NARASINETWORK.COM - Mengawali tahun 2026, sebanyak 23 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan dari enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu program Jakpreneur di wilayah Jakarta Utara meramaikan Bazar Kuliner (Bakul) Jumat Jakarta Utara (Juara). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Lobi Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara pada Jumat (02/01/2026).
Salah satu pelaku usaha kuliner Pisang Sale Big Boss, Vera, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali terlibat dalam kegiatan rutin tersebut. “Alhamdulillah, di awal tahun ini kami kembali dilibatkan dalam kegiatan Bakul Juara yang rutin diadakan setiap hari Jumat di Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara,” ujarnya.
Menurut Vera, berbagai program pemerintah memberikan dukungan yang berarti bagi perkembangan pelaku UMKM, khususnya melalui penyelenggaraan bazar. “Pastinya kami sangat terbantu dengan adanya bazar seperti ini. Biasanya saya sering mengikuti bazar tingkat kota, seperti Bakul Juara, Primadona, HBKB di Danau Sunter, serta acara lainnya,” tuturnya.
Vera menjelaskan bahwa pendapatan dari penjualan produk Pisang Sale Big Boss mengalami peningkatan yang cukup besar, terutama saat mengikuti bazar di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Utara. “Untuk omzet tentu berbeda jauh kalau ikut bazar di Kantor Wali Kota Jakut. Apalagi di acara Primadona, alhamdulillah banyak pembeli dan itu menjadi momen yang baik bagi usaha kami,” jelasnya.
Dengan keahlian mengolah pisang menjadi aneka sajian, Vera terus mengembangkan usahanya. Ia menyebutkan bahwa usaha pisang sale telah dirintis sejak tahun 2024 dan resmi bergabung dalam program Jakpreneur binaan Suku Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPAPP) Jakarta Utara pada awal Januari 2025. “Setelah bergabung, saya mengikuti kurasi produk agar dapat menjadi peserta bazar,” ungkapnya.
Untuk menjaga kualitas produk, Vera lebih memilih pisang muli sebagai bahan utama. Saat ini, ia memproduksi dua varian produk, yakni pisang sale basah dan pisang sale kering, dengan kisaran harga Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu per kemasan. "Kita menjual dengan harga yang terjangkau. Semoga Pisang Sale Big Boss dapat terus diminati dan semakin dikenal di pasaran yang lebih luas," harapnya.
