Kenali Modus Penipuan Via Undangan WhatsApp, Begini Respon Keras Kepolisian: Waspada, Segera Hapus!

Kamis, 23 May 2024 16:52
    Bagikan  
Kenali Modus Penipuan Via Undangan WhatsApp, Begini Respon Keras Kepolisian: Waspada, Segera Hapus!
Istimewa

ILUSTRASI Modus Penipuan Via Undangan WhatsApp,

NARASINETWORK.COM -Belakangan marak penipuan dengan modus undangan pernikahan berbasis pesan WhatsApp.

Sekali pencet undangan yang dikirimkan pada ruang percakapan WhatsApp akan menyebabkan kerusakan keamanan pada perangkat elektronik. Sehingga data-data pribadi bisa terkirim pada oknum yang dapat menguras isi rekening dan sebagainya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Masyarakat Singapura Diminta Pasang Masker

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Djohan Andika mengakui kasus bersifat kejahatan siber kini kian marak menyesuaikan perkembangan jaman. Sebab saat ini semua bisa diakses secara digital.

"Fenomena ini (kejahatan siber) sudah cukup lama, sekitar lima sampai enam tahun kebelakang," ujar Djohan Senin (6/2/2023).

Baca juga: Apa Itu Modus Phishing hingga Malware? Ternyata Ini Kejahatan yang Ancam Pengguna Mobile Banking

Mulai dari arisan online, pencemaran nama baik, pinjaman online ilegal, penipuan online dalam bentuk jual beli fiktif. Kemudian yang terbaru adalah modus mengirimkan bukti layanan ekspedisi hingga undangan melalui pesan WhatsApp.

"Kembali lagi, sekarang jaman semakin canggih. Mau apa-apa bisa kita kontrol melalui handphone. Tidak sekedar berkomunikasi saja. Belanja, urusan perbankan dan lainnya semua bisa. Makanya itu yang menjadi sasaran empuk para pelaku," terang Djohan.

Dalam rapat koordinasi (Rakor) jajaran Reskrim Indonesia, kasus undangan fiktif ini juga sempat menjadi pembahasan. Bahkan Bareskrim Mabes Polri telah berhasil menangkap satu orang terduga pelaku yang melakukan kejahatan tersebut.

Baca juga: PROFIL Provinsi Pakuan Bagasasi, Wacana Pemekaran Wilayah Provinsi Baru di Pulau Jawa

Sementara itu di Kota Solo, Djohan mengatakan belum ada temuan maupun laporan dari masyarakat terkait modus kejahatan siber jenis ini. Namun pihaknya tetap melakukan tindakan preventif dengan terus melakukan patroli siber.

"Untuk sementara ini yang kita temukan (hasil patroli cyber) masih berdominasi ujaran kebencian dan hoax," ujar Djohan.

Baca juga: PT Halmahera Sukses Mineral Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Staff Rancang bangun Kapal, Ini Syaratnya

Untuk pencegahan modus baru ini Kasatreskrim mengimbau masyarakat agar mencermati betul dan untuk tidak tergesa-gesa membuka atau memencet isi pesan

"Apabila kita merasa tidak kenal dengan pengantin, atau tidak ada keluarga, kolega, teman yang akan mengadakan acara pernikahan, mohon jangan di klik atau membukanya. Apalagi nomor asing. Konsultasi kepada keluarga terdekat, apakah benar ada undangan. Kalau tidak ada segera di hapus," imbuh Djohan.

Baca juga: PT Grab Teknologi Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Posisi CFO Graduate Program, Begini Syaratnya

Selain itu, lanjut Kasatreskrim, pihaknya juga terus bersinergi dengan jajaran samping terkait modus kejahatan cyber ini. Terutama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga apabila ada masyarakat yang mengadu ke OJK, apabila ada unsur pidana untuk diarahkan kepada aparat penegak hukum.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemuda Ngobrol Ramadhan: Ruang Dialog Anak Muda Bandung Bahas Peran Pemuda di Tengah Tantangan Zaman
Ketua Forum KDMP Ciparay Minta Dapur MBG Libatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai Mitra Suplier
Yayasan Seni Budaya Gema Patriot (YSB-GP) Sejarah dan Perkembangan Kesenian di Jakarta Pusat
Cara Merebus Ubi Ungu yang Tepat Dari Persiapan hingga Manfaat bagi Tubuh
Kerja Sama dengan Pelita Air Dukung Operasional dan Norma Ketenagakerjaan
WFA Lebaran Jaga Kualitas Pelayanan Siapkan Implementasi PP TUNAS
Romy Romaya Bagikan Takjil di Alun-Alun Ciparay, Warga hingga Anak Punk Ikut Sumringah
KPK Bongkar Dugaan Permainan Kuota Haji, Eks Menag Yaqut Ditahan
Anggota DPR-RI Asep Romy Sosialisasikan BPOM, Apasih yang Dibahas?
Sektor Pertanian Indonesia Ditingkatkan Melalui Kolaborasi dan Dukungan Kebijakan Pemerintah
Platform Informasi Mudik Lebaran 2026 dari Kementerian PU Siap Bantu Masyarakat Rencanakan Perjalanan
Military Sleep Method Teknik Militer untuk Bantu Tertidur Lebih Cepat
Kendaraan Dinas Kemenag Tidak Boleh Digunakan untuk Mudik Lebaran
Libur Lebaran Waktu yang Tepat untuk Kurangi Ketergantungan Anak pada Media Sosial
Manggala Agni Siapkan Langkah Dini Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau El Nino
“Di Depan Kantor Pemda Saja Semrawut”: Kabel Menjuntai di Kabupaten Bandung Dinilai Membahayakan Warga
PKL Pasar Banjaran Bersiap Ditertibkan, Satpol PP Jadwalkan Operasi Setelah Lebaran
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Pusaka Super Apps Siap Bantu Pemudik Cari Masjid Terdekat Selama Perjalanan
Ekspedisi Masjid Indonesia Berangkat 'Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 1447 H'