Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di Bogor untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 5 Jun 2025 18:52
    Bagikan  
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di Bogor untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Dok. Tim MBG

Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di Bogor untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

NARASINETWORK.COM -Kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja selesai dilaksanakan di Hotel Royal Bogor selama dua hari pada 3-4 Juni 2025.

Pembekalan bagi masyarakat ini menghadirkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Badan Gizi Nasional melakukan pelatihan ini dengan berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha daerah, UMKM, dan kelompok tani agar berperan aktif dalam menyediakan bahan pangan bergizi bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Pemerintah tak bisa sendirian dalam menjalankan program MBG dan harus didukung oleh masyarakat khususnya para pelaku usaha untuk mencapai hasil yang maksimal.
Mewakili Badan Gizi Nasional, Rima Nurisa Brahmani, menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari upaya besar untuk mewujudkan visi Indonesia Emas. 
“Negara memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berintegritas. Melalui program ini, kita memastikan bahwa anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui mendapatkan asupan bergizi yang cukup dan seimbang,” tutur Rima Nurisa Brahmani. 
Ia juga menambahkan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok tani di wilayah Bogor, dalam menjaga mutu bahan pangan dan memastikan distribusi makanan bergizi tetap berkualitas.
Sementara itu, Haryono, C.STMI, CBCP, turut menyoroti pentingnya kesadaran gizi seimbang bagi masyarakat luas. “Gizi yang baik adalah fondasi dasar untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif. Kita harus bersama-sama memastikan bahwa pola konsumsi masyarakat didasarkan pada prinsip gizi seimbang, bukan sekadar kenyang,” ungkapnya. 
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa variasi menu yang terdiri dari makanan pokok, lauk, sayur, dan buah sudah mampu memenuhi kebutuhan gizi harian tanpa harus bergantung pada satu jenis makanan saja.
Menanggapi kegiatan PPM, Dea Tiany Violeta, seorang ahli gizi, menjelaskan konsep Isi Piringku sebagai pendekatan baru dalam pola makan seimbang.
“Konsep ini menggantikan pola lama ‘4 Sehat 5 Sempurna’. Melalui Isi Piringku, masyarakat diajak memahami proporsi ideal karbohidrat, protein, sayur, dan buah dalam setiap sajian. Dengan kebiasaan ini, kita dapat membentuk generasi yang lebih sehat, kuat, dan produktif,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha lokal, dan masyarakat. Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang gizi, tetapi juga dorongan untuk berkontribusi langsung dalam mendukung program pangan bergizi berkelanjutan di wilayah Bogor dan sekitarnya.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan