Asminkesra Sekko Jakarta Pusat Buka Festival Budaya Menteng Jawara Menteng Jaga Jakarta

Sabtu, 6 Dec 2025 17:45
    Bagikan  
Asminkesra Sekko Jakarta Pusat Buka Festival Budaya Menteng Jawara Menteng Jaga Jakarta
Istimewa

Festival Budaya Menteng dengan tema Jawara Menteng Jaga Jakarta dibuka Asminkesra Sekko Jakarta Pusat Reza Pahlevi di Jalan Matraman Dalam, Sabtu (6/12/2025).

NARASINETWORK.COM - Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra) Sekretariat Kotamadya (Sekko) Jakarta Pusat Reza Pahlevi telah membuka Festival Budaya Menteng yang digelar di Jalan Matraman Dalam, RW 08 Kelurahan Pegangsaan pada Sabtu (6/12/2025).

Acara yang berlangsung hingga malam ini diinisiasi oleh Karang Taruna Kecamatan Menteng dengan rangkaian acara yang beragam.

Festival kebudayaan ini menghadirkan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), live musik budaya Betawi, paduan suara lansia, fashion show, serta pertunjukan gambang kromong. Semua acara dirancang untuk menarik perhatian warga dan memperkuat ikatan antarmasyarakat.

Reza Pahlevi menyampaikan bahwa festival ini mengusung tema yang penuh inspirasi, yaitu 'Jawara Menteng Jaga Jakarta'. "Tema itu mencerminkan tekad warga Menteng, terutama generasi muda, untuk menjadi pelopor dalam menjaga budaya persatuan dan masa depan bangsa," jelasnya.

Menurut Reza, Menteng merupakan kawasan yang kaya akan sejarah dan budaya. Identitas tersebut harus dijaga meskipun di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. Ia menambahkan bahwa Karang Taruna Menteng telah membuktikan kemampuan pemuda sebagai aktor perubahan dalam melestarikan budaya dan mendorong kemajuan warga.

"Saya mengajak seluruh warga menjadikan festival ini sebagai ajang silaturahmi, edukasi, dan sumber inspirasi. Tujuan kita adalah mendukung seniman, budayawan, UMKM, serta komunitas muda agar semakin maju dalam membangun budaya bangsa," pungkas Reza. Ia juga menekankan pentingnya mewujudkan Jakarta sebagai kota global mini yang tetap berakar pada budaya dan nilai leluhur.

Sementara itu, Camat Menteng Nurhelmi Savitri memberikan apresiasi kepada Karang Taruna yang bekerja sama untuk melestarikan kebudayaan Betawi. "Ini adalah pesta rakyat yang akan memberikan manfaat bagi warga Matraman Dalam, terutama dalam mempererat silaturahmi dan menjaga toleransi antarwarga," ungkapnya.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kendaraan Dinas Kemenag Tidak Boleh Digunakan untuk Mudik Lebaran
Libur Lebaran Waktu yang Tepat untuk Kurangi Ketergantungan Anak pada Media Sosial
Manggala Agni Siapkan Langkah Dini Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau El Nino
“Di Depan Kantor Pemda Saja Semrawut”: Kabel Menjuntai di Kabupaten Bandung Dinilai Membahayakan Warga
PKL Pasar Banjaran Bersiap Ditertibkan, Satpol PP Jadwalkan Operasi Setelah Lebaran
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Pusaka Super Apps Siap Bantu Pemudik Cari Masjid Terdekat Selama Perjalanan
Ekspedisi Masjid Indonesia Berangkat 'Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 1447 H'
Indonesia Hadirkan Produk Kerajinan Unggulan di Pameran Home InStyle 2026 Hongkong
Wartawan Dilarang Liput Acara Buka Bersama Bank BJB Soreang dan OPD Pemkab Bandung
Dishub Kabupaten Bandung Siagakan 259 Personel di 12 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Hari Kopi Nasional "Peran Kopi dalam Budaya dan Perekonomian Indonesia"
Pemulihan Pendidikan Pascabencana Mendikdasmen Buka RKD di SMK Negeri 1 Peusangan
Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H
Teori Ibnu Khaldun: Mengapa Peradaban Besar Selalu Mengalami Siklus Kejayaan dan Keruntuhan
Kue Lebaran dari Dapur Sendiri Kendali Bahan, Hemat Biaya, dan Sarana Ekspresi Kreatif
Dari Nastar hingga Kue Kacang Kue Kering Klasik yang Jadi Sajian Utama Ramadan
Konflik di Timur Tengah 32 WNI dari Iran Dievakuasi Sebagian Sudah Tiba di Indonesia
Ekraf dan Mahir Digital Hadirkan KURMA 2.0 Ajang Belajar Digital Marketing dan Kewirausahaan
Kerja Sama Ekraf dan Kebudayaan MoU Ditandai untuk Pelindungan dan Pemanfaatan Kebudayaan Secara Optimal