalan Produk dalam Perjanjian Dagang dengan Amerika Serikat

Kamis, 5 Mar 2026 11:51
    Bagikan  
Pemerintah dan MUI Bahas Kehalalan Produk dalam Perjanjian Dagang dengan Amerika Serikat
Istimewa

Menko Airlangga Hartarto bertemu dengan MUI untuk menegaskan komitmen jaminan produk halal dalam perjanjian dagang RI-AS. Kedua negara memiliki kesepakatan MRA dengan 5 lembaga halal AS yang diakui BPJPH.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen memastikan kepentingan nasional terlindungi dalam setiap perjanjian dagang, termasuk aspek halal yang berdasarkan perlindungan konsumen, kepastian usaha, dan penguatan daya saing industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat, Jakarta, pada Selasa (3/3/2026).

Pada kesempatan itu, kedua pihak membahas Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat agar berjalan sesuai syariat dan regulasi nasional mengenai Jaminan Produk Halal (JPH). Pemerintah menjamin kepentingan umat dan kedaulatan ekonomi nasional terjaga dengan baik.

“Halal merupakan hal mutlak, terutama untuk makanan dan minuman yang masuk ke Indonesia. Mekanisme halal juga melalui Mutual Recognition Agreement (MRA) yang diakui Indonesia. Sehingga barang yang masuk terutama makanan dan minuman dijamin kehalalannya,” ujar Menko Airlangga.

Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki kesepakatan MRA. Indonesia mengakui sertifikat halal yang diterbitkan oleh Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di Amerika Serikat, selama lembaga tersebut diakui dan terakreditasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Saat ini, lima LHLN di Amerika Serikat mendapatkan Recognition Agreement dari BPJPH, yaitu IFANCA, AHF, ISA, HTO, dan ISWA melalui bagian Sertifikasi Halal masing-masing.

Menko Airlangga menyampaikan, sekitar 38 negara telah memiliki skema MRA dengan Indonesia. Melalui mekanisme tersebut, produk dari negara-negara yang telah tersertifikasi halal oleh lembaga yang diakui dapat masuk langsung ke Indonesia tanpa proses sertifikasi ganda.

Untuk produk pertanian khususnya daging dan hasil sembelihan, Indonesia menerima praktik penyembelihan dari Amerika Serikat yang mematuhi Hukum Islam atau sesuai standar SMIIC (Standards and Metrology Institute for Islamic Countries) di bawah organisasi Kerjasama Islam (OKI). Standar ini menyelaraskan aturan halal dan metrologi secara global. BPJPH telah melakukan audit langsung terhadap lembaga halal di Amerika Serikat untuk memastikan kepatuhan.

“Pemerintah terus berkomitmen berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia sebagai payung utama untuk kehalalan di Indonesia,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Dr. K.H. Marsudi Syuhud, Sekjen Dewan Pimpinan MUI Buya Dr. Amirsyah Tambunan, Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI K.H Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua MUI K.H Asrorun Ni’am Sholeh, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, serta Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi Kemenko Perekonomian Evita Manthovani beserta jajaran Dewan Pimpinan dan Dewan Pertimbangan MUI.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara
"Jika Aku Terlahir sebagai Bayi yang Terbuang, Apakah Aku Tetap Berhak Merayakan Hari Anak Nasional 2026?"
P3DN Jadi Penggerak Pertumbuhan Industri Nasional dan Penguatan Ekonomi Indonesia
Pendapatan Negara Naik 21,4 Persen APBN Semester I 2026 Jaga Stabilitas Fiskal
Bapenda Kabupaten Bandung Hadir di Hari Anak Nasional, Warga Bisa Urus Pajak Kendaraan Sekaligus Nikmati Acara
Depo POMINDO Pertama di Purwakarta Resmi Beroperasi, Digagas Pengusaha Asal Kuningan
Persakabo Steps Up Preparations for the 5th National Amputee Football Championship
Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”