Program Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Konsumsi, Tetapi Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 3 Oct 2025 07:07
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Konsumsi, Tetapi Investasi Masa Depan Bangsa
Dok. Tim MBG

Program Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Konsumsi, Tetapi Investasi Masa Depan Bangsa

NARASINETWORK.COM -Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Cianjur dengan disambut antusiasme masyarakat. DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program MBG untuk memberikan memberikan akses gizi ke masyarakat.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Nusantara Room, Pondok Lembah Sukanagalih Cianjur pada Selasa (30/9). Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh ratusan peserta.

Sosialisasi program MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Ande Citra Restiawan, Dinas Kesehatan Bid.Gizi Kab. Cianjur Lepi Ali Firmansyah.

Baca juga: Revitalisasi Pendidikan Karakter : Meneladani Ahmad Mustofa Bisri dalam Membangun Generasi Berakhlak Mulia

Dalam pemaparannya, Neng Eem menegaskan bahwa program MBG bukan hanya sebatas pemenuhan nutrisi masyarakat, tetapi merupakan investasi jangka panjang bangsa.

“Makan Bergizi Gratis ini adalah langkah strategis untuk memastikan generasi kita tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Ini bukan sekadar konsumsi harian, tetapi sebuah investasi untuk masa depan Indonesia,” tutur Neng Eem Marhamah.

Ia juga menambahkan bahwa program ini membawa dampak luas, tidak hanya pada kesehatan masyarakat tetapi juga perekonomian daerah.

Baca juga: Dari Hambalang ke Pakuan "Rahang Tuna Kini Hadir dengan Konsep Baru di Bogor"

“Program ini memiliki efek domino. Ketika dapur-dapur penyedia makanan bergizi tumbuh, maka perputaran ekonomi lokal ikut bergerak. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan secara inklusif oleh masyarakat,” lanjut Neng Eem.

Sementara itu, Ande Citra Restiawan selaku Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi mengajak warga untuk mendukung penuh pelaksanaan MBG.

“Program ini tidak hanya untuk anak sekolah, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan sektor usaha lokal. Inilah kesempatan kita untuk bersama-sama membangun bangsa dari aspek gizi,” ungkapnya.

Senada dengan itu, perwakilan Dinas Kesehatan Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, menegaskan pentingnya sosialisasi yang berkesinambungan.

Baca juga: Juru Masak Lebih dari Sekadar Penyedia Makanan di Tempat Kerja

“Masyarakat perlu memahami bahwa gizi adalah pondasi kesehatan. Dengan dukungan semua pihak, kita bisa memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata,” ucapnya.
Sosialisasi di Cianjur ini menunjukkan bahwa MBG disambut positif oleh masyarakat. Melalui keterlibatan aktif warga, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, program ini diharapkan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi emas Indonesia 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Manggala Agni Siapkan Langkah Dini Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau El Nino
“Di Depan Kantor Pemda Saja Semrawut”: Kabel Menjuntai di Kabupaten Bandung Dinilai Membahayakan Warga
PKL Pasar Banjaran Bersiap Ditertibkan, Satpol PP Jadwalkan Operasi Setelah Lebaran
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Pusaka Super Apps Siap Bantu Pemudik Cari Masjid Terdekat Selama Perjalanan
Ekspedisi Masjid Indonesia Berangkat 'Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 1447 H'
Indonesia Hadirkan Produk Kerajinan Unggulan di Pameran Home InStyle 2026 Hongkong
Wartawan Dilarang Liput Acara Buka Bersama Bank BJB Soreang dan OPD Pemkab Bandung
Dishub Kabupaten Bandung Siagakan 259 Personel di 12 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Hari Kopi Nasional "Peran Kopi dalam Budaya dan Perekonomian Indonesia"
Pemulihan Pendidikan Pascabencana Mendikdasmen Buka RKD di SMK Negeri 1 Peusangan
Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H
Teori Ibnu Khaldun: Mengapa Peradaban Besar Selalu Mengalami Siklus Kejayaan dan Keruntuhan
Kue Lebaran dari Dapur Sendiri Kendali Bahan, Hemat Biaya, dan Sarana Ekspresi Kreatif
Dari Nastar hingga Kue Kacang Kue Kering Klasik yang Jadi Sajian Utama Ramadan
Konflik di Timur Tengah 32 WNI dari Iran Dievakuasi Sebagian Sudah Tiba di Indonesia
Ekraf dan Mahir Digital Hadirkan KURMA 2.0 Ajang Belajar Digital Marketing dan Kewirausahaan
Kerja Sama Ekraf dan Kebudayaan MoU Ditandai untuk Pelindungan dan Pemanfaatan Kebudayaan Secara Optimal
Indonesia Siap Hadapi Revalidasi UGGp Kemenpar Tekankan Pentingnya Sinergi
Tragedi Longsor Sampah di Bantargebang, WALHI: Alarm Keras Kegagalan Sistem Pengelolaan Sampah