Tak Hanya Gizi, Program MBG Juga Dirancang Untuk Tingkatkan Perekonomian Warga

Kamis, 7 Aug 2025 16:49
    Bagikan  
Tak Hanya Gizi, Program MBG Juga Dirancang Untuk Tingkatkan Perekonomian Warga
Dok. Tim MBG

Hanya Gizi, Program MBG Juga Dirancang Untuk Tingkatkan Perekonomian Warga

NARASINETWORK.COM -– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibentuk pemerintah dengan menciptakan banyak manfaat bagi masyarakat. Selain memberikan gizi, program MBG juga dirancang dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dengan terlibat menjadi mitra ataupun petugas MBG.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Villa Cantik Sukabumi, Dayeuhluhur, Warudoyong, pada Jumat, 5 Agustus 2025. Tujuan sosialisasi program MBG adalah untuk menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya menjalani pola hidup sehat.

Acara sosialisasi program MBG di Dayeuhluhur dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR Zainul Munasichin, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Ande Citra Restiawan, dan Adib Al Fikry.

Baca juga: Hadirkan Harapan di Meja Makan Siswa, Program Makan Bergizi Gratis Bentuk Kepedulian Pemerintah

Dalam sambutannya, anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin menegaskan bahwa Badan Gizi Nasional berharap partisipasi aktif dari masyarakat dalam mempercepat pelaksanaan program MBG melalui kemitraan. Salah satu bentuk partisipasi tersebut adalah dengan mendirikan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).

“Program MBG ini tidak hanya sebatas menyediakan makanan bergizi untuk pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah,” ucap Zainul Munasichin.

Satu unit dapur SPPG diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 45-50 petugas, belum termasuk dampak ekonomi dari aktivitas jual beli bahan baku dengan masyarakat sekitar.

Baca juga: Prabowo Naik Kereta Cepat Whoosh ke Bandung, Siap Buka Konvensi Sains dan Teknologi 2025

Rantai ekonomi yang terbentuk tidak hanya berhenti di dapur, tetapi juga melibatkan petani, peternak, dan nelayan, baik secara langsung maupun melalui koperasi dan BUMDes, sehingga dapat menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan.
Kemudian, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Ande Citra Restiawan menjelaskan bahwa sasaran program MBG ini mencakup dua kelompok besar, yakni peserta didik dan non-peserta didik.

“Untuk peserta didik, program ini meliputi anak-anak dari jenjang PAUD, RA, TK, SD, SMP, SMA, SMK, PKBM, pesantren, hingga sekolah adat. Sementara untuk non-peserta didik, sasarannya adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” imbuh Ande.

Lebih lanjut, Ande memaparkan bahwa setiap dapur (SPPG) akan melayani sekitar 3.000 – 3.500 penerima manfaat. Pemberian makanan bergizi untuk peserta didik akan dilakukan setiap hari pada saat hari sekolah, sedangkan untuk non-peserta didik, makanan akan diberikan dua kali dalam seminggu melalui kolaborasi dengan Posyandu dan Puskesmas setempat.

Baca juga: Program Makanan Bergizi Gratis, Asa Cerah untuk Anak-anak Indonesia, Lahirkan Generasi Indonesia Emas 2045

“Program MBG diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui pemenuhan gizi harian yang seimbang. Selain itu, program ini juga memiliki dampak signifikan dalam membuka lapangan kerja baru dan mengurangi beban ekonomi keluarga, khususnya bagi masyarakat miskin,” tambah Ande.
Program MBG akan membawa dampak ekonomi yang besar di tingkat lokal, baik dari sisi tenaga kerja maupun perputaran ekonomi di sektor pangan. Ia juga berharap agar informasi tentang program MBG ini dapat terus disebarluaskan hingga ke lingkungan keluarga masing-masing, sehingga kebiasaan makan bergizi tidak hanya terbentuk di sekolah, tetapi juga di rumah.

Senada, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi, Adib Al Fikry menyampaikan program Makan Bergizi Gratis memiliki tiga misi utama. Pertama, mendorong perubahan perilaku makan di masyarakat agar lebih sadar dalam memilih makanan sehat dan bergizi. Kedua bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi keluarga dan anak, di mana edukasi gizi menjadi fokus penting yang harus dimulai dari lingkungan keluarga, didukung oleh media edukasi dan kampanye di sekolah. Ketiga, menjadikan gizi sebagai bagian dari budaya sehari-hari, sehingga kebiasaan makan bergizi tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari pola hidup masyarakat yang berkelanjutan, termasuk memanfaatkan potensi pangan lokal.

Program Makan Bergizi Gratis menegaskan bahwa keberhasilannya tidak hanya bergantung pada ketersediaan makanan, melainkan pada komitmen bersama untuk membangun budaya makan sehat melalui peran aktif semua stakeholder.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dari Austria hingga Prancis Croissant merajai Pasar Roti Indonesia
Asupan Gizi Seimbang Dorong Keberlanjutan untuk Generasi Mendatang
Paralympic Training Center Jawa Tengah Jadi Tempat Persiapan Atlet Jelang Asian Para Games 2026
Dua Klub Raksasa Korea Selatan Latihan di Bali Bukti Potensi Sport Tourism Indonesia
Pelaku Usaha Pariwisata Bali Sampaikan Aspirasi kepada Wapres Gibran Berbagai Kebijakan Siap Dioptimalkan
3.922 Sertipikat Aset DKI Diserahkan ATR/BPN Nilainya Capai Rp102 Triliun
302 Talenta Digital Disesuaikan Menkomdigi Fokus pada Penguasaan Teknologi dan Keamanan Siber
SIPD Dorong Transparansi Wamendagri Tekankan Sinergi Pemda dan BPK
Seleksi JPT Deputi Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Pelamar Diminta Lengkapi Berkas Administrasi
BMKG: Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Berpotensi Terjang Jabar Malam Ini
Disambut Antusiasme Warga, Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Jarak Kediri
Musrenbang kecamatan Paseh, Prioritaskan Daya Saing Daerah yang Berkelanjutan
Lampu Kuning Kesehatan Mental Pelajar di Bandung, Puluhan Ribu Siswa Butuh Pendampingan Serius
Damri Padang Siap Dukung Transportasi Delegasi IMLF-4 di Bukittinggi
Perwakilan Narasinetwork.com terpilih sebagai Pengurus Baru MKJ Periode 2025 - 2030
Partai Bintang Timur Serukan Penyelesaian Status Papua Tanpa Kekerasan, Libatkan PBB
Aspirasi Warga Ibun Menggema di Musrenbang 2027: 6 Anggota Dewan Hadir Kawal Pembangunan
IMLF 2026 Kemlu Dorong Perayaan Budaya Minangkabau di Mata Dunia
Rapor Merah Kapolri Pilihan Jokowi Dibedah di Cirebon, Ahmad Bahar Singgung ‘No Viral, No Justice’
Program Makan Bergizi Gratis Arahkan Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Generasi Muda