'Dandiya Raas' dan Pesona Seni India di Jakarta : Karya Vijay Laxmi Birla dalam Pameran 'THE FUTURE'

Selasa, 14 Oct 2025 15:02
    Bagikan  
'Dandiya Raas' dan Pesona Seni India di Jakarta : Karya Vijay Laxmi Birla dalam Pameran 'THE FUTURE'
Nana Wiyono

Vijay Laxmi Birla mampu menghidupkan esensi dan etos dari setiap subjek yang ia abadikan dalam lukisannya. Pengalaman lintas budaya telah memberikan pengaruh dalam karya-karyanya, membuka wawasannya dan menginspirasinya untuk menjelajahi akar budaya lain.

NARASINETWORK.COM - Vijay Laxmi Birla, seorang seniman kelahiran India dan lulusan Universitas Bhopal, telah menorehkan namanya dalam lanskap seni rupa internasional, khususnya di Indonesia. Melalui karya-karyanya yang memukau dan perjalanan artistiknya yang melintasi batas-batas budaya, Birla telah berhasil menghidupkan esensi dan etos dari setiap subjek yang ia abadikan dalam lukisannya.

Sebagai seorang pelukis dengan ketertarikan mendalam untuk mengeksplorasi tema dan subjek dengan pendekatan yang khas, Birla dikenal karena kemampuannya dalam menguasai berbagai gaya dan teknik. Mulai dari sketsa hingga lukisan dengan beragam media, keanekaragaman karyanya mencerminkan penguasaan yang mendalam terhadap seni rupa.

Ketertarikan Birla pada seni telah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Keputusannya untuk mengambil jurusan menggambar dan melukis di universitas semakin memantapkan tekadnya untuk berkecimpung dalam dunia seni rupa. Perjalanan artistiknya mencakup berbagai jenis karya, termasuk sketsa, lanskap, potret, lukisan Tanjore, dan eksplorasi tekstur. Ia tidak membatasi dirinya pada satu media tertentu, melainkan terbuka untuk bereksperimen dengan berbagai permukaan dan bahan, termasuk pensil, arang, cat air, akrilik, dan minyak.

Pengalaman lintas budaya telah memberikan pengaruh yang signifikan dalam karya-karya Birla. Ia mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan berbagai peradaban telah membuka wawasannya dan menginspirasinya untuk menjelajahi akar budaya lain. Birla selalu menikmati berinteraksi dengan berbagai media ekspresi, yang menurutnya telah membuat perjalanannya lebih mudah, menyenangkan, dan damai.

"Ada banyak pembelajaran dari peradaban yang berbeda dan dengan demikian memulai perjalanan saya menjelajahi akar budaya lain. Saya selalu menikmati perusahaan di berbagai media ekspresi ini yang membuat perjalanan saya lebih mudah, menyenangkan, dan damai. Batasan budaya yang mencakup harus disampaikan, saya pikir, jadi saya menciptakannya di kanvas saya," ujar Birla.

Kecintaan Vijay Laxmi Birla pada alam juga tercermin dalam karya-karyanya. Ia seringkali mengangkat tema-tema alam dan lingkungan dalam lukisannya, mencerminkan kepeduliannya terhadap isu-isu lingkungan yang mendesak. Selain itu, ia juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seni, termasuk pameran lukisan di berbagai kota, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan New Delhi. Kehadirannya dalam dunia seni rupa Indonesia selama hampir tiga dekade telah memberikan warna tersendiri dan memperkaya khazanah seni rupa tanah air.

Saat ini, karya lukisan Birla dapat dinikmati dalam Pameran Seni Rupa 'THE FUTURE' yang berlangsung di Jakarta Design Centre (JDC), Slipi, Jakarta Pusat hingga 3 November 2025. Salah satu karya yang dipamerkan adalah lukisan berjudul "Dandiya Raas," yang menggambarkan tarian rakyat tradisional dari Gujarat, India.

Lukisan Birla bertajuk Dandiya Raas adalah bentuk tarian rakyat tradisional dari Gujarat, India, yang populer ditampilkan selama festival Navratri. Tarian ini merupakan tarian kelompok yang penuh semangat dan energi, di mana pria dan wanita menari berpasangan menggunakan tongkat kayu berhias yang disebut dandiya. Tongkat tersebut melambangkan pedang Dewi Durga, dan tarian ini menyimbolkan pertempuran antara kebaikan dan kejahatan.

Melalui karya-karyanya, Vijay Laxmi Birla mengajak para penikmat seni untuk merenungkan nilai-nilai budaya, keindahan alam, dan esensi kehidupan. Ia berharap bahwa seni dapat menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai budaya dan mempererat tali persaudaraan.

Pameran 'THE FUTURE' di JDC menjadi bukti nyata kontribusinya dalam memperkaya dunia seni rupa Indonesia dan menjembatani pemahaman lintas budaya melalui medium seni.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Melestarikan Nilai Adat Perempuan Kei di Antara Tradisi dan Kehidupan Perkotaan
Menstruasi dan Keterbatasan Ekonomi Tantangan yang Belum Sepenuhnya Terjawab
Inovasi dari Situasi Darurat Bagaimana Pembalut Sekali Pakai Mulai Dikenal Masyarakat
Musik sebagai Medium Pemikiran Menafsirkan Pergulatan Batin dalam Komposisi Yekeshish
Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Opsih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH, Disdagin dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4
IMLF-4 Hadirkan Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Sekjen Kementerian Luar Negeri