Program Makan Bergizi Gratis Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Generasi Produktif Indonesia

Kamis, 20 Nov 2025 06:47
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Generasi Produktif Indonesia
Dok. Tim MBG

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Generasi Produktif Indonesia

NARASINETWORK.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan ke masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola makan hidup sehat sejak dini. MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

Sosialisasi program MBG ini bertempat di Graha Sativa, Komplek BULOG 1, Pondok Melati, Bekasi, pada Senin, (17/11). Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Kholid, serta Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Teguh Supangardi.
Dalam paparannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, menegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi besar bangsa dalam membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan bahwa makanan bergizi bagi anak-anak bukan hanya bentuk intervensi sosial, tetapi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini.
“Anak yang bergizi baik akan tumbuh sehat, mampu berpikir kritis, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Netty juga menguraikan tiga peran penting DPR RI dalam mengawal keberhasilan program ini, yaitu melalui fungsi legislasi untuk memastikan keberlanjutan program dengan payung hukum yang kuat, fungsi anggaran yang menjamin transparansi dan ketepatan sasaran, serta fungsi pengawasan untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan. Ia menambahkan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada kolaborasi pemerintah pusat, daerah, masyarakat, guru, orang tua, petani, hingga UMKM.
“Program MBG harus menjadi gerakan nasional bersama. Dengan sinergi dan pengawasan kuat, kita dapat melahirkan generasi emas yang sehat dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Sementara itu, H. Muhammad Kholid, menyampaikan bahwa Program MBG hadir sebagai solusi strategis untuk memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia dan menurunkan angka stunting. Ia menjelaskan bahwa program ini menyasar anak usia PAUD hingga SMP serta kelompok rentan, melalui penyediaan menu seimbang sesuai standar gizi Kementerian Kesehatan.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah bentuk nyata investasi masa depan bangsa. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pengawasan ketat, Indonesia dapat mewujudkan generasi bebas stunting dan berprestasi,” ujar Kholid.
Dari Badan Gizi Nasional, Teguh Supangardi, S.E memaparkan perkembangan implementasi MBG di wilayah Bekasi. Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah melalui pelibatan petani, nelayan, dan UMKM lokal sebagai bagian dari rantai pasok.
“Dengan melibatkan pelaku lokal di Bekasi, program ini memperkuat ketahanan pangan daerah dan membuka banyak peluang usaha baru,” katanya.
Teguh menambahkan bahwa seluruh dapur MBG wajib memenuhi empat standar nasional: kecukupan kalori, komposisi gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi melalui kanal pelaporan resmi BGN sebagai bentuk partisipasi publik.
“Dengan sinergi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, kita pastikan MBG berjalan efektif dan menjadi fondasi kuat bagi generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi di Bekasi ini diharapkan semakin memperkuat pemahaman publik mengenai pentingnya program MBG serta mendorong komitmen bersama untuk menyukseskannya secara berkelanjutan.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi
Kualitas Suara dan Kenyamanan Menjadi Alasan Walkman Sony Tetap Diminati
Pergeseran Teknologi Bawa Dampak pada Keberlangsungan Radio Konvensional