Tingkatkan Budidaya Ikan, Dispakan Kabupaten Bandung Tebar Ribuan Benih Ikan di 4 Lokasi

Minggu, 14 Sep 2025 16:46
    Bagikan  
Tingkatkan Budidaya Ikan, Dispakan Kabupaten Bandung Tebar Ribuan Benih Ikan di 4 Lokasi
Istimewa

Proses penyerahan bibit ikan

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) kembali tebar benih ikan di Situ Bugel Desa Cibiru Hilir Kecamatan Cileunyi, Jumat (12/9/2025).

Penebaran ribuan benih ikan ini dalam rangka meningkatkan kelestarian ekosistem ikan, di antaranya jenis ikan nilem, ikan tawes, ikan beureum panon, ikan beunteur, ikan nila dan ikan mas. Namun untuk ikan grass carp adalah spesies ikan langka asal Asia Timur yang turut ditanam dan dibudidayakan di Kabupaten Bandung.

Sedangkan ikan nilem, ikan tawes, ikan nila dan ikan mas adalah jenis ikan yang sudah biasa dibudidayakan oleh masyarakat. Berbeda dengan ikan beureum panon merupakan ikan khas yang hidup di daerah aliran Sungai Citarum dan Sungai Ciliwung.

Sama halnya di Situ Bugel Cileunyi, Dispakan tebar sejumlah jenis ikan di Kolam Retensi Cieunteung Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Kamis (11/9/2025). Sebelumnya, Dispakan tebar ikan di Situ Buled Desa Cipelah Kecamatan Rancabali, dan di DAS (Daerah Aliran Sungai) Cibuliran/Radug Desa Karyalaksana Kecamatan Ibun.

Selama tahun 2025, Dispakan sudah melaksanakan penebaran/restocking ikan di 4 lokasi situ dan DAS dari 92 situ dan das yang terpetakan di Kabupaten Bandung. Tujuan penebaran benih ikan ini untuk meningkatkan populasi ikan, dengan harapan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan kegiatan tebar ribuan benih ikan ini untuk meningkatkan populasi ekosistem ikan di Kabupaten Bandung.

"Dengan adanya kegiatan tebar benih ikan ini untuk menjaga dan meningkatkan keseimbangan ekosistem ikan," katanya, Sabtu (13/9/2025) malam.

Uka Suska mengatakan tebar benih ikan di kolam retensi, situ dan DAS itu untuk meningkatkan daya tarik wisata memancing.

"Namun ikan yang ditanam masih berukuran kecil, sehingga membutuhkan waktu pemeliharaan hingga tumbuh besar dan kemudian bisa dipancing," katanya.

Lebih lanjut Kepala Dispakan mengatakan, jika kedepan ribuan benih ikan sudah berkembangbiak dan terus dikembangkan oleh kelompok pembudidaya ikan, bisa menjadi tambahan untuk pemenuhan kebutuhan protein hewani (ikan) untuk dikonsumsi masyarakat.

"Hasil budidaya ikan ini bisa dipasarkan untuk pemenuhan kebutuhan protein dalam program strategis nasional Makan Bergizi Gratis atau MBG. Produksi ikan ini pula dalam proses pemasarannya bisa berkolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," katanya.

Kata Uka Suska, jika budidaya ikan ini sudah berkembang pesat di lingkungan masyarakat, maka secara otomatis dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Yang jelas melalui penebaran benih ikan ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat," harapnya.

Dikatakannya, dengan mengembangkan industri perikanan penebaran benih ikan dapat membantu meningkatkan produksi ikan dan mendukung industri perikanan, baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor.

"Penyebaran benih ikan ini juga mengembalikan populasi ikan yang terancam. Penyebaran benih ikan dapat membantu mengembalikan populasi ikan yang terancam punah akibat overfishing, polusi, atau kerusakan habitat," jelasnya.

Tujuan lainnya, kata Uka Suska untuk meningkatkan biodiversitas. Penyebaran benih ikan dapat membantu meningkatkan biodiversitas perairan dan menjaga keseimbangan ekosistem.**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Tanah Dirampas Proyek Tol Getaci, Lima Tahun Nenek Oom Menunggu Hak yang Tak Kunjung Datang
Penguatan Pangan, Energi, dan Infrastruktur Jadi Fokus Rakernas APKASI Tahun 2026
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
Dukung Peringatan HPN 2026 Narasinetwork.com Hadiri Kemah Budaya PWI ke Kawasan Adat Baduy
Kemah Budaya PWI Pusat 2026 Narasinetwork.com Ungkap Filosofi Hidup Masyarakat Baduy dalam Reportase Sketsa
Anak-anak Baduy Tanpa Sekolah Formal "Pendidikan yang Tumbuh dari Bumi dan Nilai-Nilai Tradisi"
Saat Libur Tahun Baru, PLN Tuntaskan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Meski Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Libur Tahun Baru, Petugas PLN Tuntaskan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Kabupaten Lebak Tuan Rumah Kemah Budaya PWI Pusat untuk HPN 2026 di Baduy
41 Wartawan dan Sastrawan Kunjungi Kampung Adat Baduy dalam Rangkaian Peringatan HPN 2026
Mentan Andi Amran Sulaiman Pastikan Dukungan Maksimal untuk Petani Terdampak Bencana di Tiga Provinsi Sumatera
AIPA Secretary General Receives Courtesy Call from Georgian Ambassador to ASEAN and Indonesia
Pendaftaran Bimtek SIINas 2026 Dibuka Pelaku Industri Tangerang Dapat Ikut Secara Gratis
Pasar Anyar Tangerang Siap Menyambut Ramadan Akan Hadirkan Kuliner Malam dan UMKM
Alun-alun Benda Kota Tangerang Bakal Jadi Wisata Edukasi Berbasis Kawasan Aerotropolis
Prima Colastic Cup 2026 Kota Tangerang Digelar Puluhan Sekolah Ikuti Lomba Kepramukaan hingga E-Sport
SDN Pademangan Timur 05 Siap Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Perbaikan Plafon Capai 95 Persen
Calon Pegawai RSHS Diperas Hingga Jual Aset, Oknum Orang Dalam Diduga Terlibat
Sosialisasi Perpipaan PDAM di Maruyung Pacet, Fokus pada Teknis Pelaksanaan